Senior Demokrat: Kader PD di Daerah Kecewa, Pengangkatan AHY Dipaksakan

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 Februari 2021 | 17:39 WIB
Senior Demokrat: Kader PD di Daerah Kecewa, Pengangkatan AHY Dipaksakan
Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ketika mendaftar caketum Partai Demokrat di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020) pagi. (Suara,com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Isu adanya upaya kudeta terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, semakin melebar dan membuka sejumlah isu baru lainnya.

Setelah isu kudeta itu disebut melibatkan sejumlah politikus senior PD serta orang di lingkaran Presiden Jokowi, kini muncul masalah mengenai Kongres PD tahun 2020 yang menobatkan AHY sebagai ketua umum.

Mantan Ketua Komisi Pengawas PD Ahmad Yahya, kongres Demokrat tahun lalu tersebut banyak dinilai kader-kader daerah cacat hukum.

Hal tersebut diungkapkan Yahya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/2/2021), untuk merespons kisruh internal partai tersebut.

Karena itulah, Yahya menilai pernyataan AHY yang melibatkan pihak eksternal partai merupakan langkah tak tepat.

"Untuk meluruskan pernyataan AHY, yang melibatkan eksternal. Itu adalah langkah yang tidak tepat. Ini kan urusan internal partai," kata Ahmad Yahya.

Dia menjelaskan, para pendiri dan senior Partai Demokrat telah mendengarkan dan mengkaji pengaduan serta keluh kesah kegundahan kekecewaan para kader di daerah, terkait pelaksanaan Kongres Demokrat pada Maret 2020.

Menurut dia, para kader tersebut menilai kongres 2020 menghasilkan demokrasi semu, cacat hukum karena tidak sesuai dengan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

"Tidak memenuhi tata cara Kongres partai, tidak ada LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban), terkesan kongres jadi-jadian, pengangkatan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dipaksakan," ujarnya.

baca juga

Ahmad Yahya mengatakan, para senior Demokrat juga menerima aduan bahwa selama kepemimpinan AHY.

DPP Partai Demokrat, kata dia, meminta dan memungut iuran dari tiap fraksi di DPD dan DPC Demokrat di daerah sehingga menambah beban partai di daerah.

Dia menilai langkah tersebut sebelumnya tidak pernah terjadi di era Ketua Umum Partai Demokrat sebelumnya yaitu Budi Santoso, alm Hadi Utomo, dan Anas Urbaningrum.

"Lalu proses penentuan pasangan calon kepala daerah di provinsi, kabupaten/kota yang diusulkan Demokrat pada era Ketua Umum sebelumnya, diserahkan penuh kepada pengurus DPD dan DPC. Namun saat ini sepenuhnya ditarik ke DPP dan tidak memperhatikan usulan atau aspirasi daerah khususnya kabupaten/kota," katanya.

Dia mengatakan, harapan kader Demokrat secara umum menginginkan adanya perubahan lebih baik ke depan dan partai tersebut kembali menjadi partai besar serta kesan negatif sebagai parpol ekslusif dan milik keluarga harus dihilangkan.

Ahmad Yahya menjelaskan, harapan kader Demokrat secara khusus adalah tantangan meningkatnya ambang batas parlemen menjadi 7 persen namun faktanya perolehan suara partai tersebut dalam dua kali Pemilu terakhir terus menurun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama Seperti SBY, 4 Faksi Mau Bawa Moeldoko jadi Presiden Lewat Demokrat

Sama Seperti SBY, 4 Faksi Mau Bawa Moeldoko jadi Presiden Lewat Demokrat

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 17:08 WIB

Gerakan Goyang AHY, Ketua Demokrat Sulsel Pernah Diajak Ketemu Tapi Menolak

Gerakan Goyang AHY, Ketua Demokrat Sulsel Pernah Diajak Ketemu Tapi Menolak

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 16:45 WIB

Geger Isu Kudeta, Marzuki Alie ke AHY: Tanda Pemimpin Gak Wise, Gak Pede

Geger Isu Kudeta, Marzuki Alie ke AHY: Tanda Pemimpin Gak Wise, Gak Pede

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:58 WIB

Kader Demokrat Bekasi Bakal Lawan Gerakan yang Ganggu Soliditas Partai

Kader Demokrat Bekasi Bakal Lawan Gerakan yang Ganggu Soliditas Partai

Bekaci | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:43 WIB

Demokrat Sulsel : Sudah Ada Gerakan Tumbangkan AHY dari Daerah

Demokrat Sulsel : Sudah Ada Gerakan Tumbangkan AHY dari Daerah

Sulsel | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:34 WIB

Panas Kudeta PD, Kader Demokrat Unggah Foto Lawas SBY Lantik Moeldoko

Panas Kudeta PD, Kader Demokrat Unggah Foto Lawas SBY Lantik Moeldoko

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:29 WIB

Natalius Pigai: AHY Pemimpin Kelas Dunia, Jangan Matikan Karier Politiknya

Natalius Pigai: AHY Pemimpin Kelas Dunia, Jangan Matikan Karier Politiknya

Jogja | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:55 WIB

Isu Kudeta Partai Demokat, Yoyok Sukawi: Satu Komando, Mati Urip Melu AHY

Isu Kudeta Partai Demokat, Yoyok Sukawi: Satu Komando, Mati Urip Melu AHY

Jawa Tengah | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:21 WIB

Terkini

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Setelah Lembaga Rating Global, Giliran OJK Kirim Peringatan ke Bank Himbara

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 15:20 WIB

×