alexametrics

Pakai Sarung, Wapres Ma'ruf Hadiri Munas X MUI

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Pakai Sarung, Wapres Ma'ruf Hadiri Munas X MUI
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto dok. KIP-Setwapres)

Munas tahun ini membahas soal pemilihan kepengurusan MUI periode 2020-2025.

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional X Majelis Ulama Indonesia (MUI) tahun 2020 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Munas tahun ini membahas soal pemilihan kepengurusan MUI periode 2020-2025.

Melalui siaran langsungnya, Ma'ruf tampak hadir mengenakan jas abu-abu dan sarung bernuansa biru. Tampak ia duduk di samping Wakil Presiden ke 10 dan 12 RI Jusuf Kalla.

Selain dua tokoh tersebut, Ketua Panitia Pelaksana Munas X MUI Tahun 2020 Basri Bermanda sempat membacakan satu per satu tokoh lainnya yang hadir seperti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur BI Perry Warjiyo, serta duta besar negara-negara sahabat.

Baca Juga: Jusuf Kalla Kagum Terhadap Rizieq Shihab, Namun Khawatir Bisa Jadi Radikal

Munas X MUI itu mengambil tema Meluruskan Arah Bangsa dengan Wastathiyatul Islam, Pancasila serta UUD NKRI 1945 secara Murni dan Konsekuen.

Penyelenggaraan acara munas tersebut dijelaskan Basri sangat berbeda dengan Munas sebelumnya yang digelar pada lima tahun ke belakang.

Pasalnya, Munas ke-10 MUI harus diselenggarakan di tengah Covid-19 sehingga sempat diundur dari jadwal seharusnya yakni pada Agustus 2020.

"Tapi karena kita semua tahu kita dilanda oleh musibah yang sangat luar biasa Covid-19 maka ditunda dan diselenggarakan hari ini," ujar Basri melalui YouTube Wakil Presiden Republik Indonesia yang dikutip Suara.com, Rabu.

Selain itu, peserta yang hadir dalam Munas MUI pun harus diatur sedemikian rupa agar memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Basri menyebut peserta yang hadir telah dibagi dua baik hadir secara langsung dan tidak langsung.

Baca Juga: Buzzer Serang Mantan Wapres Jusuf Kalla, Sebut Chaplin dan Nama Rizieq

"Kalau Munas sembilan yang lalu tidak kurang dari 500 peserta tapi sekarang ini kita bagi dua peserta yang offline dan online."

Foto dok. KIP-Setwapres

Komentar