Dua Terduga Teroris yang Ditembak Bantu Danai Pengeboman di Filipina

Siswanto, BBC

Kamis, 07 Januari 2021 | 10:27 WIB
Dua Terduga Teroris yang Ditembak Bantu Danai Pengeboman di Filipina
BBC

Suara.com - Dua pria - bapak dan menantu - yang ditembak mati polisi dalam penggerebekan tempat persembunyian di Makassar, Sulawesi Selatan, membantu mendanai pengeboman gereja di Jolo, Filipina, pada 2019, menurut polisi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Ahmad Ramadhan mengatakan dalam penindakan yang melibatkan Densus 88 di satu perumahan, "20 orang teroris ditangkap, 17 orang diamankan, satu orang mengalami luka tembak... sementara dua orang meninggal."

"Keduanya terlibat dalam mengirim uang ke para pengebom gereja di Jolo, FIlipina," kata Ahmad tanpa merinci lebih lanjut.

Pada 2015, keduanya merupakan bagian dari ratusan orang yang dibaiat ISIS. Pada 2016, bersama keluarga, mereka mencoba pindah ke Suriah namun dicegat di bandara Soekarno-Hatta.

"Mulai bulan Oktober 2020 (keduanya) secara rutin lakukan latihan menembak dan naik gunung," kata Ahmad.

Para tersangka, menurut Ahmad, juga turut membantu buronan Andi Baso yang turut beraksi dengan mengebom Gereja Oikumene, Samarinda beberapa tahun lalu.

Sementara itu, Kapolres Makassar Witnu Urip Laksana mengatakan hasil penyelidikan sementara dua orang ini merupakan jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah  yang terlibat kasus pengeboman Gereja di pulau Jolo, Filipina. JAD disebut kelompok militan terkait ISIS.

"Hasil sementara kedua pelaku ini merupakan jaringan kelompok JAD Sulsel yang punya keterkaitan dan keterlibatan kasus pengeboman Gereja di Jolo Filifina," kata dia.

Pihak berwenang Filipina telah menyimpulkan bahwa serangan gereja di pulau Jolo pada Januari 2019 merupakan bom bunuh diri oleh dua orang warga Indonesia.

baca juga

Disebutkan aksi serangan bom bunuh diri ini didukung faksi dari kelompok Abu Sayyaf yang mendukung ISIS.

Dalam operasi di sebuah perumahan di Makassar, menurut Witnu Urip Laksana, menyebabkan baku tembak, yang mengakibatkan dua orang terduga kelompok militan.

"Ada dua orang pelaku yang dilakukan tindakan tegas dan terukur, yang inisial MR dan SA," kata Witnu Urip Laksana di Makassar, seperti dilaporkan wartawan di Makassar, Darul Amri, untuk BBC News Indonesia.

"Karena melakukan perlawanan pada saat dilakukan upaya paksa. Dua pelaku ini meninggal dunia," kata Witnu.

Serangan bom di Jolo, Filipina tahun 2019 menyebabkan lebih dari 20 orang meninggal dalam serangan itu, dan lebih dari 100 orang terluka.

Serangan bom ini merupakan salah satu pemboman bunuh diri yang pertama dan sejauh ini paling mematikan di Filipina.

Secara terpisah, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdi Syam menyebutkan, dua terduga teroris yang tewas ditembak tim Densus 88 anti-teror merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah yang memiliki afiliasi dengan kelompok ISIS di Suriah.

Baiat kepada ISIS

"Ini telah dilakukan upaya hukum dengan penangkapan terhadap jaringan teror pendukung khilafah ISIS. Keterlibatan dari dua orang yang meninggal ini melakukan perlawanan," kata Irjen Merdy Syam kepada wartawan di Makassar, Rabu (06/01).

Merdy mengungkapkan, kedua tersangka bersama dengan jaringannya yang terpusat di Villa Mutiara, Makassar, merupakan jaringan JAD.

Kedua pelaku bersama dengan ratusan jamaah lainnya menyatakan baiat pada khilafah atau ISIS pada tahun 2015 silam.

"Jadi mereka menyatakan baiat pada ISIS atau khilafah pada 2015 di Pondok pesantren Aridho pimpinan ustad Basri, ustad ini meninggal di Nusakambangan dalam kasus teror," kata Merdy.

Dijelaskan, jamaah Villa Mutiara dan Pesantren Aridho juga melakukan kajian khusus pendukung Daulah di tahun 2016.

Dari situ, para jamaah bersama keluarga bermaksud hijrah dan bergabung dengan organisasi ISIS di Suriah, tapi dapat dicegah atau dibatalkan di Bandara Soekarno-Hatta, katanya.

"Terlibat kemudian dalam pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral Zolo di Filipina.

"Dimana pelaku merupakan kelompok jamaah villa mutiara dan mulai bulan oktober 2020 lalu secara rutin lakukan kegiatan menembak dan naik gunung atau IDAD," kata Merdy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Terbakar, Damkarmat Pastikan Tak Meluas

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Resmi Gabung PSM Makassar, Sergio Aguero Bakal Ramaikan Super League 2026/2027

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Ulasan Film Tarung Sarung: Legenda Pertarungan Pusaka Para Ksatria Makassar

Ulasan Film Tarung Sarung: Legenda Pertarungan Pusaka Para Ksatria Makassar

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Gubernur Sulsel Minta Tambah Sekolah Rakyat di Makassar, Siapkan Lahan 20 Hektare

Gubernur Sulsel Minta Tambah Sekolah Rakyat di Makassar, Siapkan Lahan 20 Hektare

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris

Kemarin Siksa Aktivis GSF, Kini Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Pakai Buaya Jaga Tahanan Teroris

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS

Mendagri Cap Penabrak Parade Gay Berlin Pelaku Teror, Abdul Ballout Pernah Mau Gabung dengan ISIS

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:52 WIB

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:46 WIB

Harris Arthur Hedar Wakaf Rumah Tahfiz, Teruskan Perjuangan Syekh Yusuf

Harris Arthur Hedar Wakaf Rumah Tahfiz, Teruskan Perjuangan Syekh Yusuf

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×