Ridwan Kamil Disuntik Vaksin : Jarumnya Nggak Kecil, Jadi Pegal

Iwan Supriyatna | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 09 Januari 2021 | 13:26 WIB
Ridwan Kamil Disuntik Vaksin : Jarumnya Nggak Kecil, Jadi Pegal
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Dok. Humas Pemprov Jawa Barat)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membagikan pengalamannya setelah disuntik vaksin Covid-19. Ia sendiri menjadi relawan uji coba vaksin Covid-19 dari Bio Farma.

Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut menjelaskan, ketika disuntik vaksin, jarum suntik yang digunakan berbeda dari biasanya.

"Jadi buat bapak-bapak yang nanti akan divaksin nanti saya laporkan jarumnya tuh nggak kecil beda dengan jarum yang biasa untuk mengambil darah. Jadi agak lumayan linu dan pegal otot kiri dan kanan," kata Emil dalam diskusi daring bertema 'Kesiapan Daerah Hadapi PPKM' yang digelar Sabtu (9/1/2021).

Kemudian Kang Emil menyebut, usai disuntik vaksin dirinya merasa mengantuk selama 3 hari.

Meski demikian, Kang Emil menepis anggapan-anggapan miring terkait vaksin. Bahkan, mantan Wali Kota Bandung tersebut sempat berkelakar bahwa usai disuntik vaksin covid, orang tidak akan berubah menjadi super hero.

"Dugaan bahwa terjadi panas, demam, bengkak atau berubah jadi Spiderman nggak ada hanya mitos aja," ungkapnya.

Menurutnya, setelah disuntik vaksin kekinian di dalam tubuhnya sudah terbentuk antibodi untuk menghalau virus corona masuk.

"Sudah muncul antibodi dalam tubuh saya ini. Sehingga tubuh saya ini bisa melawan berbagai virus buruk," tuturnya.

Lebih lanjut, Emil mengungkapkan alasannya menjadi relawan vaksin covid. Menurutnya, hal itu agar dirinya menjadi contoh kepada warga atau masyarakat yang penasaran terkait efek disuntik vaksin.

Sudah Jalani Tes Kelima

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan pengalamannya menjalani tes vaksin kelima. Dia mengaku bersedia menjadi relawan tes vaksin Covid-19 karena tanggung jawabnya sebagai pemimpin.

Ridwan Kamil pun telah berupaya menjadi relawan suntik vaksin dengan usaha menjaga fisik agar tetap bugar.

Dia pun kembali menceritakan pengetesan vaksin Covid-19 yang kelima. Hal itu dia beberkan melalui jejaring media sosial Twitter @ridwankamil.

Ridwan Kamil membeberkan bahwa dia akan menjalani tes suntik vaksin terakhir pada Maret 2021.

"Tes Vaksin Covid-19 ke-5. Yang saya jalani sebagai relawan dilakukan hari ini. Sampel darah ke-2 diambil melalui tabung vacutainer untuk mengecek antibodi berlimpah imun terhadap Covid-19 setelah 3 bulan. Tes terakhir akan dilakukan di bulan Maret 2021," tulis Ridwan Kamil, seperti dikutip Suara.com, Selasa (15/12/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tok! 20 Daerah di Jawa Barat akan Terapkan PSBB Proporsional

Tok! 20 Daerah di Jawa Barat akan Terapkan PSBB Proporsional

Jabar | Sabtu, 09 Januari 2021 | 11:00 WIB

LIVE STREAMING: Kesiapan Pemerintah Banten, Jakarta dan Jabar Terapkan PPKM

LIVE STREAMING: Kesiapan Pemerintah Banten, Jakarta dan Jabar Terapkan PPKM

Video | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:15 WIB

Ridwan Kamil Umumkan Teknis PSBB Bodebek dan Bandung Raya Besok

Ridwan Kamil Umumkan Teknis PSBB Bodebek dan Bandung Raya Besok

Jabar | Rabu, 06 Januari 2021 | 16:45 WIB

Terkini

Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang

Penetapan Tersangka Baru Kasus Haji Patahkan Klaim Yaqut Tak Terima Uang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi

MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17 WIB

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:08 WIB

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02 WIB

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:59 WIB

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:56 WIB

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:46 WIB

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:43 WIB