Bandingkan Kasus Habib Rizieq, UAS: Kenapa Harun Masiku Nggak Dikejar?

Reza Gunadha, Nur Afitria Cika Handayani

Sabtu, 12 Desember 2020 | 17:31 WIB
Bandingkan Kasus Habib Rizieq, UAS: Kenapa Harun Masiku Nggak Dikejar?
Ustaz Abdul Somad memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Polda Metro Jaya resmi menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka terkait kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat.

Habib Rizieq dianggap melakukan pelanggaran protokol kesehatan karena menggelar acara pernikahan putrinya hingga membuat kerumunan.

Menanggapi penetapan tersangka Habib Rizieq, Ustaz Abdul Somad melemparkan kritikan.

Dalam sebuah video yang beredar di jejaring media sosial Youtube, Ustaz Abdul Somad memberikan kritikan terkait penangkapan Rizieq Shihab.

Video tersebut diunggah oleh akun Youtube Redaksi Islam, Jumat (11/12/2020). Menurut UAS, penetapan tersangka itu merupakan bentuk ketidakadilan.

Sebab, menurut UAS, kegiatan yang menyebabkan kerumunan massa tidak hanya dilakukan oleh Rizieq.

Dalam ceramah itu, UAS mempertanyakan mengapa aparat penegak hukum terus menerus mengejar Rizieq. Menurut dia, Rizieq Shihab bukanlah seorang teroris maupun koruptor.

Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab saat tiba di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020). [ANTARA/Fauzan]
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab saat tiba di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12/2020). [ANTARA/Fauzan]

UAS juga menyinggung soal Harun Masiku. Dia kembali mempertanyakan mengapa Harun Masiku tidak dikejar-kejar seperti Habib Rizieq.

"Wahai kau yang punya kekuasaan. Mengapa tidak kau pakai kekuasaanmu untuk mengejar Harun Masiku," ujarnya, dikutip Suara.com, Sabtu (12/12/2020).

baca juga

"Habib Rizieq dicari-cari kesalahannya, sampai tak ada lagi pasal yang bisa menjeratnya dan dijadikan pasal keramaian," lanjutnya.

Sebelumnya, setelah kejadian penembakan yang menyebabkan enam anggota laskar FPI tewas, UAS juga menanggapi hal tersebut.

Dia menyampaikan tiga poin penting terkait kejadian tersebut.

Pertama, UAS mengatakan agama manapun tidak ada yang mengajarkan tentang pembunuhan.

Selanjutnya, pada poin kedua, UAS meminta Komnas HAM untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Ketiga, UAS meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi. Dia juga berpesan untuk bijak menggunakan sosial media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Rizieq: Jangan Sampai Pemeriksaan Alihkan Isu Pembunuhan 6 Laskar FPI

Pesan Rizieq: Jangan Sampai Pemeriksaan Alihkan Isu Pembunuhan 6 Laskar FPI

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 17:09 WIB

Polisi Pastikan Penuhi Hak Habib Rizieq sebagai Tersangka

Polisi Pastikan Penuhi Hak Habib Rizieq sebagai Tersangka

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:31 WIB

Spanduk 6 Syuhada Dicopot Satpol PP, Masjid Jogokariyan: Demi Kondusivitas

Spanduk 6 Syuhada Dicopot Satpol PP, Masjid Jogokariyan: Demi Kondusivitas

Jogja | Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:29 WIB

Habib Rizieq Jadi Tersangka, Rocky: Semua Sudah Didesain Istana

Habib Rizieq Jadi Tersangka, Rocky: Semua Sudah Didesain Istana

News | Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:37 WIB

Gus Sahal Sebut 6 Laskar FPI Mati Jahiliyah dan Ustaz Abdul Somad Sok Tahu

Gus Sahal Sebut 6 Laskar FPI Mati Jahiliyah dan Ustaz Abdul Somad Sok Tahu

Jogja | Sabtu, 12 Desember 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB