Anak Histeris Lihat Reka Ulang Pembunuhan Ayahnya: Kenapa Bunuh Bapakku!

Rifan Aditya , Hernawan

Minggu, 29 November 2020 | 17:01 WIB
Anak Histeris Lihat Reka Ulang Pembunuhan Ayahnya: Kenapa Bunuh Bapakku!
Viral Anak Sulung Histeris saat Jadi Saksi Reka Ulang Kasus Pembunuhan Ayahnya (Instagram/Makassar_iinfo).

Suara.com - Proses reka ulang kejadian pembunuhan terhadap Rianto Simbolon yang terjadi pada 8 Agustus 2020 lalu diwarnai dengan isak tangis dan teriakan histeris anak sulung korban.

Ditetapkan polisi sebagai saksi pembunuhan, gadis berinisial M itu tidak kuasa membendung amarahnya terhadap pelaku yang membunuh ayah tercintanya.

Pengelola akun Instagram @makassar_iifo membagikan video momen rekonstruksi pembunuhan keji yang terjadi di pinggir jalan menuju Ronggornihuta, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir ini.

Dalam video itu, anak sulung korban awalnya duduk di kursi, tak jauh dari para pelaku pembunuhan berdiri.

Tiba-tiba, gadis itu berteriak saat melihat para tersangka pembunuhan ayahnya. Dia menjerit histeris saat memerankan adegan pembunuhan sembari mendekati para tersangka.

Viral Anak Sulung Histeris saat Jadi Saksi Reka Ulang Kasus Pembunuhan Ayahnya (Instagram/Makassar_iinfo).
Viral Anak Sulung Histeris saat Jadi Saksi Reka Ulang Kasus Pembunuhan Ayahnya (Instagram/Makassar_iinfo).

Di hadapan para tersangka, gadis itu berteriak sambil menangis terisak-isak.

"Boasa ipamate hamu bapaki [Kenapa kamu bunuh bapakku]," kata dia.

Melihat gadis itu seperti berapi-api, pihak kepolisian dan keluarga korban bergegas menenangkannya.

Dia dibawa ke dalam ruangan, menjauhkan MS dari para tersangka pembunuhan ayahnya.

baca juga

Kendati begitu, rasa pedihnya seolah tak tertahankan. Dia terus berteriak meminta ayahnya dikembalikan.

"Kembalikan ayahku," cetusnya membuat warganet yang mendengar ikut teriris hatinya.

Menurut informasi yang beredar, M dan keenam. adiknya kini harus menerima takdir sebagai anak yatim piatu usai ditinggal ayahnya. Sebab, ibunya lebih dulu tiada 2018 silam.

Rianto Simbolon meninggalkan tujuh anak yang usianya masih terbilang belia yakni M (17), BFS (16), BP (14), MIS (12), RS (8), GS (8), dan anak bungsu MS (4).

Kini, mereka tinggal di rumah peninggalan orang tuanya. Akan tetapi, dua diantara mereka dititipkan di panti asuhan, ada pula yang terpaksa berhenti bersekolah.

Usut punya usut, pembunuhan terhadap Rianto Simbolon Agustus lalu disebabkan oleh masalah tanah dan dendam. Ada empat pelaku yang diamankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahagiakan Anak Pakai Cara Kreatif, Warganet: Bapaknya Seru Banget!

Bahagiakan Anak Pakai Cara Kreatif, Warganet: Bapaknya Seru Banget!

Tekno | Minggu, 29 November 2020 | 14:20 WIB

Geger Suara Tangis Dikira Bayi, Warga Syok Temukan Sosok Ini di Semak-semak

Geger Suara Tangis Dikira Bayi, Warga Syok Temukan Sosok Ini di Semak-semak

Sumut | Minggu, 29 November 2020 | 13:35 WIB

5 Cara Atasi Rasa Bosan Anak Selama Di Rumah

5 Cara Atasi Rasa Bosan Anak Selama Di Rumah

Infografis | Minggu, 29 November 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi

Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi

Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia

Bisnis Judi di Singapura Memanas, Berebut Penjudi Kakap dari China hingga Indonesia

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan

Pramono Rotasi Tujuh Pejabat Eselon II DKI, Singgung Soal Penyegaran dan Penyempurnaan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan

Ulasan Black Beauty: Kisah Seekor Kuda tentang Kebaikan dan Kemanusiaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas

Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:26 WIB

BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen

BI Salurkan Insentif KLM Rp446,5 Triliun per Agustus 2026,, Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×