Mata-mata Israel yang Ditangkap Amerika 35 Tahun Lalu Dibebaskan

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 31 Desember 2020 | 12:20 WIB
Mata-mata Israel yang Ditangkap Amerika 35 Tahun Lalu Dibebaskan
BBC

Suara.com - Jonathan Pollard, mantan analis di Angkatan Laut Amerika Serikat, yang ditahan selama 30 tahun karena melakukan mata-mata untuk Israel, tiba di Tel Aviv dan disambut langsung oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Begitu tiba di bandara Ben Gurion, Tel Aviv, bersama istrinya Esther (66 tahun), hari Rabu (30/12) pagi, ia terlihat bersujud dan mencium tanah, dan setelah itu, dengan hangat PM Netanyahu mengatakan kepadanya, "Anda telah berada di rumah [Anda sendiri]."

"Selamat datang, senang Anda sekarang akhirnya bisa pulang. Anda bisa memulai kehidupan yang baru, kehidupan yang bebas dan membahagiakan," kata Netanyahu.

Dalam penyambutan ini, Netanyahu menyerahkan kartu identitas Israel dan membacakan doa.

Pollard mengatakan ia dan istrinya sangat senang bisa berada di Israel setelah selama 35 tahun di AS.

"Kami berharap kami bisa menjadi warga negara yang baik dan sesegera mungkin ingin memulai kehidupan [yang baru] di sini," kata Pollard.

Ia juga mengatakan, "Israel adalah negara hebat, dengan masa depan cerah. Israel adalah masa depan bagi orang-orang Yahudi."

Karena pandemi Covid-19, Pollard dan istrinya akan menjalani karantina selama 14 hari di apartemen mereka di Yerusalem.

'Layak hidup nyaman di Israel'

Pollard dan istrinya terbang dari New Jersey ke Tel Aviv dengan menggunakan jet pribadi yang disediakan miliarder AS, Sheldon Adelson.

Isrtri Adelson, Miriam, dalam artikel di surat kabar miliknya, Israel Hayom, menulis bahwa Israel sangat berhutang budi dengan Pollard.

"Bagaikan prajurit yang terluka yang pulang dari perjalanan yang sulit, Jonathan Pollard sudah sepantasnya mendapatkan bantuan dan tunjangan dari pemerintah [Israel] untuk memastikan ia bisa hidup nyaman," kata Miriam Adelson.

https://twitter.com/IsraeliPM/status/1344171638443671559

Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press pada 1998, ia membayar dengan sangat mahal atas tindakan yang ia lakukan.

"Saya mencoba bekerja untuk dua negara sekaligus ... [tapi kenyatannya] itu tak bisa dilakukan," kata Pollard.

Pollard ditangkap pada 1985 dan dijatuhi hukuman seumur hidup setelah mengaku bersalah menjual rahasia AS kepada Israel.

Ketika itu ia mengatakan frustrasi dengan sikap AS karena tidak berbagi informasi dengan sekutu penting seperti Israel.

Awalnya, pemerintah Israel membantah pengakuan Pollard dan bersikukuh ia bekerja untuk "para pejabat yang bekerja di luar komando resmi".

Tapi pada 1995, Israel memberinya kewarganegaraan dan tiga tahun kemudian mengakui bahwa Pollard adalah agen rahasia Israel.

Israel mendesak pemerintah AS mengeluarkan pengampunan namun ditolak. Pada 2015, ia mendapatkan pembebasan bersyarat.

Salah satu ketentuan pembebasan ini adalah ia tidak dibolehkan melakukan perjalanan keluar dari AS tanpa izin selama setidaknya lima tahun.

Bulan lalu, Departemen Kehakiman AS menyatakan pembebasan bersyaratnya sudah selesai, yang memungkinkannya pergi ke Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

Rekaman Bocor! Benjamin Netanyahu Bongkar Strategi Rahasia Israel Kalahkan Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:28 WIB

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 14:16 WIB

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu

News | Senin, 27 April 2026 | 09:03 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

PM Terpilih Hungaria Ancam Tangkap Benjamin Netanyahu Jika Masuk Wilayahnya

PM Terpilih Hungaria Ancam Tangkap Benjamin Netanyahu Jika Masuk Wilayahnya

News | Rabu, 22 April 2026 | 15:10 WIB

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

Warga Israel Muak dengan Netanyahu, Akui Rezim Zionis Gagal Kalahkan Iran

News | Rabu, 22 April 2026 | 14:15 WIB

Ngejoke Tentang Benjamin Netanyahu di Grup WhatsApp, Wanita Ini Masuk Bui dan Kena Denda

Ngejoke Tentang Benjamin Netanyahu di Grup WhatsApp, Wanita Ini Masuk Bui dan Kena Denda

Tekno | Selasa, 21 April 2026 | 15:31 WIB

Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina

Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:09 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB