Wanita Ini Makamkan Orang Asing yang Minta Tolong Padanya Sebelum Meninggal

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Selasa, 05 Januari 2021 | 20:38 WIB
Wanita Ini Makamkan Orang Asing yang Minta Tolong Padanya Sebelum Meninggal
Ilustrasi pemakaman. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Darwin, Australia menceritakan pengalamannya memakamkan orang asing yang sempat minta tolong padanya sebelum meninggal.

Menyadur ABC News Selasa (05/01), wanita bernama Fay Gurr ini adalah manajer di sebuah toko amal di Darwin yang bernama St Vincent de Paul.

Ia mengatakan pada bulan November, seorang pria asing masuk ke dalam toko dan minta dihubungi ambulans.

Staf melihat pria itu tidak sehat sehingga beberapa dari mereka menemaninya berteduh di bawah pohon. Namun sebelum ambulans tiba, orang itu meninggal.

"Itu meninggalkan kesan yang sangat besar bagi staf kami dan saya. Kami mengetahui dia datang ke Vinnies (tokonya) karena dia tahu kami akan membantu," kata Fay Gurr.

Sekitar selusin orang menghadiri kebaktian di Katedral St Mary. (ABC News: Dane Hirst)
Sekitar selusin orang menghadiri kebaktian di Katedral St Mary. (ABC News: Dane Hirst)

Staf mereka kemudian mencari tahu tentang identitas pria ini dan hanya menghasilkan sedikit informasi. Mereka hanya tahu namanya Arpad Kiss tanpa keterangan lebih lanjut.

"Itu nama Hongaria. Dia Katolik. Dia telah berada di Territory selama beberapa tahun. Itulah yang kami temukan tentang dia. Tidak banyak, tapi cukup," kata Gurr.

Arpad Kiss ternyata hidup sebatang kara dan tak ada yang bertanggung jawab atas pemakamannya hingga akhirnya Fay Gurr yang menandatangani dokumen itu. Hal ini membuat staf medis meneteskan air mata.

Pemakaman lantas dijadwalkan tanggal 31 Desember, tepat di hari ulang tahun Arpad Kiss yang ke-83. Meski hidup sebatang kara, pemakamannya tak berarti sepi.

baca juga

Beberapa pelayat yang terdiri dari staf toko amal, anggta parlemen federal setempat, pensiunan uskup dan beberapa staf medis yang ia ditemui terakhir kali datang untuk memberi penghormatan terakhir.

"Saya tidak tahu apa yang ia harapkan karena saya menghadiri pemakaman orang yang sama sekali tidak saya kenal, tapi orang-orang yang datang benar-benar merasakan koneksi itu - bahwa kami melakukan yang terbaik untuk orang ini, dan itulah inti dari apa yang kami yakini."

Uskup Charles Gauci yang memimpin upacara itu mengatakan Arpad Kiss meninggal dengan penuh hormat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngotot Minta Kenalan, Dijawab Pakai Kata 'Aing' Malah Nyolot Bilang Kasar

Ngotot Minta Kenalan, Dijawab Pakai Kata 'Aing' Malah Nyolot Bilang Kasar

News | Sabtu, 02 Januari 2021 | 18:26 WIB

Makam Tumpang Covid-19, Wagub DKI: Rata-rata Ahli Waris Tak Masalah

Makam Tumpang Covid-19, Wagub DKI: Rata-rata Ahli Waris Tak Masalah

Kaltim | Kamis, 31 Desember 2020 | 15:41 WIB

Pemakaman Tumpang Corona, Wagub DKI Klaim Pihak Keluarga Tak Keberatan

Pemakaman Tumpang Corona, Wagub DKI Klaim Pihak Keluarga Tak Keberatan

News | Kamis, 31 Desember 2020 | 15:32 WIB

Terkini

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Buru Talenta dari Timur Indonesia, PB Djarum Kembali ke Makassar Setelah Satu Dekade

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×