Biografi Sultan Hasanuddin, Si 'Ayam Jantan dari Timur'

Rifan Aditya

Kamis, 17 Desember 2020 | 15:27 WIB
Biografi Sultan Hasanuddin, Si 'Ayam Jantan dari Timur'
Sultan Hasanuddin

Suara.com - Sultan Hasanuddin merupakan salah satu raja dari Timur yang populer dengan kegigihannya melawan Belanda di masa penjajahan. Salah satu gagasannya yang berhasil membuat Belanda atau VOC kelimpungan ialah menolak monopoli perdagangan oleh VOC. Kenal lebih banyak dengan sosoknya, inilah biografi Sultan Hasanuddin.

Selama masa kepemimpinannya, Sultan Hasanuddin juga telah berhasil menggagalkan rencana Belanda untuk menguasai Kerajaan Islam Gowa. Tak hanya itu, ia bahkan menyatukan kerajaan-kerajaan kecil untuk bersatu memerangi penjajah.

Kehebatan Sultan Hasanudin ini membuatnya mendapatkan julukan si 'Ayam Jantan dari Timur' atau DeHaantjes van Het Osten oleh Belanda. Berikut ini biografi Sultan Hasanuddin.

Masa Kecil Sultan Hasanuddin

Sultan Hasanuddin memiliki nama asli Muhammad Bakir I Mallombasi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape. Ia lahir pada 12 Januari 1631 dan merupakan anak dari pasangan Sultan Malikussaid, Raja Gowa ke-15, dan I Sabbe To'mo Lakuntu.

Kecerdasan serta kepiawaiannya dalam memimpin telah ada sejak dirinya masih kecil. Sultan Hasanuddin juga pandai berdagang.

Sultan Hasanuddin pernah mengenyam pendidikan di Masjid Bontoala. Ia kerap diajak ayahnya untuk menghadiri pertemuan penting sebagai cara untuk mengasah skill dan pengalaman.

Ketika berusia 21 tahun, Sultan Hasanuddin diberikan amanat untuk mengurus pertahanan Gowa. Menurut sejarah, ada dua versi cerita terkait pengangkatannya sebagai raja yakni antara usia 22 tahun dan 24 tahun.

Sultan Hasanuddin Menolak Monopoli Belanda

Selama masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, ia harus berhadapan dengan Belanda yang ingin memonopoli perdagangan di wilayah Timur Indonesia. Sultan Hasanuddin lantas mengingat dan memegang teguh prinsip dari leluhurnya bahwa hasil bumi dan lautan harus digunakan untuk mensejahterakan rakyat.

Sementara itu, Belanda di bawah pimpinan Laksamana Cornelis Speelman juga telah menyerang kerajaan-kerajaan kecil di wilayah Indonesia Timur. Hal itulah yang jadikan alasan Sultan Hasanuddin untuk menolak monopoli Belanda. Hingga akhirnya Sultan Hasanuddin bersama kerajaan-kerajaan lainnya berhasil menggagalkan Belanda menguasai Kerajaan Gowa.

Sultan Hasanuddin Diangkat Jadi Pahlawan

Sultan Hasanuddin meninggal dunia pada 12 Juni 1670 dan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Raja-Raja Gowa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Karena kegigihan dan usahanya dalam menggagalkan rencana Belanda, Sultan Hasanuddin diangkat menjadi pahlawan nasional yang tercantum dalam Surat Keputusan Presiden No. 087/TK/1973 tertanggal 6 November 1973.

Demikian biografi Sultan Hasanuddi, pahlawan dengan julukan si Ayam Jantan dari Timur yang berjuang melawan Belanda.

Kontributor : Lolita Valda Claudia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biografi Pangeran Diponegoro, Pahlawan Nasional yang Memimpin Perang Jawa

Biografi Pangeran Diponegoro, Pahlawan Nasional yang Memimpin Perang Jawa

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 12:46 WIB

Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai dan Peninggalannya

Sejarah Berdirinya Kerajaan Samudera Pasai dan Peninggalannya

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:59 WIB

Kerajaan Demak: Sejarah Hingga Peninggalannya

Kerajaan Demak: Sejarah Hingga Peninggalannya

News | Jum'at, 11 Desember 2020 | 06:29 WIB

Terkini

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

Tak Bisa Asal Masuk! Polisi Jabat di Kementerian Wajib Ikuti Open Bidding dan Seleksi Ketat

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

Bantuan Beras 10 Kg Diperpanjang, Siapa Sapa Penerimanya

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:11 WIB

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

Tak Ada Lagi 'Beda Nasib', Jalan Bopeng di Bawah Flyover UI Kini Mulai Mulus usai Depok Turun Tangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:01 WIB

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

Dokumen Negara Tercecer di Jalanan BSD, Imigrasi: Itu Paspor Haji Milik Kemenhaj Tangsel

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:00 WIB

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

3,5 Jam Rekonstruksi Kasus Little Aresha: Terungkap Siksaan ke Anak Atas Instruksi Ketua Yayasan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:46 WIB

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

Kapolri Listyo soal UU Baru Polri: Presiden Ingin Polri Terlibat di Hal-hal Kepentingan Nasional

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:42 WIB

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

Sudah 37 Ribu Anak Keracunan MBG, YLKI Tantang Nanik S Deyang: 100 Hari Pertama Harus Nol Kasus!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:27 WIB

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

Jaksa Tuding Nadiem Makarim Sembunyikan Kendali di Gojek Lewat Surat Kuasa

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:15 WIB

Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025

Eks Tapol Turun Tangan, STPI Serahkan Amicus Curiae ke MA Bela Aktivis Demo Agustus 2025

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:10 WIB

Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?

Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:08 WIB