Hindari Pergi ke Jakarta Pada Puncak Arus Balik Malam Ini

Minggu, 03 Januari 2021 | 17:34 WIB
Hindari Pergi ke Jakarta Pada Puncak Arus Balik Malam Ini
Jalan Tol Jakarta-Cikampek. [ANTARA/Ali Khumaini]

Suara.com - Puncak arus balik dari liburan Natal dan tahun baru diprediksikan terjadi malam nanti, kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi

Masyarakat diimbau mengatur waktu balik agar tidak terjebak kemacetan dan sedapat mungkin menghindari perjalanan pulang pada puncak arus balik, meskipun arus balik kali ini tidak seramai musim liburan sebelumnya karena kebanyakan warga tidak berpergian demi menghindari penularan Covid-19.

Sejak Selasa (29/12/2020) hingga Jumat (1/1/2021) terjadi pergerakan arus mudik dari Jabodetabek sebanyak 523.520 kendaraan, berdasarkan data gerbang tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.

Sedangkan sampai hari ini, total kendaraan yang belum kembali ke Jabodetabek sebanyak 417.462 unit.

"Hingga hari ini, Minggu (3/1) pagi, lonjakan lalu lintas sudah naik namun belum signifikan. Dapat diprediksikan puncak arus balik akan terjadi di malam hari hingga menjelang pagi hari, tapi pastinya tidak akan sepadat seperti hari libur biasanya," kata Budi.

"Saya tadi sempat melakukan overview menggunakan helikopter untuk memantau lalu lintas di daerah Puncak, Jawa Barat dan sekitarnya, hasilnya terpantau lancar, saya kira hal ini disebabkan masyarakat mulai sadar kalau ini bukan waktu yang baik untuk berpergian." 

Penurunan pergerakan masyarakat pada periode libut Natal dan tahun baru juga dirasakan di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk.

Sebelum libur Natal, cukup banyak masyarakat dari Jawa melakukan perjalanan ke Sumatera, namun, hingga hari ini pemesanan tiket di empat pelabuhan tersebut masih belum mencapai batas kuota yang ditetapkan.

Kuota untuk kendaraan di kapal penyeberangan yang telah tersedia banyak yang tidak digunakan oleh masyarakat.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Kereta Api Daop 1 Jakarta

Guna menekan angka penyebaran Covid-19 di masa libur, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah menyiapkan 20.000 rapid test antigen di terminal dan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor.

Selain itu, masyarakat yang melakukan perjalanan wajib menyertakan dokumen rapid test antigen dengan hasil negatif.

Direktur Lalu Lintas Jalan Suharto menambahkan, "Sejak Kamis (24/12) hingga Jumat (1/1) ada 14 lokasi terminal dan UPPKB yang sudah menjalani pemeriksaan rapid test antigen dengan total 6607 sampel. Hasilnya, 121 orang penumpang angkutan umum dan pribadi dinyatakan positif dan 6068 negatif. Sedangkan untuk awak kendaraan logistik 4 orang positif dan 414 orang negatif. Bagi yang hasilnya positif maka akan ditangani oleh Satgas covid-19 setempat dan dirujuk ke domisili Kartu Tanda Penduduk masing-masing." 

Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penumpang yang menggunakan armada bus juga mengalami penurunan. Sejak Jumat (18/12) hingga Sabtu (2/1) keberangkatan arus mudik menurun 67 persen, sedangkan untuk arus balik turun 70 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI