Ironis! Banyak Gedung SD di Kampung Pesisir Mimika Papua Rusak Berat

Erick Tanjung

Minggu, 22 November 2020 | 18:11 WIB
Ironis! Banyak Gedung SD di Kampung Pesisir Mimika Papua Rusak Berat
Gedung SD YPPK Ararau, Distrik Mimika Barat Jauh, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua dalam kondisi rusak berat. (Antara/Evarianus Supar)

Suara.com - Ketua Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tillemans Keuskupan Timika, John Giyai mengakui sejumlah gedung sekolah dasar di beberapa kampung wilayah pesisir Mimika, Provinsi Papua kini dalam kondisi rusak berat dan membutuhkan perbaikan segera.

Dihubungi Antara di Timika, Minggu (22/11/2020) John mengatakan gedung-gedung SD yang mengalami kerusakan parah itu seperti SD YPPK Ararau, SD YPPK Tapormai, SD YPPK Yapakopa dan SD YPPK Aindua di Distrik Mimika Barat Jauh serta SD YPPK Amar di Distrik Amar. Tidak hanya rusak berat, sekolah-sekolah itu juga kekurangan ruang belajar.

"Hampir semua sekolah di wilayah pesisir Mimika ruang kelasnya hanya tiga. Kalau satu ruangan dipakai untuk ruang kepala sekolah dan ruang guru, berarti hanya tiga ruangan yang terpakai untuk kegiatan belajar mengajar. Jadi, satu ruangan disekat atau dibagi untuk dua rombongan belajar," kata John.

Menurut dia, sudah berkali-kali pihaknya mengajukan surat resmi ke Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Mimika, bahkan mengirim proposal ke Kemendikbud di Jakarta untuk meminta dukungan anggaran untuk perbaikan gedung sekolah yang rusak itu. Namun hingga kini permintaan itu belum juga direalisasikan.

"Kami dari pihak yayasan memang prihatin sekali dengan kondisi yang ada, tapi kami tidak punya uang untuk bangun gedung sekolah yang baru. Beberapa kali kami mengusulkan ke pusat (Kemendikbud) melalui Disbud Mimika, bahkan saya sendiri pernah mengantar beberapa proposal ke pusat untuk pengadaan ruang kelas baru. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban," ujarnya.

Ia mengatakan sejak bantuan dari luar negeri untuk pengembangan pendidikan di Papua dihentikan sejak era 1980-an, yayasan pendidikan swasta berbasis agama di Papua sangat kesulitan untuk mengelola sekolah-sekolah yang jumlahnya sangat banyak dan tersebar di wilayah pedalaman baik di pesisir pantai maupun di pegunungan.

"Sekarang kami kesulitan biaya untuk bangun gedung sekolah dan untuk mendukung operasional pendidikan. Syukur-syukur kalau pemerintah bisa membantu. Kalau tidak, ya sudah. Makanya kami tidak pernah mau publikasikan, karena kalau mau dipublikasikan juga percuma karena tidak ada perhatian dari pemerintah," tuturnya.

Selain gedung sekolah yang rusak dan kekurangan ruang belajar, kondisi serupa juga terjadi pada perumahan guru dimana banyak yang sudah rusak, bahkan nyaris roboh.

"Kami biasa mengarahkan guru-guru untuk rehab sendiri atau menggunakan BOS Pusat untuk memperbaiki yang rusak-rusak. Kami siap bertanggung jawab untuk itu. Tapi biasanya setelah RABS diajukan ke Dinas Dikbud, hal itu biasanya selalu dicoret, padahal sebetulnya penggunaan dana BOS itu tergantung kebutuhan di sekolah," kata John.

baca juga

Baru-baru ini jagat media sosial di Timika dihebohkan dengan postingan gambar disertai informasi dari salah seorang warga tentang kerusakan gedung SD YPPK Ararau, Distrik Mimika Barat Jauh.

Bangunan yang terbuat dari konstruksi kayu itu hampir seluruh bagiannya telah lapuk sehingga sangat membahayakan bagi peserta didik.

Tidak itu saja, plafon hampir di seluruh ruangan sekolah mengalami kerusakan. Bahkan terlihat sebagian ruangan kelas maupun lorong sudah tidak tertutup plafon lagi karena tripleknya sudah lepas. Sementara dinding sekolah dari bahan papan kayu juga mulai lapuk dan sebagian dimakan rayap.

Pemilik akun facebook atas nama @jerobeamjerobamokwame meminta Pemkab Mimika melalui Dinas Dikbud membantu pihak YPPK Tillemans Keuskupan Timika untuk memperbaiki sekolah-sekolah yang rusak tersebut demi masa depan pendidikan anak-anak asli Mimika.

"Semestinya Pemkab Mimika memberikan fasilifas yang layak kepada anak-anak generasi penerus Amungme dan Kamoro di pesisir dan pedalaman. Namun tidak demikian sehingga mereka menggunakan gedung sekolah yang tidak layak digunakannya ini," tulis @jerobeamjerobamokwame pada Info Kejadian Kota Timika, Rabu (18/11) lalu.

Seorang guru bernama Paul Welikin yang menanggapi postingan berita tersebut mengaku sedih lantaran pernah bertugas di SD YPPK Ararau.

"Sayang sekali, dulu saya pernah bertugas di sekolah ini dari 2010 hingga 2014," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Pahlawan, Ribka Haluk: Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Perdamaian

Hari Pahlawan, Ribka Haluk: Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Perdamaian

News | Minggu, 08 November 2026 | 06:24 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?

Mari Jaga Hutan Papua, Swasembada Energi atau Kedok Ekspansi Korporasi?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:15 WIB

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:39 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

Karhutla Papua Selatan Mulai Menyusut, BNPB Catat 253 Hektare Lahan Masih Terbakar

News | Senin, 02 November 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

PB Alkhairaat Dukung Prabowo Bersihkan Anasir Pengganggu Stabilitas Nasional

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:16 WIB

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Rekor 124 Gol Tercipta! MLSC Garut Seri 1 Dorong Optimisme Lahirkan Srikandi Muda Priangan Timur

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 20:10 WIB

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

×