Kasus Corona di China Mendadak Melonjak, Apa Sebabnya?

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 25 Januari 2021 | 11:33 WIB
Kasus Corona di China Mendadak Melonjak, Apa Sebabnya?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - China melaporkan kenaikan kasus baru COVID-19 yang didorong oleh lonjakan infeksi di antara pasien di provinsi Jilin timur laut yang sebelumnya tidak menunjukkan gejala, berdasarkan data resmi pemerintah pada Senin (25/1/2021).

Jumlah total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di China daratan naik menjadi 124 pada 24 Januari dari 80 kasus sehari sebelumnya, kata Komisi Kesehatan Nasional dalam sebuah pernyataan.

Kenaikan kasus COVID-19 itu terjadi di tengah gelombang infeksi baru terburuk yang telah dialami China sejak Maret 2020.

Dari 117 kasus infeksi lokal baru, provinsi Jilin menyumbang 67 kasus di mana semua kasus kecuali tiga di antaranya adalah pasien yang sebelumnya tanpa gejala. Namun, para pasien COVID tanpa gejala itu kemudian diklasifikasikan kembali sebagai kasus yang dikonfirmasi setelah pasien mengalami gejala.

Selanjutnya, Heilongjiang melaporkan 35 kasus baru, sementara Hebei melaporkan 11 kasus baru.

Meskipun kasus baru COVID-19 China tetap relatif lebih kecil dari yang dilaporkan oleh negara lain, negara terpadat di dunia itu bertekad untuk menahan penyebaran wabah virus corona baru menjelang liburan Tahun Baru Imlek bulan depan ketika jutaan orang melakukan perjalanan ke kampung halaman mereka.

Otoritas lokal China telah meluncurkan kombinasi langkah-langkah pembatasan sosial, termasuk karantina di rumah untuk jutaan warga, pembatasan perjalanan, pengujian COVID-19 massal dan pemeriksaan dalam upaya untuk menahan penyebaran penyakit tersebut.

Jumlah kasus baru COVID-19 tanpa gejala, yang tidak diklasifikasikan oleh China sebagai kasus yang dikonfirmasi, turun menjadi 45 dari 92 kasus sehari sebelumnya.

Total kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di China daratan adalah 89.115, sementara jumlah kematian akibat infeksi corona tetap tidak berubah, yakni 4.635 korban jiwa. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-blakan! Cerita Ahmad Dhani Terpapar Corona, Gejalanya Seperti Ini

Blak-blakan! Cerita Ahmad Dhani Terpapar Corona, Gejalanya Seperti Ini

Jabar | Senin, 25 Januari 2021 | 11:22 WIB

Warga Tasikmalaya Divonis Positif COVID-19 Tanpa Tes Swab PCR, Direkayasa?

Warga Tasikmalaya Divonis Positif COVID-19 Tanpa Tes Swab PCR, Direkayasa?

Bogor | Senin, 25 Januari 2021 | 11:11 WIB

Obesitas Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Obesitas Pengaruhi Efektivitas Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 11:27 WIB

Kronologis Ahmad Dhani Positif COVID-19

Kronologis Ahmad Dhani Positif COVID-19

Jakarta | Senin, 25 Januari 2021 | 11:02 WIB

Langgar PPKM, Izin 7 Usaha Kuliner di Solo Dicabut Sementara

Langgar PPKM, Izin 7 Usaha Kuliner di Solo Dicabut Sementara

Surakarta | Senin, 25 Januari 2021 | 10:46 WIB

Top 5 SuaraJogja: Aksi Kocak Komeng ke UAS hingga Wabup Bantul Kena Corona

Top 5 SuaraJogja: Aksi Kocak Komeng ke UAS hingga Wabup Bantul Kena Corona

Jogja | Senin, 25 Januari 2021 | 10:41 WIB

Polemik Vaksin Covid-19: Distribusi dan Efek Samping Jadi Kekhawatiran

Polemik Vaksin Covid-19: Distribusi dan Efek Samping Jadi Kekhawatiran

Video | Senin, 25 Januari 2021 | 11:05 WIB

Terkini

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB