Usai Reka Ulang Penembakan FPI, Refly Harun: Semoga Jokowi Sadar Ini Gawat!

Dany Garjito, Nur Afitria Cika Handayani

Selasa, 15 Desember 2020 | 11:40 WIB
Usai Reka Ulang Penembakan FPI, Refly Harun: Semoga Jokowi Sadar Ini Gawat!
Refly Harun. (Youtube/Refly Harun)

Suara.com - Rekonstruksi penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) telah dilakukan pada Senin (14/12/2020). Rekonstruksi itu malah menimbulkan kontroversi dari berbagai pihak.

Salah satunya, Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun. Dia menilai ada kejanggalan rekonstruksi penembakan FPI. Dia membacakan keterangan rekonstruksi penembakan tersebut menurut FPI dan Polda Metro Jaya.

Hal itu terlihat dalam video berjudul 'Mengapa Keterangan Polisi Berubah-ubah!!'. Video tersebut diunggah melalui kanal Youtube Refly Harun pada Selasa (15/12/2020).

Setelah membaca keterangan rekonstruksi dari berbagai pihak. Dia menyebutkan FPI dan Komnas HAM tidak begitu nyaman dengan informasi yang disampaikan Polda Metro Jaya.

"Jadi kalau kita lihat secara eksplisit, mereka sebenarnya tidak begitu nyaman, tidak begitu oke dengan informasi yang disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya," ujar Refly Harun, dikutip Suara.com.

"Dan juga dalam rekonstruksi yang diadakan Senin kemarin," lanjutnya.

Dia menyebutkan, apabila keterangan dari FPI, Komnas HAM, dan polri direkayasa, akan membahayakan banyak orang. Sebab, nantinya akan melibatkan semakin banyak orang.

Di akhir video tersebut, Refly berharap agar kasus ini dapat diungkap. Selain itu, dia berharap agar Presiden Joko Widodo menyadari hal bisa merusak tatanan dan institusi jika dibiarkan.

"Mudah-mudahan Presiden Jokowi menyadari bahwa ini adalah masalah gawat. Kalau dibiarkan bisa merusak tatanan, bisa merusak institusi, bisa terjadi pembelahan masyarakat," ujar Refly Harun.

baca juga

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi di empat titik terkait bentrok polisi vs laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP), setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi yang memperlihatkan bagaimana awal mula penyerangan laskar FPI hingga polisi melakukan tindakan tegas terukur.

Rekonstruksi ini diikuti oleh 214 personel kepolisian yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB hingga 05.00 WIB. "Dalam proses rekonstruksi malam ini setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi," kata Argo di Tol Japek KM 51, Senin (14/12/2020) dini hari.

Argo merincikan, pada TKP I tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan.

Sementara lokasi II yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.

Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51 200, penyidik memperagakan 14 adegan.

Menurut Argo, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat di antaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.

"Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat," sebut Argo.

Adapun barang bukti yang dibawa pada rekonstruksi, di antaranya dua unit mobil anggota, satu unit mobil tersangka, enam pasang pakaian tersangka, senjata tajam dan dua senjata api rakitan peluru 9 MM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geruduk Polsek-polsek di Palembang, FPI: Bukan Kami, Tapi Pendukung Habib

Geruduk Polsek-polsek di Palembang, FPI: Bukan Kami, Tapi Pendukung Habib

News | Selasa, 15 Desember 2020 | 11:03 WIB

Soal Julukan Habib Rizieq, Nikita Mirzani: Gue Islam, Dia Bukan Imam Gue!

Soal Julukan Habib Rizieq, Nikita Mirzani: Gue Islam, Dia Bukan Imam Gue!

Entertainment | Selasa, 15 Desember 2020 | 10:48 WIB

Di Palembang, Pendukung Rizieq Shihab Juga Datangi Polsek-Polsek

Di Palembang, Pendukung Rizieq Shihab Juga Datangi Polsek-Polsek

Sumsel | Selasa, 15 Desember 2020 | 09:53 WIB

Masih Diperiksa, Ketum FPI dan Panglima Laskar Dicecar 60 Lebih Pertanyaan

Masih Diperiksa, Ketum FPI dan Panglima Laskar Dicecar 60 Lebih Pertanyaan

Video | Selasa, 15 Desember 2020 | 09:52 WIB

Refly Harun Pertanyakan Apa Tujuan Polisi Menguntit Habib Rizieq

Refly Harun Pertanyakan Apa Tujuan Polisi Menguntit Habib Rizieq

Jawa Tengah | Selasa, 15 Desember 2020 | 09:45 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×