Tantang Menag Debat, Isi Kepala Fadli Zon Diragukan, Gus Mis: Sepintar Apa?

Dany Garjito, Dwi Atika Nurjanah

Rabu, 30 Desember 2020 | 15:12 WIB
Tantang Menag Debat, Isi Kepala Fadli Zon Diragukan, Gus Mis: Sepintar Apa?
Sosok Gus Mis dan Fadli Zon

Suara.com - Politikus Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut terkait populisme Islam.

Fadli Zon bahkan menantang Gus Yaqut untuk berdebat di ruang publik dalam membahas apa itu populisme dan populisme Islam.

Hal itu ia tulis melalui akun Twitter miliknya @fadlizon pada Minggu (27/12/2020).

"Ayo kita berdebat di ruang publik apa itu 'populisme', 'populisme Islam' dan apa urusannya Menag ngurusi ini. Apa tupoksinya?," cuit Fadli Zon.

Fadli Zon tantang Menag Yaqut debat soal populisme (twitter.com/fadlizon)
Fadli Zon tantang Menag Yaqut debat soal populisme (twitter.com/fadlizon)

Bahkan, politisi dari Partai Gerindra ini, juga membuat pernyataan melalui akun Youtube miliknya.

"Beberapa hari lalu Menteri Agama telah memelintir istilah populisme dan populisme islam. Kenapa? Karena istilah tersebut tidak tepat digunakan dan menurut saya bisa memberikan salah persepsi terhadap istilah tersebut. Ini perlu kita kritik dan luruskan. Hari ini saya ingin memberi pernyataan kenapa hal itu harus diluruskan dan diberi satu kritik," ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official  berjudul "MENTERI AGAMA NGAWUR SOAL 'POPULISME ISLAM'" seperti dikutip Suara.com pada Rabu (30/12/2020).

Fadli Zon menyebut Menag begitu gegabah dan berusaha menggiring agama menjadi norma konflik

"Pemelintiran semacam itu jelas keliru, apalagi dalam pernyataan yang sama ia kemudian menyamakan populisme dengan radikalisme. Harusnya Menteri Agama bahwa populisme adalah kosa kata biasa, baik kajian ilmu politik ataupun demokrasi," lanjut Fadli Zon.

Fadli turut menuturkan, sudah seharusnya Menag menjalankan fungsinya sebagai jembatan umat beragama dengan pihak pemerintah, dengan merangkul dan mengajak.

baca juga

"Harusnya Menag Yaqut tidak melanjutkan politik Menag sebelumnya, yang terus-menerus membangun tembok antar umat beragama. dan harus menyadari agama tak cuman satu saja tetapi beragam dan merangkul semuanya," tuturnya.

Menanggapi pernyataan Fadli Zon, Cendekiawan Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi atau akrab disapa Gus Mis justru meragukan 'isi kepala' Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

"Fadli Zon ngajak berdebat dengan Menag @YaqutCQoumas tentang Populisme Islam. Fadli Zon ini sepintar apa sih? Kelihatan sekali dia ini tidak mengerti Populisme Islam," cuit Gus Mis di akun Twitternya @zuhairimisrawi pada Senin (28/12/2020).

Gus Mis singgung kadar kepintaran Fadli Zon (twitter.com/zuhairimisrawi)
Gus Mis singgung kadar kepintaran Fadli Zon (twitter.com/zuhairimisrawi)

Tak hanya itu, Gus Mis turut menyuruh Fadli Zon agar membaca sebuah buku yang berisi populisme Islam secara detail.

"Fadli Zon ini aneh, legislator dari Partai Nasionalis, tapi membela Populisme Islam. Sejak itulah, ia dalam dirinya penuh paradoks dan kerancuan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Resmi Dibubarkan, Gus Mis: Alhamdulillah

FPI Resmi Dibubarkan, Gus Mis: Alhamdulillah

Bali | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:47 WIB

Fahri Hamzah Kritik Mahfud MD Tak Buka Tanya Jawab saat Pembubaran FPI

Fahri Hamzah Kritik Mahfud MD Tak Buka Tanya Jawab saat Pembubaran FPI

Bekaci | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:40 WIB

Risma Blusukan, Fadli Zon: Kasihan Kadinsos DKI, Pekerjaannya Diambil Alih

Risma Blusukan, Fadli Zon: Kasihan Kadinsos DKI, Pekerjaannya Diambil Alih

Jakarta | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:30 WIB

Sah Dibubarkan! Tagar FPI Terlarang dan FPI Ormas Radikal Islam Menggema

Sah Dibubarkan! Tagar FPI Terlarang dan FPI Ormas Radikal Islam Menggema

News | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:20 WIB

Mahfud MD Umumkan Pembubaran Ormas FPI, Gus Mis: Kado Terindah Tahun Baru

Mahfud MD Umumkan Pembubaran Ormas FPI, Gus Mis: Kado Terindah Tahun Baru

Jogja | Rabu, 30 Desember 2020 | 14:37 WIB

Terkini

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

Ini Biadab! Kutuk Penyekapan Perempuan di Bandung, DPR Bakal Panggil Menteri PPPA ke Senayan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:13 WIB

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:11 WIB

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:09 WIB

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:48 WIB

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:45 WIB

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:25 WIB