Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
Pembangunan jaringan di Condet menjadi bagian dari upaya memperluas layanan air minum perpipaan menuju target cakupan 100 persen di Jakarta pada 2029. [Dok. PAM Jaya]
baca 10 detik
  • PAM Jaya menyelesaikan pembangunan jaringan perpipaan di kawasan Condet untuk memperluas akses air bersih bagi seluruh warga Jakarta.
  • Proyek yang sempat dikeluhkan warga karena kemacetan lalu lintas kini telah berhasil mengalirkan air bersih ke rumah penduduk.
  • Warga Condet kini mendapatkan manfaat berupa air yang lebih jernih serta biaya pemakaian bulanan yang dinilai cukup terjangkau.

Suara.com - Proyek pembangunan jaringan air perpipaan PAM Jaya di kawasan Condet, Jakarta Timur, yang sempat menuai keluhan warga akibat galian jalan dan kemacetan, kini mulai membuahkan hasil.

Air bersih perpipaan telah mengalir ke rumah-rumah warga yang sebelumnya bergantung pada air tanah.

Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, mengatakan pembangunan jaringan di Condet menjadi bagian dari upaya memperluas layanan air minum perpipaan menuju target cakupan 100 persen di Jakarta pada 2029.

"Memang di wilayah Condet itu belum ada jaringan perpipaan PAM Jaya. Kami di tahun 2029 punya target cakupan pelayanan 100 persen. Nah, ini salah satu upaya yang kami lakukan," kata Gatra, Kamis (11/6/2026).

Sebelumnya, proyek pemasangan pipa di kawasan Condet sempat mendapat sorotan karena sejumlah titik galian dinilai membahayakan pengguna jalan. Warga juga mengeluhkan kemacetan dan debu selama proses pengerjaan berlangsung.

Dari total 144 titik pekerjaan, terdapat 16 titik galian besar yang berdampak langsung terhadap lalu lintas. Beberapa insiden kecelakaan pengendara motor di sekitar lokasi proyek bahkan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

Meski demikian, sejumlah warga mengaku kini mulai merasakan manfaat dari kehadiran jaringan air perpipaan tersebut.

Darkat, warga Condet yang telah menjadi pelanggan PAM Jaya, mengatakan kualitas air yang diterimanya jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan.

"Airnya sekarang cukup bagus, jernih. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning," ujar Darkat.

baca juga

Selain kualitas air, warga juga menilai biaya penggunaan air perpipaan relatif terjangkau.

"Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan," kata warga lainnya, Siti Nur.

PAM Jaya menyebut pembangunan jaringan baru di Condet menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap air tanah sekaligus memperluas akses air bersih di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan perpipaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan

Viral Bocah 6 Tahun di Jakpus Pingsan Tersengat Listrik, Polisi Usut Dugaan Perundungan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:47 WIB

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×