Alisa Wahid: Sekolah Harus Lebih Adaptif Sesuaikan Kurikulum Masa Pandemi

Erick Tanjung

Kamis, 07 Januari 2021 | 15:14 WIB
Alisa Wahid: Sekolah Harus Lebih Adaptif Sesuaikan Kurikulum Masa Pandemi
Psikolog, penggerak, sekaligus pendidik Alisa Qotrunnada Munawaroh Wahid, M.Psi berbicara dalam dialog virtual bertema Sekolah dari Rumah: Kesempatan Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga, Jakarta, Kamis (7/1/2021). (ANTARA/Katriana)

Suara.com - Psikolog, penggerak, sekaligus pendidik, Alisa Qotrunnada Munawaroh Wahid mendorong sekolah untuk lebih adaptif dalam menyesuaikan kurikulum di masa pandemi. Sehingga pembelajaran jarak jauh atau PJJ bisa diterima dengan baik oleh anak dan berjalan efektif.

"Sebenarnya kalau sistem pendidikan nasional kita lincah dan adaptif, kita akan tetap bisa memanfaatkan situasi saat ini untuk perkembangan pendidikan," kata Alisa dalam dialog virtual bertema Sekolah dari Rumah: Kesempatan Memperkuat Nilai-Nilai Keluarga di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Wanita yang akrab disapa Alisa Wahid ini mengatakan di tengah pandemi yang menyengsarakan bagi sebagian besar orang, memaksa orang tua untuk bisa mendampingi dan menyelesaikan pelajaran-pelajaran anak di sekolah akan memberikan beban cukup besar kepada orang tua.

Selain harus memikirkan pekerjaan dan tugas sehari-hari di rumah, saat ini orang tua juga ditambahi beban untuk mendampingi anak belajar secara daring dari rumah akibat pandemi yang memaksa pemerintah membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah.

"Pasti akan keteteran juga. Kalau memaksakan kurikulum yang ada dengan target pelajaran yang sudah ada di dalam kurikulum, itu juga ketinggian. Itu sesuatu yang sekarang harus kita lepaskan," ujar Alisa.

Putri sulung Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini mengingatkan proses pembelajaran secara umum memiliki empat pilar. Pilar pertama adalah pengetahuan. Bagaimana anak-anak bisa menyerap pengetahuan yang ia peroleh selama proses belajar.

Pilar berikutnya adalah to do atau bagaimana anak-anak bisa mengaplikasikan pengetahuan yang mereka miliki dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, pilar ketiga adalah learn to be atau melalui proses pembelajaran yang ada anak-anak diasah untuk menjadi independen, bertanggung jawab, sehingga memperkuat karakter mereka.

Dan pilar keempat adalah learn to live together atau proses pembelajaran yang mendorong anak untuk belajar bagaimana bisa hidup secara berdampingan dengan orang lain di sekitarnya.
"Misalnya belajar berkolaborasi, team work, leadership dan respect," tuturnya.

baca juga

Di tengah pandemi saat ini, sekolah semestinya tidak kaku dalam memberlakukan kurikulum dan lebih fleksibel dalam menetapkan target belajar bagi siswa.

Melalui kurikulum yang seharusnya bisa disesuaikan dengan situasi pandemi, sekolah semestinya bisa memanfaatkan kurikulum tersebut agar anak bisa langsung mencapai pilar ketiga dan keempat, sehingga anak bisa langsung belajar bagaimana caranya bertanggung jawab dan hidup berdampingan dengan orang lain di sekitarnya.

"Sehingga, kurikulum-kurikulum yang ada itu justru digunakan untuk memperkuat to be dan learn to live tigether ini. Enggak dipaksakan di learn to know-nya. Inilah yang kita maksud dengan penyesuaian proses belajar, proses pembelajaran, termasuk di dalamnya target-target belajar," kata Alisa.

"Kalau yang tadinya target belajarnya adalah tentang reaksi kimia. Sekarang ini perlu digeser reaksi kimianya itu dalam kehidupan sehari-hari. Kira-kira reaksi kimia itu bisa ditemukan dalam hal apa saja," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Tatap Muka: Sejumlah Daerah Putuskan Tetap Pembelajaran Daring

Sekolah Tatap Muka: Sejumlah Daerah Putuskan Tetap Pembelajaran Daring

News | Senin, 04 Januari 2021 | 10:36 WIB

Tantangan PAUD di Masa Pandemi, Guru Dampingi Orang Tua Saat Mengajar

Tantangan PAUD di Masa Pandemi, Guru Dampingi Orang Tua Saat Mengajar

Bali | Kamis, 31 Desember 2020 | 06:05 WIB

Adaptasi Kebiasaan Baru, Pembelajaran PAUD Perlu Peran Orang Tua dan Guru

Adaptasi Kebiasaan Baru, Pembelajaran PAUD Perlu Peran Orang Tua dan Guru

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 20:52 WIB

Terkini

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

Soroti Pernyataan Luhut Soal Kerugian Negara, Pakar: Penjelasan Kurang Lengkap Picu Reaksi Negatif

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur, Perkuat Energi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Laba Per Saham Naik, Emiten RATU Layak Dilirik?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Penyebab Utama Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Ketimbang Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:10 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 28 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

Sahroni Dukung 'Under Invoicing' Masuk UU Tipikor: Praktik Culas Ini Rugikan Negara!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:02 WIB

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:57 WIB

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

Tanggapi Usul Luhut, Eks Wakil Ketua KPK: Batas Korupsi dan Risiko Bisnis Perlu Diperjelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:40 WIB

×