Geger Pancasila Versi Negara Wakanda Ala Rahma Sarita, Begini Isinya

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 17 Desember 2020 | 17:20 WIB
Geger Pancasila Versi Negara Wakanda Ala Rahma Sarita, Begini Isinya
Tangkapan Layar Unggahan Rahma Sarita Soal Pancasila Versi Wakanda (Twitter/Narkosun).

Suara.com - Eks Staf Tenaga Ahli Pimpinan MPR, Rahma Sarita baru saja menggegerkan publik usai unggahannya yang berjudul Pancasila Versi Negara Wakanda viral di media sosial.

Hal itu kontan membuat publik berbondong-bondong melempar hujatan kepada Rahma Sarita yang dinilai melecehkan pancasila.

Kekinian, Rahma Sarita diketahui telah menyampaikan permohonan maafnya lewat jejaring Twitter @Rahmasarita, Senin (14/12/2020).

Rahma Sarita dalam klarifikasinya mengatakan tidak bermaksud menghina lambang negara Garuda Pancasila.

Pasalnya, dia hanya bermaksud untuk melempar satir guna mengkritik perkembangan pemerintahan saat ini.

Klarifikasi Rahma Sarita yang Dinilai Melecehkan Pancasila (Twitter/rahmasarita).
Klarifikasi Rahma Sarita yang Dinilai Melecehkan Pancasila (Twitter/rahmasarita).

"Dear Netizen yang budiman, pagi-pagi bangun tidur saya cek semua akun medsos saya penuh komentar hujatan karena saya dianggap menghina Pancasila. Mohon maaf jika terjadi kesalahpahaman," tulis Rahma Sarita seperti dikutip Suara.com.

"Mohon dimengerti saya sama sekali tidak bermaksud menghina lambang negara burung Garuda Pancasila.. Jelas sekali yang saya maksudkan adalah sebuah satir untuk menkritik perkembangan saat ini," sambung dia.

Rahma Sarita kemudian menjelaskan maksud dari unggahannya yang menuai kontra dari berbagai pihak.

"Saya merujuk negara fiktif Wakanda (seandainya negara itu ada) sama sekali bukan burung garuda secara utuh. Kalau banyak yang kurang berkenan sekali lagi saya mohon maaf. Semoga ini bisa menjelaskan maksud dari postingan kemarin," terang Rahma Sarita.

baca juga

Sebelumnya, Rahma Sarita mengunggah sebuah tulisan yang dinilai orang-orang melecehkan Pancasila.

Sebab, Rahma Sarita disebut telah memplesetkan Pancasila karena mengubah butir-butir isinya.

Berikut isi unggahan Rahma Sarita yang telah dihapus tetapi sempat diabadikan oleh sejumlah warganet.

Pancasila versi Negara Wakanda

1. Ketuhanan yang Berkebudayaan
2. Kemanusiaan untuk golongan sendiri dan tidak beradab untuk golongan lainnya
3. Perpecahan Wakanda
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh oligarki kekuasaan
5. Ketidakadilan sosial bagi yang berseberangan dengan penguasa

Lambangnya burung emprit nolek ke kiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Seleb Tuai Kontroversi Gara-gara Pancasila, Zaskia Gotik dan Rahma Sarita

3 Seleb Tuai Kontroversi Gara-gara Pancasila, Zaskia Gotik dan Rahma Sarita

Entertainment | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:14 WIB

Selipkan Bingkisan ke Orderan Pelanggan, Pesan dari Ojol Ini Jadi Sorotan

Selipkan Bingkisan ke Orderan Pelanggan, Pesan dari Ojol Ini Jadi Sorotan

Kaltim | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:47 WIB

Bikin Jantungan! Penampakan Dikira Sosok Tuyul di Mobil, Endingnya Ngeselin

Bikin Jantungan! Penampakan Dikira Sosok Tuyul di Mobil, Endingnya Ngeselin

News | Kamis, 17 Desember 2020 | 15:02 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×