Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Menhub Bantah Intimidasi Sopir Bus Kopaja yang Dipesan BEM UI Sebelum Aksi
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menhub Dudy Purwagandhi membantah tudingan intimidasi terhadap sopir Kopaja yang dicarter BEM UI untuk unjuk rasa di Bundaran HI pada 18 Agustus 2026.
  • BEM UI terpaksa menggunakan angkot karena 24 bus Kopaja yang dicarter batal berangkat akibat dugaan ancaman pemecatan dari pihak tertentu kepada sopir.
  • Menhub meminta BEM UI dan perusahaan otobus menyerahkan bukti konkret beserta nama oknum Kemenhub jika benar terjadi tindakan intimidasi tersebut.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberikan klarifikasi terkait tudingan adanya dugaan intimidasi disebut dari oknum Kementerian Perhubungan terhadap sopir bus Kopaja yang rencananya akan digunakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Diketahui, BEM UI menggelar unjuk rasa dengan membawa delapan tuntutan di Bundaran HI, Jakarta, pada Selasa (18/8/2026) kemarin.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengaku terpaksa menggunakan angkot karena sopir Kopaja yang telah mereka carter membatalkan keberangkatan akibat ancaman pemecatan dari pihak tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Menhub Dudy menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah mencampuri urusan teknis penyewaan bus karena hal tersebut merupakan ranah privat antara penyewa dan pemilik armada.

"Setahu saya tidak pernah ada pengajuan atau apapun juga terkait dengan penggunaan bus yang digunakan oleh adik-adik mahasiswa. Jadi saya tidak pernah mengeluarkan surat apapun yang berkaitan dengan penggunaan bus. Karena bus setahu saya kalau dicarter sifatnya lebih kepada private ya. Jadi kami serahkan sepenuhnya kepada pemilik bus dan pencarter," ujar Dudy ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/9/2026).

Dudy juga menyarankan agar pihak mahasiswa melakukan kroscek langsung kepada perusahaan otobus untuk membuktikan kebenaran adanya larangan tersebut.

"Harusnya ditanyakan kepada mohon maaf bisa ditanyakan ke pemilik bus apakah memang ada bukti bahwa itu ada larangan untuk digunakan oleh adik-adik mahasiswa. Saya sih enggak pernah ttd apa-apa ya," tambahnya.

Terkait klaim BEM UI bahwa sopir diintimidasi tepat pada hari H keberangkatan sehingga mahasiswa gagal menggunakan bus menuju Bundaran HI, Menhub kembali menyangsikan kabar tersebut.

Ia menekankan bahwa Kemenhub tidak memiliki alasan atau wewenang untuk menghalangi penggunaan bus yang sudah dibayar secara sah.

baca juga

"Saya rasa tidak ya. Karena kan pasti kalau adik-adik itu kalau sudah carter kan pasti sudah kasih uang muka dsb dan sudah bayar. Dan kita tidak punya... Kalau penggunaan bus rasanya tidak... Saya tidak pernah mengintimidasi siapapun terkait sengan penggunaan bus," tegasnya.

Guna meluruskan persoalan ini, Menhub meminta pihak BEM UI untuk menyerahkan bukti konkret jika memang benar ada oknum dari kementeriannya yang melakukan tindakan intimidasi tersebut.

"Atau saya takutnya ini, ya mungkin perlu dicek sama perusahaan bus yang dicarter apakah betul kalau memang intimidasi dilakukan kementerian perhubungan, minta namanya, jabatannya siapa, mohon diserahkan ke saya, kalau memang itu betul adanya," pungkasnya.

Sebelumnya, BEM UI berencana menggelar unjuk rasa membawa delapan tuntutan di Bundaran HI Jakarta pada Selasa 18 Agustus 2026.

BEM UI terpaksa menggunakan angkot karena sopir kopaja yang dicarter mendapat ancaman pemecatan dari oknum tertentu.

Koordinator Bidang Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Haernanda, mengatakan, keputusan itu diambil setelah pihaknya mengetahui bahwa ada dugaan upaya intimidasi terhadap supir-supir kopaja. Padahal saat itu BEM UI hendak mencarter 24 bus kopaja.

"Tapi sayangnya, betul ada kopaja-kopaja kami yang sayangnya banyak sekali dikooptasi-kooptasi dengan berbagai macam institusi," tutur Hafidz kepada awak media pada Selasa (18/8/2026).

Hafidz mengatakan para supir kopaja itu diduga mendapat larangan untuk mengangkut massa aksi UI yang hendak melakukan unjuk rasa. Bahkan, lanjut Hafidz, larangan tersebut disertai dengan adanya ancaman pemecatan kepada sopir.

"Kami tidak menyalahkan driver-driver tersebut. Karena mereka hidup di sebuah sistem di mana yang mengakibatkan mereka harus bekerja seperti ini," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Kecelakaan Laut, DPR Minta Menhub Tindak Operator 'Nakal', Singgung 'Bajak Laut'

Marak Kecelakaan Laut, DPR Minta Menhub Tindak Operator 'Nakal', Singgung 'Bajak Laut'

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Fatimah Az-Zahra, Wajah Baru Aktivisme Berbasis Bukti Akademik

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Bukan Anti-Makan Gratis, Ini Alasan Mahasiswa Tolak MBG di Jalanan

Bukan Anti-Makan Gratis, Ini Alasan Mahasiswa Tolak MBG di Jalanan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:10 WIB

Dua Kapal Terbakar, Dudy: Kami Akan Cabut Izin Rute Jika Tak Patuh

Dua Kapal Terbakar, Dudy: Kami Akan Cabut Izin Rute Jika Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×