IDI Sebut Indonesia Sudah Terlambat Jika Mau Terapkan Lockdown

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 05 Januari 2021 | 16:29 WIB
IDI Sebut Indonesia Sudah Terlambat Jika Mau Terapkan Lockdown
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi menyatakan bahwa kebijakan lockdown sudah terlambat jika ingin diterapkan saat ini di Indonesia.

Adib mengatakan kebijakan lockdown jauh lebih baik dilakukan pada awal pandemi terdeteksi, karena jika dilakukan sekarang karena kondisi sosial-ekonomi masyarakat sudah terpuruk.

"Kita sudah masuk di dalam kompleksitas problem, saat ini terjadi problem sosial-ekonomi, termasuk problem psikologi, bahkan ke arah problem politik. Sehingga kalau kita sampaikan bahwa kita mengusulkan lockdown saya yakin itu tidak akan efektif, karena negara akan sulit memaksa masyarakatnya untuk kembali lagi stay at home, tidak boleh beraktivitas itu akan sulit," kata Adib dalam diskusi Kelas Umum Pandemi LaporCovid19, Selasa (5/1/2021).

Dia menyebut hal yang harus dilakukan Pemerintah saat ini adalah pengawasan yang ketat. Kemudian masyarakat juga harus berubah lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan).

"Kalau tidak diawasi ya sama saja, kita juga 'memaksa' untuk masyarakat mematuhi protokol 3M, ini yang saya kira bisa kita lakukan sambil kemudian mengupayakan ada aturan harus ada petugas memang yang khusus melakukan pengawasan," tegasnya.

Pemerintah juga tidak cukup menyelesaikan masalah perawatan pasien Covid-19 hanya dengan mengalokasikan penambahan tempat tidur, melainkan dengan peningkatan testing, tracing, dan treatment, serta mengubah perilaku masyarakat.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 772.103 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 110.089 di antaranya masih dalam perawatan, 639.103 orang sembuh, dan 22.911 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atlet Indonesia Diprioritaskan Jadi Penerima Vaksin Covid-19

Atlet Indonesia Diprioritaskan Jadi Penerima Vaksin Covid-19

Sport | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:27 WIB

Hari Ini, 7.445 Warga Indonesia Terpapar Covid-19, 198 Orang Meninggal

Hari Ini, 7.445 Warga Indonesia Terpapar Covid-19, 198 Orang Meninggal

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:18 WIB

Bali Terima 31.000 Vaksin COVID-19 untuk Pemulihan Pariwisata

Bali Terima 31.000 Vaksin COVID-19 untuk Pemulihan Pariwisata

Bali | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:18 WIB

Satgas Covid-19 Sebut Percuma Perbanyak Tes Jika Mobilitas Warga Tinggi

Satgas Covid-19 Sebut Percuma Perbanyak Tes Jika Mobilitas Warga Tinggi

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:15 WIB

Terkini

NTT Belum Tenang: Jangan Biarkan Seremoni Mengalahkan Kemanusiaan

NTT Belum Tenang: Jangan Biarkan Seremoni Mengalahkan Kemanusiaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini 19 Agustus 2026 Lengkap, Siapa Saja yang Beruntung?

Ramalan Zodiak Hari Ini 19 Agustus 2026 Lengkap, Siapa Saja yang Beruntung?

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Panen Padi Tembus 11 Ton, YSPN Siapkan Ekspansi Bibit ke Sejumlah Daerah

Panen Padi Tembus 11 Ton, YSPN Siapkan Ekspansi Bibit ke Sejumlah Daerah

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:14 WIB

Alasan BI Diproyeksi Pertahankan BI Rate 5,75 Persen di Agustus 2026

Alasan BI Diproyeksi Pertahankan BI Rate 5,75 Persen di Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:14 WIB

7 Hewan Peliharaan Pengundang Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok dengan Suasana Rumah

7 Hewan Peliharaan Pengundang Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok dengan Suasana Rumah

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Gibran Tidak Lagi Otomatis Jadi Pilihan? Prabowo Disebut Mulai Berhitung untuk 2029

Gibran Tidak Lagi Otomatis Jadi Pilihan? Prabowo Disebut Mulai Berhitung untuk 2029

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Anak Menkeu Viral, Diduga Singgung '7 Oligarki' Pengendali Politik dan Desil

Anak Menkeu Viral, Diduga Singgung '7 Oligarki' Pengendali Politik dan Desil

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Perpres Ojol Kini Atur Kurir Makanan dan Barang, Bukan Cuma Angkutan Orang

Perpres Ojol Kini Atur Kurir Makanan dan Barang, Bukan Cuma Angkutan Orang

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59 WIB

Ramalan Shio Babi Hari ini 19 Agustus 2026: Karier, Keuangan, hingga Asmara

Ramalan Shio Babi Hari ini 19 Agustus 2026: Karier, Keuangan, hingga Asmara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:47 WIB

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:45 WIB

×