Kepedasan saat Coba Mie Samyang, Seorang Warga London Tuli selama 2 Hari

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 25 Januari 2021 | 16:28 WIB
Kepedasan saat Coba Mie Samyang, Seorang Warga London Tuli selama 2 Hari
Mi instan Samyang yang diduga mengandung babi (Shutterstock).

Suara.com - Seorang warga asal London, Inggris, mengungkapkan jika ia hampir merasa tuli setelah mencoba Mie Pedas Samyang dari Korea karena merasa tertantang.

Banyak orang di berbagai belahan dunia tidak dapat mentolerir kepedasan dari mie api asal Korea yang terkenal akan kepedasannya.

Banyak dari YouTuber dan influencer menggunakan penganan khas Korea tersebut sebagai salah satu konten dan tantangan.

Meskipun banyak video yang menunjukkan orang-orang harus menahan rasa sakit tak tertahankan yang ditimbulkan oleh saus pedas mie, seorang warga London masih penasaran mencobanya.

Menyadur World Of Buzz, Senin (25/1/2021) Reemul, seorang warga London mengikuti tantangan tersebut dengan membeli sendiri di Amazon.

Reemul mengatakan bahwa dia tergoda untuk mencoba mie pedas tersebut setelah menonton seorang YouTuber Matt Stonie yang memakan 15 bungkus sekaligus.

Pria London tersebut kemudian membagikan pengalaman saat ia mencoba mie tersebut di media sosialnya. Ia mengakui bahwa diperkenalkan dengan makanan pedas pada usia dini.

Dia menggambarkan pengalaman menelan mie api sebagai neraka. "Gigi saya terasa mati rasa, dab lava seperti menetes ke perut saya." ungkapnya.

"Karena tidak ingin melepaskan pada percobaan pertamaku, aku makan lagi dan lagi, mencoba menahan rasa sakit." ungkapnya.

baca juga

"Akhirnya, setelah makan setengah mangkuk, aku menyerah, merasa kecewa pada diriku sendiri." lanjut Reemul.

Reemul mengungkapkan bahwa makanan itu membuat tubuhnya mati rasa dan bagian dalam serta wajahnya terasa panas, tetapi mienya enak.

Keesokan harinya dia merasa rasa sakit di telinga kirinya setiap kali dia menyentuhnya dan itu semakin parah seiring berjalannya waktu.

"Selama akhir pekan, saya masih tidak bisa mendengar dengan baik dari telinga kiri saya, dan suara mulai suara berdering." ungkap Reemul.

Pria asal London tersebut kemudian mengetahui bahwa para YouTuber lain di Indonesia menghadapi masalah yang sama. Baik rasa sakit maupun tuli akanberkurang dalam tiga hari setelah makan mie tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kebun Bunga, Polisi Malah Temukan Kebun Ganja di Pusat Kota London

Bukan Kebun Bunga, Polisi Malah Temukan Kebun Ganja di Pusat Kota London

Lifestyle | Senin, 25 Januari 2021 | 13:37 WIB

Telusuri Bau Menyengat, Polisi Kaget Temukan Kebun Ganja di Kantor Kosong

Telusuri Bau Menyengat, Polisi Kaget Temukan Kebun Ganja di Kantor Kosong

Jabar | Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:10 WIB

Wow, Polisi Temukan 826 Tanaman Ganja di Dalam Kantor Kosong

Wow, Polisi Temukan 826 Tanaman Ganja di Dalam Kantor Kosong

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 20:28 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×