Puluhan Pengungsi Korban Gempa Sulbar Tiba di Makassar

Erick Tanjung

Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:04 WIB
Puluhan Pengungsi Korban Gempa Sulbar Tiba di Makassar
Suasana saat pengungsi gempa Sulawesi Barat yang tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, di Makassar Sulawesi Selatan, Sabtu (16/1/2021). FOTO/HO.

Suara.com - Puluhan pengungsi asal Provinsi Sulawesi Barat yang menjadi korban gempa magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1) dini hari, tiba di Lapangan Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sudah tiba dari tadi malam sebanyak 25 orang, dan hari ini ada 69 orang pengungsi," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Gemala Faoza di kantornya di Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Kendati demikian, tidak semua pengungsi dibawa ke kantor Dinas Sosial setempat, sebab mayoritas pengungsi dijemput keluarganya masing-masing di Lanud Hasanudin.

"Kami sudah berikan pemahaman kalau bisa ditampung dulu (kantor Dinsos) untuk diperiksa kesehatannya, tapi mereka langsung diambil keluarganya," ujar dia.

Padahal, kondisi saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 sehingga diperlukan asesment maupun pemeriksaan kesehatannya.

"Kami sudah siapkan kendaraan, bahkan sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa kesehatan seluruh pengungsi. Tapi mereka sudah diambil keluarganya, adapula langsung ke bandara untuk terbang ke Jakarta," tuturnya.

Saat ditanyakan apakah masih ada pengungsi akan tiba di Makassar, Gemala mengatakan belum memastikan, karena menunggu informasi pihak Lanud.

"Belum ada informasi resmi, tapi info sementara yang diterima diperkirakan akan datang lagi malam ini," katanya.

Sedangkan untuk kesiapan ruangan penampungan bagi pengungsi, disiapkan aula dan tempat tidur darurat dengan kapasitas 70 orang. Kemudian disiapkan rumah dinas dengan kapasitas 70 orang, termasuk dua panti telah disiapkan bila dibutuhkan menampung pengungsi.

baca juga

"Kalau pun dibutuhkan, kami sediakan dua panti milik Dinsos, salah satunya panti Innang Matutu khusus anak-anak dan lansia," ujarnya.

Pihaknya menyayangkan, seharusnya proses penyerahan pengungsi, seluruhnya ditampung sementara di kantor Dinsos agar mudah didata dan diperiksa kondisi kesehatannya.

Sebab, aturan itu seusuai Standar Operasional Prosedur (SOP), penanganan bencana serta mengingat masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Pengungsi tersebut sebelumnya diangkut dengan pesawat Hercules dari Bandara Tampa Padang, Sulbar menuju Lanud Hasanuddin. Proses serah terima dari pihak Lanud ke Dinsos Sosial ditandai dengan berita acara.

Sementara untuk bantuan sosial, kata Gemala, telah dikirimkan melalui KRI Teluk Ende melalui jalur laut, dan sebagian dibawa lewat jalur darat.

Bantuan yang dikirim yakni beras 10 ton, 5.000 paket sembako (mie instan, gula pasir, ikan sarden, minyak kelapa) kemudian selimut 3.000 buah, dan sarung 3.000 lembar begitupun bantuan dari Kementerian Sosial juga disalurkan.

"Sudah dikirim baik jalur darat maupun laut. Ada 50 personel tim Tagana dikerahkan kesana. Dinsos juga mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian untuk memudahkan saudara kita mendapatkan makanan," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar Terlambat, Begini Kata Mensos Risma

Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar Terlambat, Begini Kata Mensos Risma

Jatim | Sabtu, 16 Januari 2021 | 17:56 WIB

Korban Gempa Mamuju Dirawat di Halaman Rumah Sakit

Korban Gempa Mamuju Dirawat di Halaman Rumah Sakit

Foto | Sabtu, 16 Januari 2021 | 17:15 WIB

Duka Siwon Super Junior atas Bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat

Duka Siwon Super Junior atas Bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat

Entertainment | Sabtu, 16 Januari 2021 | 16:08 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×