Usai Jalani Karantina, Tim Peneliti WHO Mulai Selidiki Asal-usul Covid-19

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2021 | 21:11 WIB
Usai Jalani Karantina, Tim Peneliti WHO Mulai Selidiki Asal-usul Covid-19
Petugas medis di pos kesehatan kompleks permukiman Tonghu memberikan keterangan kepada awak media asing mengenai penanganan pasien COVID-19 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, Jumat (20/11/2020). [ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie]

Suara.com - Tim peneliti dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang akan menyelidiki asal-usul pandemi Covid-19 sudah selesai menjalani karantina dan akan mengunjungi Kota Wuhan.

Virus itu pertama kali muncul di kota China pada akhir 2019 dan Amerika Serikat menuduh China menyembunyikan informasi wabah tersebut.

Menyadur Sky News, Jumat (29/1/2021) misi penelitian tersebut sempat tertunda dengan kekhawatiran atas akses dan perselisihan antara China dan Amerika Serikat.

Pemerintah AS sebelumnya sempat mengkritik mengenai ketentuan kunjungan, di mana para ahli China melakukan penelitian tahap pertama.

Tom Cheshire dari Sky, di Wuhan, mengatakan penyelidikan akan dimulai pada hari Jumat. Dia menjelaskan bahwa WHO mengatakan tidak mungkin menemukan asal penyakit dalam perjalanan ini tetapi itu adalah "titik awal yang penting".

"Kami tidak tahu apakah mereka akan memiliki kebebasan untuk bergerak. Kami tidak tahu apakah mereka akan mengunjungi Institut Virologi, misalnya," jelas Tom Cheshire.

"Banyak hal bergantung pada apa yang akan dikatakan ilmuwan China kepada mereka karena mereka telah melakukan penyelidikan sendiri. Akankah mereka membagikan data itu? Seberapa berguna data itu?"

Cheshire mengatakan tim WHO memiliki pekerjaan "berat" mencoba bekerja dengan otoritas China "yang mungkin tidak ingin menunjukkan semuanya kepada mereka".

Tim WHO terlihat meninggalkan hotel karantina mereka untuk menuju ke hotel lain di mana mereka akan menetap selama penyelidikan.

Seorang kerabat korban virus corona di China menuntut untuk bertemu dengan tim dari WHO, mengatakan tim harus berbicara dengan keluarga yang terkena dampak yang mengklaim dibungkam oleh pemerintah China.

Ayah Zhang Hai meninggal karena Covid-19 pada Februari 2020. Dia telah menuntut pertanggungjawaban dari para pejabat.

Zhang mengatakan dia khawatir penyelidikan WHO mungkin digunakan untuk menutupi dugaan kesalahan China di awal wabah.

WHO mengatakan kunjungan tersebut adalah misi ilmiah untuk menyelidiki asal-usul virus, bukan upaya untuk menyalahkan.

Pada hari Senin, Dr Anthony Fauci, pejabat tertinggi penyakit menular di AS, mengatakan kepada Forum Ekonomi Dunia asal-usul virus masih belum diketahui.

Keiji Fukuda, seorang ahli kesehatan masyarakat di Universitas Hong Kong dan mantan pejabat WHO mengatakan "semuanya tergantung pada apa yang dapat diakses oleh tim. Apakah mereka benar-benar dapat mengajukan pertanyaan yang ingin mereka tanyakan?".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Wuhan, Tim WHO Mulai Investigasi Asal-usul Virus Corona

Di Wuhan, Tim WHO Mulai Investigasi Asal-usul Virus Corona

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:24 WIB

Fantastis, China Ekspor 220 Miliar Masker ke Seluruh Dunia Selama 2020

Fantastis, China Ekspor 220 Miliar Masker ke Seluruh Dunia Selama 2020

Health | Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:13 WIB

Edan, China Berlakukan Tes Swab lewat Dubur

Edan, China Berlakukan Tes Swab lewat Dubur

Lampung | Jum'at, 29 Januari 2021 | 10:29 WIB

Terkini

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

Anak Presiden Uganda Ancam Erdogan: Kirim Cewek Cantik untuk Saya atau Diplomat Anda Diusir

News | Senin, 13 April 2026 | 19:29 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

IDAI Ingatkan Risiko Tinggi Balita Mendaki Gunung Usai Kasus Hipotermia di Ungaran

News | Senin, 13 April 2026 | 19:25 WIB

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

Prabowo Bertemu Putin di Moskow, Kedua Negara Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

News | Senin, 13 April 2026 | 19:20 WIB

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

Imigrasi: WNA Tiongkok Paling Banyak Langgar Aturan

News | Senin, 13 April 2026 | 19:11 WIB

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik

News | Senin, 13 April 2026 | 19:06 WIB

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

Tepis Isu Prabowo Antikritik, KSP: Kritik Silakan, Tapi Pakai Data dan Teori

News | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

Pramono Anung Jamin Aturan Penyediaan Air Tak Akan 'Sandera' Kebutuhan Warga Jakarta

News | Senin, 13 April 2026 | 18:43 WIB

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna

News | Senin, 13 April 2026 | 18:38 WIB

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul

News | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB