Pilkada Berjalan Lancar Tanpa Kerumunan Karena Pemilih Malas ke TPS

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Sabtu, 12 Desember 2020 | 12:05 WIB
Pilkada Berjalan Lancar Tanpa Kerumunan Karena Pemilih Malas ke TPS
Sejumlah pemilih mencoblos di salah satu TPS. (Suara.com/F Firdaus)

Suara.com - Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu mengatakan berjalannya Pilkada Serentak 2020 secara lancar tanpa memunculkan kerumunan karena memang disebabkan tingkat partisipasi pemilih yang rendah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kata Yohan, TPS tempat ia mencoblos saja tampak sepi. Terbukti partisipasi pemilih di TPS pun sebatas 50 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Karena memang orang tidak datang gitu loh, tidak banyak yang datang. Lancar karena memang tidak banyak yang datang," kata Yohan dalam diskusi daring di kanal YouTube Radio Smart FM, Sabtu (12/12/2020).

Kendati begitu, Yohan masih menunggu data resmi dari KPU terkait tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 9 Desember lalu.

"Dalam konteks yang paling tidak karena KPU belum memberikan angka pasti ya, saya track juga di data yang baru masuk itu datanya memang rata-rata baru 50 persen yang masuk di Sirekap itu. Jadi belum bisa ketauan, KPU juga belum memunculkan data terkait rata-rata tingkat partisipasi," kata Yohan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Hudori mengatakan, kalau tingkat partisipasi pemilih pada pemilihan dalam negeri (pilkada) kerap fluktuatif setiap penyelenggaraannya.

Untuk Pilkada Serentak 2020, pihaknya menargetkan jumlah partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen.

Hudori mengatakan kalau total daftar pemilih tetap (DPT) saat ini mencapai 1.000.359.152 orang. Namun pemilih yang diketahui berpartisipasi itu jumlahnya pun naik turun.

"Pilkada ini kan fluktuasi tingkat partisipasinya," kata Hudori dalam Webinar Pilkada Aman dan Bersih, Senin (9/11/2020).

baca juga

Kata Hudori, partisipasi pemilih pada Pilkada 2015 mencapai 70 persen. Kemudian Pilkada 2017 sebanyak 74,5 persen dan 2018 mencapai 73,24 persen.

"Harapan kami mudah-mudahan nanti bisa tercapai targetnya 77,5 persen," tuturnya.

Menurut Hudori, target tersebut bisa dicapai. Caranya ialah dengan melakukan sosialisasi yang baik kepada masyarakat meskipun masih di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

"Tergantung makanya nanti sosialisasi yang penting, terkait pilkada yang akan kita laksanakan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Tingkat Partisipasi Pilkada di Tengah Pandemi, Ini Kata KPU Bantul

Soal Tingkat Partisipasi Pilkada di Tengah Pandemi, Ini Kata KPU Bantul

Jogja | Sabtu, 12 Desember 2020 | 07:25 WIB

Kepatuhan Prokes Pilkada Capai 96 Persen, Doni: Pilkada Belum Berakhir

Kepatuhan Prokes Pilkada Capai 96 Persen, Doni: Pilkada Belum Berakhir

Video | Jum'at, 11 Desember 2020 | 18:32 WIB

Di Penghujung Tahun, Kemendagri Bentuk 4 Tim Monitoring Pilkada

Di Penghujung Tahun, Kemendagri Bentuk 4 Tim Monitoring Pilkada

Jawa Tengah | Jum'at, 11 Desember 2020 | 17:57 WIB

Terkini

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×