Gunung Lewotolok Meletus karena Letusan Gunung Lain? Ini Penjelasan ESDM

Bangun Santoso

Jum'at, 04 Desember 2020 | 08:42 WIB
Gunung Lewotolok Meletus karena Letusan Gunung Lain? Ini Penjelasan ESDM
Gunung Api Ili Lewotolok mengeluarkan material vulkanik saat erupsi di Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (29/11/2020). [ANTARA FOTO/Aken Udja

Suara.com - Kepala Sub Divisi Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur ESDM Devy Kamil Syahbana mengatakan meletusnya Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur sejak 27 November hingga Jumat (4/12) pagi tidak ada kaitannya dengan meletusnya gunung api lainnya di Indonesia.

"Erupsi gunung api Ili Lewotolok yang terjadi akhir-akhir ini di Lembata tak ada kaitannya dengan peningkatan merapi di beberapa gunung lainnya di Indonesia. Setiap gunung mempunyai dapur magma masing-masing," katanya saat dihubungi dari Lewoleba, Kabupaten Lembata, Jumat (4/12/2020).

Hal ini disampaikannya berkaitan dalam beberapa hari terakhir ini terjadi letusan gunung berapi di Indonesia, mulai dari Ili Lewotolok dan juga gunung Semeru, bahkan sebelumnya juga beberapa gunung berapi lainnya.

Devy mengatakan bahwa pihaknya selama ini terus melakukan evaluasi. Sejak 27 November hingga 29 November itu sempat mengalami peningkatan aktivitas dan sampai saat ini juga aktivitas letusannya masih terus terjadi.

"Nah ini kami masih terus evaluasi, supaya kalau misalnya ada peningkatan lebih berbahaya kami akan tingkatkan statusnya. Untuk saat ini statusnya masih Siaga," ujar dia sebagaimana dilansir Antara.

Namun, kata dia, pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) tidak bisa memastikan kapan akan terjadi letusan lebih besar lagi.

Sementara itu wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday ketika meninjau pos pengamatan Gunung Ili Lewotolok mengatakan bahwa PVBMG telah mengeluarkan sebaran kawasan rawan bencana (KRB) di Gunung Ili Lewotolok.

Oleh karena itu sejumlah warga yang desanya masuk dalam kawasan KRB harus keluar dari desa tersebut karena berbahaya jika ada semburan lagi akan membahayakan nyawa.

"Sebaiknya situasi seperti saat ini, masyarakat mengungsi terlebih dahulu ke zona nyaman di Lewoleba, sambil menunggu informasi lebih lanjut dari teman-teman di pos jaga," ujar dia.

Orang nomor dua di Pemkab Lembata itu juga akan terus berkoordinasi dengan pihak pos jaga untuk memastikan bahwa kawasan zona merah itu sudah bisa dimasuki. Hal ini dilakukan, lanjut dia, untuk keamanan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Api Ili Lewotolok, Kepala BNPB ke NTT Tinjau Penanganan

Erupsi Gunung Api Ili Lewotolok, Kepala BNPB ke NTT Tinjau Penanganan

Bali | Rabu, 02 Desember 2020 | 05:41 WIB

Misteri 3 Gunung Api Meletus Bareng Terungkap! Semeru, Merapi dan Lewotolok

Misteri 3 Gunung Api Meletus Bareng Terungkap! Semeru, Merapi dan Lewotolok

Kalbar | Selasa, 01 Desember 2020 | 09:44 WIB

Gunung Merapi-Semeru-Lewotolok Meletus Berurutan, Begini Kata PVMBG

Gunung Merapi-Semeru-Lewotolok Meletus Berurutan, Begini Kata PVMBG

Jatim | Selasa, 01 Desember 2020 | 09:29 WIB

Lewoleba Tengah Hujan Abu dan Pasir karena Gunung Ile Lewotolok Meletus

Lewoleba Tengah Hujan Abu dan Pasir karena Gunung Ile Lewotolok Meletus

Bali | Senin, 30 November 2020 | 16:40 WIB

Gunung Ile Lewotolok Meletus, 3.671 Jiwa Mengungsi

Gunung Ile Lewotolok Meletus, 3.671 Jiwa Mengungsi

Sulsel | Senin, 30 November 2020 | 15:44 WIB

PMI Kirim Bantuan ke Lokasi Terdampak Letusan Gunung Ile Lewotolok

PMI Kirim Bantuan ke Lokasi Terdampak Letusan Gunung Ile Lewotolok

Sulsel | Senin, 30 November 2020 | 15:34 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB