Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap

Pebriansyah Ariefana

Senin, 27 Juli 2026 | 10:22 WIB
Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap
PM Israel Benjamin Netanyahu [ANTARA]
baca 10 detik
  • Benjamin Netanyahu menegaskan tetap menghadiri Sidang Umum PBB di New York tanpa rasa takut.

  • Wali Kota Zohran Mamdani mengkaji langkah hukum untuk menangkap Netanyahu berdasarkan penetapan status ICC.

  • ICC telah menetapkan Netanyahu bertanggung jawab atas dugaan kejahatan perang di Jalur Gaza.

Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras bakal melenggang ke New York demi menghadiri agenda tahunan Sidang Umum PBB. Pemimpin zionis tersebut mengeklaim sama sekali tidak gentar terhadap gertakan penangkapan yang diwacanakan otoritas setempat.

Langkah nekat ini memicu konfrontasi terbuka antara pemerintah Israel dan otoritas Kota New York. Pertemuan tingkat tinggi dunia tersebut kini dibayangi ketegangan hukum internasional yang makin memanas.

Meski bayang-bayang penahanan membentang di depan mata, Netanyahu menegaskan tidak akan mengubah jadwal diplomatiknya.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. [Tangkap layar X]
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. [Tangkap layar X]

"Tidak, saya tidak khawatir tentang apa pun," kata Netanyahu dilansir Anadolu Agency, Senin (27/7/2026).

Eskalasi diplomatik ini mencapai puncaknya setelah kepemimpinan Kota New York secara terbuka mengkaji celah hukum untuk menciduk Netanyahu. Otoritas Balai Kota menegaskan bahwa status buron internasional sang PM tidak bisa diabaikan begitu saja.

Langkah hukum tersebut diprakarsai langsung oleh Wali Kota New York, Zohran Mamdani. Ia memobilisasi tim hukum pemerintahannya untuk membedah kewenangan penangkapan terhadap pemimpin Israel tersebut.

Mamdani secara terbuka menyoroti status hukum Netanyahu yang telah disangkakan melakukan kejahatan serius di Palestina. Ia menilai New York tidak boleh menjadi tempat aman bagi pihak yang berurusan dengan hukum internasional.

"Saya meyakini bahwa Perdana Menteri Netanyahu seharusnya diadili di Den Haag," kata Mamdani, merujuk pada kantor pusat ICC di Den Haag, Belanda.

Sikap keras Balai Kota New York berakar dari ketetapan lembaga peradilan global atas tindakan militer Israel. Rekam jejak agresi di kawasan konflik menjadi acuan utama munculnya desakan penahanan ini.

baca juga

"Dia adalah seorang penjahat perang yang telah didakwa oleh Mahkamah Pidana Internasional. Dan Anda akan mendapati bahwa pandangan ini dianut oleh banyak orang semata-mata karena dampak dari tindakan-tindakannya selama beberapa tahun terakhir," sebutnya dalam wawancara dengan NYT.

Di lain sisi, Netanyahu bergeming dan menganggap penerbangannya ke Markas Besar PBB sebagai rutinitas kewajiban negara. Ia merasa kehadirannya di majelis dunia tersebut tidak dapat dihalangi oleh tekanan politik lokal.

Ketegangan ini merupakan buntut panjang dari putusan tegas Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada 2024 lalu. Lembaga peradilan tersebut menemukan bukti kuat keterlibatan Netanyahu dalam kejahatan kemanusiaan di Jalur Gaza.

PBB yang bermarkas di New York kini berada di posisi dilematis menjelang gelaran sidang umum. Penegakan hukum internasional bertabrakan langsung dengan kekebalan diplomatik serta keberanian politik para pemimpin dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon

News | Senin, 27 Juli 2026 | 06:59 WIB

Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar

Pertemuan Panas Trump-Netanyahu Pekan Depan, Perang Iran Diprediksi Makin Membesar

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:43 WIB

Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis

Dubes Dipanggil Amerika Usai PM Malaysia Berani Tolak Israel, Menlu: Kami Tak Akui Rezim Zionis

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Minus Dua Pemain Diaspora, Bangladesh Tak Sabar Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 13:37 WIB

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Purbaya Gunakan AI Buat Cegah Kebocoran Ekspor-Impor hingga Lacak Pajak Perusahaan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:33 WIB

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Makna Lagu 'Dunia Tipu-Tipu' Yura Yunita: Menemukan Sosok untuk Bersandar

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Restrukturisasi Besar Volkswagen Picu Rencana Penjualan Ducati

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 13:30 WIB

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Dihimpit Kemarau dan Erupsi Anak Krakatau, Lampung Gelar Salat Istisqa: Mengetuk Pintu Langit

Lampung | Kamis, 10 September 2026 | 13:29 WIB

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Menuju Anak Krakatau Diperluas hingga Perairan Lampung

News | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Macam-Macam Bedak Viva dan Kegunaannya, Harganya Mulai Rp3 Ribuan Saja

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:25 WIB

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Utang Rp1,6 Triliun Lunas, Sidang Korupsi Eks Pejabat BRI Tetap Berlanjut: Apa Alasannya?

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:22 WIB

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Review Chronovisor: Saat Kebenaran dan Teori Konspirasi Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 13:20 WIB

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Gudang Garam Raup Laba Rp2,9 Triliun Meski Pendapatan Anjlok 7,2 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 13:19 WIB

×