Alasan Pemerintah Tak Langsung Berikan Vaksin Corona Kepada Lansia

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 12 Januari 2021 | 12:16 WIB
Alasan Pemerintah Tak Langsung Berikan Vaksin Corona Kepada Lansia
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: Kementerian Kesehatan)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, bahwa stok vaksin Covid-19 yang bakal disiapkan sebanyak 426 juta buah. Adapun target jumlah penduduk yang divaksin mencapai 181 juta orang.

Budi menjelaskan, bahwa 181 juta orang tersebut berasal dari pemilahan kategori penduduk. Angka itu di luar dari kategori penduduk ibu hamil, penduduk yang memiliki penyakit penyerta, hingga penduduk yang pernah terpapar Covid-19.

"(Itu) sekitar 7 juta orang, sehingga target vaksinasinya 181 juta orang," kata Budi dalam Raker dan RDP di Komisi IX, Kompleks Parlemen, Selasa (12/1/2021).

Budi menerangkan bahwa per individu membutuhkan dua dosis vaksin. Tahap vaksinasi pertama pemerintah akan memberikan kepada 1,48 juta tenaga kesehatan.

"Diharapkan ini bisa mulai besok minggu ini, kemudian rolling mudah-mudahan di akhir Februari ini bisa selesai. dan di seluruh dunia tahapannya ini sama," ujarnya.

Kemudian untuk tahap kedua, vaksinasi akan diberikan ke 17,4 juta petugas publik yang kerjanya bertemu dengan orang banyak setiap harinya. Ia mengakui kalau opsi tersebut berbeda dengan negara lain yang menempatkan lansia sebagai penerima vaksin tahap kedua.

Alasan Budi menempatkan lansia setelah petugas publik lantaran vaksin yang digunakan ialah Sinovac. Menurut uji klinisnya, Sinovac bisa digunakan hingga usia 59 tahun.

Sementara ia menargetkan vaksinasi untuk lansia itu sekitar Maret dan April 2021 di mana saat itu terdapat vaksin lainnya yang datang.

"Jadi kita akan mulai untuk petugas publik dan lansia itu sekitar bulan Maret-April. Kalau misalnya selesai diharapkan akhir April atau awal Mei kita bisa melakukan untuk seluruh masyarakat."

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Nakes, 17,4 Juta Petugas Publik di Indonesia akan Divaksin Corona

Usai Nakes, 17,4 Juta Petugas Publik di Indonesia akan Divaksin Corona

Sumut | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:12 WIB

Viral Tagar #TolakDivaksinSinovac, Kemenkes Akan Gandeng KOL Untuk Edukasi

Viral Tagar #TolakDivaksinSinovac, Kemenkes Akan Gandeng KOL Untuk Edukasi

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:12 WIB

Menkes: Butuh 426 Juta Vaksin Corona untuk 181 Juta Penduduk Indonesia

Menkes: Butuh 426 Juta Vaksin Corona untuk 181 Juta Penduduk Indonesia

News | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:08 WIB

Besok Vaksinasi Covid-19: Tubuh Butuhkan Waktu Ciptakan Antibodi

Besok Vaksinasi Covid-19: Tubuh Butuhkan Waktu Ciptakan Antibodi

Surakarta | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:07 WIB

Indonesia Mulai Vaksinasi Covid-19 Besok

Indonesia Mulai Vaksinasi Covid-19 Besok

Jawa Tengah | Selasa, 12 Januari 2021 | 12:03 WIB

Terkini

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Antara Which Is dan Secara: Cara Gen Z Tetap Gaul Tanpa Merusak Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:00 WIB

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

6 Rekomendasi Sandal Jepit yang Tidak Gampang Putus saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Suahasil Tetapkan Batas Defisit APBD 2027 Maksimal 2,5 Persen, Utang Pemda Makin Diperketat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Penuh Nostalgia! Trio Bajaj Resmi Comeback di Para Pencari Tuhan Jilid 20

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Daihatsu Kumpul Sahabat Denpasar Berlangsung Lima Hari, Hadirkan Beragam Aktivitas

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Bedak Padat Purbasari Apa Mengandung SPF? Ini Klaim dan Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:32 WIB

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

4 Jas Hujan Ponco atau Kelelawar dengan Celana, Praktis untuk Pemotor

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:31 WIB

×