Terungkap! Pelaku Penembak Siswa di Papua Pakai Baju, Rompi, dan Helm Hitam

Reza Gunadha, Hernawan

Minggu, 22 November 2020 | 13:56 WIB
Terungkap! Pelaku Penembak Siswa di Papua Pakai Baju, Rompi, dan Helm Hitam
Evakuasi pelajar SMK Gome yang menjadi korban penembakan dari Ilaga ke Timika, Sabtu (21/11). (ANTARA/HO/pihak ketiga)

Suara.com - Dua pelajar tingkat atas baru saja menjadi korban penembakan orang tidak dikenal di Sinak, Kabupaten Puncak Papua.

Manus Murib, korban yang berhasil selamat dari kejadian mengenaskan itu menungkap ciri pelaku penembakan.

Dia mengatakan, pelaku penembakan menggunakan baju, rompi, dan helm bewarna hitam.

Video pengakuan Manus Murib yang berdurasi sekitar empat menit pun telah beredar dan viral di media sosial sejak Sabtu (21/11/2020).

Dalam video itu, Manus Murib menerangkan bahwa pelaku penembakan jumlahnya banyak. Mereka awalnya menembak kawannya yakni Atanius Wuka yang tewas di lokasi kejadian.

"Mereka tembak teman saya dulu," ujar Manus dikutip dari Jubi.co.id yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah dalam video tersebut.

Tidak hanya itu, Manus Murib yang masih mendapatkan perawatan instensif akibat luka tembak pun menceritakan kronologi kejadian.

Manus Murib menerangkan, saat itu dia dan temannya sedang berada di dataran tinggi di Distrik Gome Utara, Kampung Jaiti.

Namun saat di jalan, keduanya tiba-tiba di tempak oleh orang tak dikenal. Kendati begitu, dia masih bisa menyelamatkan diri.

baca juga

Sebelumnya, salah seorang warga Puncak kepada Jubi.co.id mengatakan, Atanius Wuka dan Manus Murib hendak pulang ke kampunya.

Mereka rencananya akan merayakal natal bersama dengan orang tua. Oleh sebab itu, keduanya lalu menuju Agandugume.

Warga itu menuturkan, di tengah jalan Manus Murib dan Atanius Wuka bertemu dengan anggota TNI.

Keduanya sempat diberi sejumlah pertanyaan oleh anggota TNI yang bertemu dengan mereka.

"Mereka tanya hanya satu kata itu saja dan kasih senjata kepada dua adik ini pegang, lalu foto mereka, karena adik Manus Muri dia rasa tidak enak (hati), dia langsung lari dan dapat tembak tiga kali," tutur warga itu.

"Satu peluru tembus di dekat daun telinga dan dua masih ada di dalam, dan dia berusaha lari ke distrik Gome Utara untuk menyelamatkan diri. Hingga tiba di rumah itu jam 10 malam, sedangkan kejadian ini terjadi pada siang jam 11," imbuhnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI dan KSB Saling Tuding Pelaku Penembakan Pelajar di Papua

TNI dan KSB Saling Tuding Pelaku Penembakan Pelajar di Papua

Sulsel | Minggu, 22 November 2020 | 13:49 WIB

Dor! Polisi Berhasil Ringkus Pembunuh Wanita dalam Karung

Dor! Polisi Berhasil Ringkus Pembunuh Wanita dalam Karung

Batam | Minggu, 22 November 2020 | 07:47 WIB

Pelajar Papua Pura-pura Mati, Penembak Memeriksa Tubuhnya dan Memfoto

Pelajar Papua Pura-pura Mati, Penembak Memeriksa Tubuhnya dan Memfoto

Bali | Sabtu, 21 November 2020 | 15:27 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×