Mau Lindungi Keluarga, Mensos Risma Siap Divaksin Covid-19

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 13 Januari 2021 | 15:35 WIB
Mau Lindungi Keluarga, Mensos Risma Siap Divaksin Covid-19
Menteri Sosial Tri Rismaharini berjalan menuju mobil usai mengunjungii KPK, di Jakarta, Senin (11/1/2021). [ANTARA FOTO/ Reno Esnir]

Suara.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan siap kapan saja disuntik vaksin Covid-19. Politikus PDIP yang akrab disapa Risma ini ingin melindungi keluarga dan memutus memutus rantai penyebaran penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

"Kapan saja sudah vaksin ya vaksin, suruh vaksin ya vaksin tapi aku nggak tahu daftarnya itu aku kapan," ujar Risma disela-sela meninjau perekaman data kependudukan warga marjinal di Gedung Kemensos di Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Risma yang akan berusia 60 tahun pada 20 November mendatang mengatakan, dengan divaksinasi berarti bukan hanya melindungi diri sendiri tapi juga lingkungan sekitar.

"Kalau saya kena (Covid-19) saya menularkan ke suami, ke keluarga. Ini sebenarnya bukan persoalan pribadi, ini kalau kita dapat vaksinasi artinya kita melindungi sekitar kita, bukan untuk diri kita sendiri," ujar Risma.

Ia juga meyakini vaksin yang digunakan aman karena dia meyakini penelitian yang dilakukan tidak mudah dan butuh dana yang besar.

Pemerintah resmi memulai program vaksinasi Covid-19 secara gratis pada Rabu pagi, 13 Januari 2021. Presiden Joko Widodo menjadi pihak pertama yang memulai sekaligus memperoleh suntikan dosis vaksin COVID-19 perdana.

Kepastian berjalannya program vaksinasi ini diperoleh setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat terhadap vaksin berdasarkan hasil uji klinis tahap tiga di Bandung dan data-data saintifik lainnya.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa halal bagi vaksin yang digunakan dalam program vaksinasi ini.

Bersama Presiden pada sesi pertama vaksinasi, turut serta sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang dalam vaksinasi Covid-19 perdana yang dilaksanakan di veranda Istana Merdeka.

baca juga

Proses vaksinasi akan dilakukan selama dua tahapan yaitu periode pertama Januari hingga April 2021 dan April 2021 hingga Maret 2022 dengan target 181,5 juta penduduk. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Nyawa Terancam, Pemuda di Papua Ini Tolak Vaksinasi Covid-19

Takut Nyawa Terancam, Pemuda di Papua Ini Tolak Vaksinasi Covid-19

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 15:26 WIB

Setuju Disuntik Vaksin Duluan, Raffi Ahmad: Saya Percaya Presiden

Setuju Disuntik Vaksin Duluan, Raffi Ahmad: Saya Percaya Presiden

Entertainment | Rabu, 13 Januari 2021 | 15:24 WIB

Ariel Noah dan Risa Saraswati Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Ariel Noah dan Risa Saraswati Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Jabar | Rabu, 13 Januari 2021 | 15:22 WIB

Selain Indonesia, Negara Mana yang Memakai Vaksin Covid-19 Buatan China?

Selain Indonesia, Negara Mana yang Memakai Vaksin Covid-19 Buatan China?

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 15:31 WIB

Habis Disuntik Vaksin, Raffi Ahmad: Saya dan Keluarga Percaya Jokowi

Habis Disuntik Vaksin, Raffi Ahmad: Saya dan Keluarga Percaya Jokowi

News | Rabu, 13 Januari 2021 | 15:18 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×