Obati Kecemasan Anak-anak Jelang Natal, Dr Fauci: Sinterklas Sudah Divaksin

Dany Garjito, Rima Suliastini

Minggu, 20 Desember 2020 | 16:20 WIB
Obati Kecemasan Anak-anak Jelang Natal, Dr Fauci: Sinterklas Sudah Divaksin
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS, Anthony Fauci [AFP]

Suara.com - Pakar Penyakit menular AS yang kerap diwawancara terkait virus corona, Dr Anthony Fauci meyakinkan anak-anak bahwa sinterklas tetap berkeliling pada malam Natal untuk membagikan hadiah.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh CNN, Dr  Fauci menjawab pertanyaan dari anak-anak yang penasaran bagaimana sinterklas melakukan pekerjaannya kala pandemi.

Dokter ini berkata ia sudah merawat sinterklas agar anak-anak tidak kecewa dan memastikan mereka mendapat hadiah Natal seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Saya khawatir kalian marah, jadi saya pergi ke Kutub Utara dan menyuntik sendiri Sinterklas dengan vaksin virus corona," ujarnya.

"Saya mengukur tingkat kekebalannya, dan dia sehat untuk pergi. Dia bisa turun dari cerobong asap, dia bisa meninggalkan hadiah. Kalian tidak perlu khawatir. Sinterklas sehat dan siap pergi."

Ilustrasi Sinterklas atau Santa Claus. (Shutterstock)
Ilustrasi Sinterklas. (Shutterstock)

Jawaban Fauci diharapkan bisa mengobati kegelisahan anak-anak yang setia menunggu sinterklas datang menjelang Natal.

Sebelumnya, Perdana menteri Italia juga mendapat pertanyaan yang sama dari anak-anak yang khawatir sinterklas terjebak lockdown sehingga tak bisa mengantar hadiah Natal.

Menanggapi pertanyaan itu, PM Giuseppe Conte mengatakan sinterklas kebal lockdown sehingga bisa melakukan pengantaran hadiah ke seluruh dunia.

"Sinterklas meyakinkan saya, dia sudah memiliki izin perjalanan internasional," kata Giuseppe Conte, dalam pernyataannya di Facebook.

baca juga

"Dia dapat bepergian ke mana saja dan membagikan hadiah kepada semua anak di dunia," lanjutnya.

Conte juga mengatakan, sinterklas akan datang sesuai dengan protokol kesehatan yang baru seperti menggunakan masker untuk mencegah penularan virus corona.

"Dia (Sinterklas) mengatakan kepada saya, dia selalu menggunakan masker dan menjaga jarak untuk melindungi dirinya dan semua orang yang dia temui," kata Conte.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya

Walau Prosesnya Cepat, Anthony Fauci Sebut Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya

Health | Jum'at, 20 November 2020 | 15:41 WIB

AS Mulai Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan, Fauci: Saya Juga Divaksin

AS Mulai Vaksinasi Covid-19 Bulan Depan, Fauci: Saya Juga Divaksin

News | Rabu, 11 November 2020 | 18:29 WIB

Anthony Fauci dan Puluhan Ilmuwan Menentang Deklarasi Great Barrington

Anthony Fauci dan Puluhan Ilmuwan Menentang Deklarasi Great Barrington

Health | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:00 WIB

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:21 WIB

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:17 WIB

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×