Ngotot Minta Kenalan, Dijawab Pakai Kata 'Aing' Malah Nyolot Bilang Kasar

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 02 Januari 2021 | 18:26 WIB
Ngotot Minta Kenalan, Dijawab Pakai Kata 'Aing' Malah Nyolot Bilang Kasar
Ilustrasi ngajak kenalan. [Shutterstock]

Suara.com - Media sosial diramaikan dengan pengakuan seorang warganet mendapatkan pesan dari orang tak dikenal. Orang tersebut mengajak berkenalan dan mengamuk ketika tak mendapatkan respons.

Akun Twitter @txtdarigajelas mengunggah foto tangkapan layar percakapan pesan di media sosial Instagram.

Awalnya, ada orang asing yang mengirimkan pesan mengajak berkenalan. Ia hanya mengirimkan pesan berisi satu huruf yakni P.

Saat ditanya alasan ia mengirimkan pesan, orang itu justru marah.

"Oh enggak boleh kenal?" kata orang asing itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (2/1/2021).

Orang yang diajak berkenalan, sebut saja A, meralat jawabannya. Ia mempersilakan orang asing itu untuk berkenalan.

"Boleh atuh kenalan mah, kirain ada sesuatu yang penting. Soalnya aneh saja tiba-tiba ada yang nge-DM tapi enggak nge-follow," jawab A.

Orang asing maksa ngajak kenalan si sosmed (Twitter/txtdarigajelas)
Orang asing maksa ngajak kenalan si sosmed (Twitter/txtdarigajelas)

Orang asing itu seakan tak terima dengan jawaban si A. Ia justru memberikan jawaban 'ngegas' kepada A.

"Kalau boleh kenapa nanya ada apa. Ya namanya juga orang ngajak kenalan pasti tiba-toba masa harus janjian dulu. Baru juga DM ngajak kenalan masa langsung follow. Lagian followers enggak penting yang penting kenalannya silahturahminya," balas si orang asing.

baca juga

Tak mau memperpanjang keributan, si A lebih dulu memperkenalkan dirinya. Ia mengaku berasal dari Bandung.

Orang asing itu tak membalas perkenalannya. Ia justru menginterogasi A dengan menanyakan kesibukannya.

"Oh jadi orang Bandung? Kuliah apa gimana? Umuran berapa?" tanya orang asing.

Orang asing itu kembali kesal lantaran si A menjawab dengan kata ganti saya. Ia merasa kata ganti tersebut terlalu formal.

"Panggilannga enggak perlu formal gitu soalnya enggak lagi kontekan sama orang penting atau pejabat," ujar orang asing.

A mengaku, ia sudah terbiasa menggunakan kata ganti saya dan merasa tak sopan jika menggunakan kata ganti lainnya. Namun, lagi-lagi ia tersinggung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak Abis! Kurir Minta Foto Rumah, Emak-emak Ini Malah Kirim Selfie

Ngakak Abis! Kurir Minta Foto Rumah, Emak-emak Ini Malah Kirim Selfie

News | Sabtu, 02 Januari 2021 | 17:11 WIB

Terlalu Fokus Perhatikan Lawan, Bocah Pembalap Liar Berujung Apes

Terlalu Fokus Perhatikan Lawan, Bocah Pembalap Liar Berujung Apes

Riau | Sabtu, 02 Januari 2021 | 16:45 WIB

Viral Foto Penampakan Kalender Tahun 1971 Sama Seperti 2021

Viral Foto Penampakan Kalender Tahun 1971 Sama Seperti 2021

News | Sabtu, 02 Januari 2021 | 16:27 WIB

Terkini

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:57 WIB

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:54 WIB

Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel

Polri Geledah 8 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU Kasus PLN, Asabri, hingga Krakatau Steel

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:53 WIB

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 7 Tersangka Pembunuh Pilot Nicholas Goselin, Ini Perannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:51 WIB

Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga

Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:43 WIB

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:03 WIB

Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri

Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:53 WIB

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:50 WIB

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:34 WIB

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:17 WIB

×