Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 27 November 2020 | 13:59 WIB
Mendikbud Nadiem: Mustahil Transformasi Pendidikan Selesai dalam 5 Tahun
Nadiem Makarim (Instagram/Kemdikbud.RI)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengakui bahwa pekerjaan mengubah sistem pendidikan di Indonesia tidak bisa diselesaikan dalam waktu lima tahun kerja menteri.

Nadiem menjelaskan konsep Merdeka Belajar yang diusungnya ketika menjabat sebagai Mendikbud hanyalah langkah awal menuju perubahan sistem pendidikan.

"Saya orangnya pragmatis, tidak mungkin kita bisa mentransformasi sistem pendidikan sebesar ini dalam waktu 5 tahun. Yang bisa kita lakukan adalah creating the tipping point, kalau kita sudah hit beberapa persen transformasi itu, maka susah untuk dibalikin lagi," kata Nadiem dalam instagram live, Jumat (27/11/2020).

Menurut Nadiem, program penggerak yang kini tengah dijalankan akan melahirkan bibit perubahan pendidian menuju yang lebih baik, meski tak bisa langsung semua tercapai maksimal dalam waktu lima tahun.

"Kami ingin 10 tahun ini hampir semuanya sudah jadi sekolah penggerak, tapi dalam 4-5 tahun ini kita harus fokus dan pragmatis, kita fokus dulu sebagian yang signifikan berapa sekolah yang mau melakukan sekolah penggerak," ucapnya.

Mantan CEO Gojek itu menambahkan, konsep merdeka belajar yang diusungnya bukan berarti setiap pelajar dan pengajar dibebaskan begitu saja.

"Banyak orang mungkin mispersepsi yang dimaksud merdeka adalah dilepas, merdeka itu berarti diberikan ruang untuk bergerak secara otonom tetapi harus didukung dengan sumber daya manusia, anggaran, dan regulasi yang tepat," tegasnya.

Diketahui, saat ini Kemendikbud tengah menyelenggarakan berbagai program penggerak seperti Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, dan Organisasi Penggerak.

Semua program dilakukan melalui serangkaian pelatihan kepada tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

baca juga

Sekolah penggerak adalah sekolah yang dapat menggerakkan sekolah-sekolah lain, menjadi panutan, tempat pelatihan dan juga inspirasi bagi kepala sekolah dan guru-guru lainnya.

Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid.

Sementara Organisasi penggerak adalah kumpulan organisasi kemasyarakatan bidang pendidikan yang terpilih untuk mendapatkan dana hibah dari Kemendikbud untuk menyelenggarakan program rintisan peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah pada bidang literasi dan numerasi serta karakter selama dua tahun ajaran mulai dari 2020 hingga 2022 pada jenjang PAUD hingga SMP termasuk sekolah-sekolah luar biasa (SLB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Sarankan Nadiem Makarim Masukkan Buku-buku Soekarno di Kurikulum

Megawati Sarankan Nadiem Makarim Masukkan Buku-buku Soekarno di Kurikulum

Riau | Rabu, 25 November 2020 | 15:00 WIB

7 Catatan dari Guru untuk Menteri Nadiem di Hari Guru Nasional

7 Catatan dari Guru untuk Menteri Nadiem di Hari Guru Nasional

News | Rabu, 25 November 2020 | 13:10 WIB

Nadiem Singgung Corona di Hari Guru: Setiap Peristiwa Selalu Ada Hikmah

Nadiem Singgung Corona di Hari Guru: Setiap Peristiwa Selalu Ada Hikmah

News | Rabu, 25 November 2020 | 10:35 WIB

Megawati Minta Nadiem Makarim Luruskan Sejarah Pambantaian 1965

Megawati Minta Nadiem Makarim Luruskan Sejarah Pambantaian 1965

Sulsel | Rabu, 25 November 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×