Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku

Galih Prasetyo

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:46 WIB
Teror di Berlin! Tabrakan Massal di Acara Pride, Kelompok Islam Dituding Jadi Pelaku
Aparat keamanan Jerman mengungkap dugaan keterkaitan pelaku tabrak massal di Berlin dengan jaringan teroris. [@GFreiNews]
baca 10 detik
  • Aparat keamanan Jerman menyelidiki dugaan keterkaitan jaringan teroris islamis pada pelaku tabrak massal Berlin.
  • Serangan mobil saat perayaan Pride di dekat taman Tiergarten menewaskan satu orang serta melukai 17 korban.
  • Kanselir Friedrich Merz mengecam keras serangan brutal tersebut dan berjanji segera menindak tegas pelakunya.

Suara.com - Aparat keamanan Jerman mengungkap dugaan keterkaitan pelaku tabrak massal di Berlin dengan jaringan teroris.

Insiden yang terjadi saat perayaan Pride tersebut menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 17 lainnya.

Polisi menyatakan pelaku telah berhasil diidentifikasi, namun hingga kini belum ditangkap.

Pencarian besar-besaran masih dilakukan di seluruh wilayah ibu kota Jerman setelah pelaku meninggalkan kendaraan di lokasi kejadian.

“Pelaku telah diidentifikasi, tetapi belum diamankan, dan diduga memiliki hubungan dengan jaringan islamis,” ujar juru bicara kepolisian dikutip dari AFP.

Insiden tragis ini terjadi di dekat taman Tiergarten, saat acara yang seharusnya menjadi perayaan kebebasan dan toleransi berubah menjadi kepanikan.

Ilustrasi terorisme. [Ist]
Ilustrasi terorisme. [Ist]

Layanan darurat langsung dikerahkan untuk mengevakuasi dan merawat para korban di lokasi.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam keras serangan tersebut dan berjanji akan menindak tegas pelaku.

Ia menyebut kejadian itu sebagai tindakan mengerikan yang menyerang nilai-nilai demokrasi.

baca juga

“Kami akan melakukan segala cara untuk mengungkap dan menghukum pelaku dari tindakan keji ini,” tegas Merz dalam pernyataan resminya.

Wali Kota Berlin Kai Wegner juga menyampaikan bahwa insiden tersebut merupakan serangan brutal terhadap kebebasan kota.

Ia menyesalkan acara yang mengusung pesan damai harus berakhir dengan kekerasan.

Penyelenggara acara segera menghentikan kegiatan dan meminta peserta meninggalkan area demi keamanan.

Polisi juga meningkatkan pengamanan dan mengimbau warga menghindari area sekitar lokasi kejadian.

Beberapa korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hingga kini, motif pasti serangan masih dalam penyelidikan aparat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?

Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:07 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi

Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:45 WIB

Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya

Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:02 WIB

Terkini

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:22 WIB

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:12 WIB

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:05 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:55 WIB

×