Ketum Nasdem Surya Paloh Positif Covid-19, Begini Kondisinya di RSPAD

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 23 November 2020 | 15:36 WIB
Ketum Nasdem Surya Paloh Positif Covid-19, Begini Kondisinya di RSPAD
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh saat pada Pembukaan Kongres II Partai NasDem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam (8/11/2019). (Suara.com / Stephanus Aranditio)

Suara.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dikabarkan positif Covid-19. Kekinian Paloh masih menjalani perawatan di RSPAD, Jakarta.

Menanggpi kabar tersebut, Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem, Charles Meikyansah, membenarkan. Ia memastikan Paloh memang positif dan dirawat di RSPAD.

"Benar," kata Charles dikonfirmasi Suara.com, Senin (23/11/2020).

Charles melanjutkan, meski positif Covid-19, kondisi Paloh saat ini dalam keadaan sehat. Ia pun memohon doa untuk kesembuhan Paloh.

"Menyambung pertanyaan-pertanyaan mengenai ketum, untuk menghindari kesimpangsiura berita, disampaikan bahwa kondisi ketum positif. Namun semua dalam keadaan baik dan stabil dan saat ini dalam observasi dan perawatan untuk pengobatan lanjutan," kata Charles.

Surya Paloh Dirawat

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem, Charles Meikyansah, mengatakan kondisi Ketua Umum Nasdem Surya Paloh sudah mulai membaik. Paloh dirawat akibat demam berdarah.

"Keadaan beliau lebih baik," kata Charles dikonfirmaai Suara.com, Jumat (20/11/2020).

Charles berujar, keadaan Paloh sudah semakin membaik. Kendati begitu, Paloh masih harus menjalani tahap pemulijan di rumah sakit.

baca juga

"Masih (dirawat). Dalam pemulihan," kata Charles.

Sebelumnya, Surya Paloh dikabarkan tengah menjalani perawatan karena sakit demam berdarah di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta.

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem Charles Meikyansah mengatakan, Surya Paloh dirawat sejak Selasa (17/11/2020) malam.

Kata Charles, saat dibawa ke RSPAD dan dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, diketahui trombosit Ketua Umum DPP Partai NasDem itu menurun.

Dokter menyebut Surya Paloh terkena demam berdarah.

"Semalam saat diperiksa oleh tim dokter, trombosit Pak Surya memang menurun meski masih dalam batas normal. Namun guna mendapatkan perawatan yang lebih baik, Pak Surya meminta agar dirawat di rumah sakit," katanya kepada Antara.

Anggota Komisi IV DPR RI menambahkan bahwa kondisi Surya Paloh saat ini baik dan bugar. Pihaknya meminta doa agar Surya Paloh bisa beraktivitas kembali.

"Kami mohon doa dari semuanya, Insya Allah Pak Surya cepat sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa," kata Charles.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelaran Zumba Akbar di Gorontalo Dibubarkan Polisi

Gelaran Zumba Akbar di Gorontalo Dibubarkan Polisi

Sulsel | Senin, 23 November 2020 | 15:08 WIB

BPOM: Uji Klinis Vaksin Sinovac Selesai, Alhamdulillah Aspek Keamanan Baik

BPOM: Uji Klinis Vaksin Sinovac Selesai, Alhamdulillah Aspek Keamanan Baik

News | Senin, 23 November 2020 | 14:59 WIB

Anies: Jangan Lakukan Kegiatan yang Membuat Pengendalian Covid Jadi Buruk

Anies: Jangan Lakukan Kegiatan yang Membuat Pengendalian Covid Jadi Buruk

Jakarta | Senin, 23 November 2020 | 14:52 WIB

Ketahui Dua Mitos Tentang Vaksin yang Banyak Beredar di Masyarakat

Ketahui Dua Mitos Tentang Vaksin yang Banyak Beredar di Masyarakat

Health | Senin, 23 November 2020 | 14:51 WIB

Lihat Pemandangan Alam Bisa Jaga Kewarasan Selama Pandemi Covid-19

Lihat Pemandangan Alam Bisa Jaga Kewarasan Selama Pandemi Covid-19

Riau | Senin, 23 November 2020 | 14:55 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×