Menko PMK Imbau Warga Terpapar Covid-19 Jangan Dikit-dikit Dibawa ke RS

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 21:25 WIB
Menko PMK Imbau Warga Terpapar Covid-19 Jangan Dikit-dikit Dibawa ke RS
Menteri Koordinator Pembangunan, Manusia, dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau kepada warga yang terpapar Covid-19 untuk tidak selalu mendatangi rumah sakit.

Jika memungkinkan, warga yang terpapar tersebut bisa mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan dini. 

"Tapi jangan kemudian dikit-dikit dibawa ke tempat yang terpusat. Jangan dikit-dikit dibawa ke RS," kata Muhadjir dalam sebuah video, Rabu (27/1/2021). 

Alasan Muhadjir menyampaikan hal tersebut, lantaran ketersediaan kamar tidur khusus pasien Covid-19 di rumah sakit saat ini semakin berkurang. Karena itu, pihak rumah sakit semakin selektif dalam menerima pasiennya. 

"Karena memang, karena sekarang ini harus lebih ketat menyeleksi, agar mereka yang dibawa ke RS nggak bisa sembarangan. Kalau bisa ditangani sebelum level RS, tadi itu mungkin tingkat paling kecil, misal puskesmas itu juga lebih betul," ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut juga menjawab pernyataan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) terkait keterisian tempat tidur di rumah sakit di 10 provinsi yang mencapai lebih dari 60 persen. 

Menurutnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah mengeluarkan edaran ke setiap rumah sakit untuk melonggarkan alokasi tempat tidur khusus Covid-19.

Dia menyebutkan kalau sebagian besar rumah sakit termasuk milik pemerintah baru memiliki 15 persen ketersediaan tempat tidur khusus Covid-19. 

"Karena itu sudah ada edaran tinggal bagaimana ditegakkan," ungkapnya. 

"Saya juga sudah telepon pribadi dengan pemilik RS swasta termasuk yang punya jaringan, saya minta, syukur-syukur bisa lebih dari bed, karena bagaimana pun Covid harus diutamakan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telepon Menko PMK, Wagub DKI Minta Kapasitas RS Bodetabek Ditambah

Telepon Menko PMK, Wagub DKI Minta Kapasitas RS Bodetabek Ditambah

Jakarta | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:49 WIB

Pasien Covid-19 Dibebani Biaya Pengobatan? Ini Penjelasan Kemenkes

Pasien Covid-19 Dibebani Biaya Pengobatan? Ini Penjelasan Kemenkes

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:25 WIB

Dana Belum Cair, Kemenkes Tunggak Biaya Pengobatan Pasien Covid ke RS

Dana Belum Cair, Kemenkes Tunggak Biaya Pengobatan Pasien Covid ke RS

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 17:34 WIB

Terkini

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:59 WIB

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:54 WIB

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:51 WIB

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB