1.250 Warga Indonesia Berangkat ke Irak dan Suriah Gegara Pengaruh Radikal

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:20 WIB
1.250 Warga Indonesia Berangkat ke Irak dan Suriah Gegara Pengaruh Radikal
Ilustrasi radikalisme. [Shutterstock]

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar mengungkapkan sebanyak 1.250 warga Indonesia terkena radikalisasi dan tercatat telah berangkat ke Irak dan Suriah. Sementara itu, ada 2.000 penduduk Indonesia yang melakukan tindak pidana terorisme dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

Boy mengungkapkan warga yang telah diradikalisasi itu sudah dipengaruhi pikirannya sampai akhirnya menyetujui untuk berangkat ke kedua negara tersebut. Bukan sebuah kejayaan yang diperolehnya, namun sebagian besar dari mereka sudah dalam kondisi meninggal dunia ataupun menjadi tahanan.

Untuk yang perempuan dan anak-anak kata Boy, kebanyakan ditempatkan di sebuah kamp pengungsian.

"Ini adalah akibat proses radikalisasi masif yang terjadi baik face to face dan melalui media sosial," ungkap Boy dalam acara Webinar Sosialisasi Perpres Nomor 7 Tahun 2021 terkait RAN PE, Jumat (5/2/2021).

Penyebaran paham radikalisme secara masif itu bukan hanya eksis di Indonesia tetapi sudah berskala global dan kerap menelan korban. Mereka yang menjadi korban akan mengalami perubahan pikiran bahkan melegalkan cara-cara kekerasan di dalam melakukan aktivitasnya.

Bukan dengan cara yang damai, melainkan memilih jalan yang mereka anggap sebuah kebenaran. Bahkan mereka kerap melakukan propaganda apabila mati saat melakukan tindakan-tindakan radikalisme tersebut maka akan masuk surga.

"Jadi pola pikir masyarakat dunia tengah terpengaruh dengan virus-virus seperti itu. Ini tanpa disadari masuk ke dalam sistem kehidupan masyarakat dan masyarakat tidak sadar menjadi bagian dari itu," ujarnya.

Boy menjelaskan kalau di Indonesia, penyebaran paham radikalisme intoleran itu sangat terlihat dan menyasar berbagai kelompok masyarakat khususnya generasi muda. Anak-anak muda menjadi sasaran empuk para penyebar paham radikalisme karena mereka ialah kelompok produktif dan memiliki idealisme tinggi.

Kemudian anak-anak muda juga diyakini mudah terpengaruh ketika diberikan pemahaman-pemahaman yang dicekoki oleh para penyebar paham radikalisme.

Dari cara berpikir yang berubah itu, maka munculnya cara berpikir baru yakni secara ekstrem. Bukan esktrem berkonotasi negatif, tetapi malah menyetujui aksi kekerasan.

"Ketika dia setuju maka dia dirinya sendiri bisa menjadi bagian pelaku tidnak kekerasan itu untuk tujuan tertentu. Dalam upaya pencapaian tujuan itulah nanti akan berakhir kepada terjadinya sebuah aksi terorisme."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BNPT: Perpres Pencegahan Ekstrimisme Upaya Negara Lindungi Warga

Kepala BNPT: Perpres Pencegahan Ekstrimisme Upaya Negara Lindungi Warga

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:51 WIB

Siapakah Perempuan Inggris yang Nikah dengan Anggota JI Asal Indonesia?

Siapakah Perempuan Inggris yang Nikah dengan Anggota JI Asal Indonesia?

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:54 WIB

Lagi, LPSK Serahkan Kompensasi ke Puluhan Korban Bom Bali

Lagi, LPSK Serahkan Kompensasi ke Puluhan Korban Bom Bali

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:21 WIB

Disebut Hadir di Baiat Terduga Teroris, Polri Buka Peluang Periksa Munarman

Disebut Hadir di Baiat Terduga Teroris, Polri Buka Peluang Periksa Munarman

News | Jum'at, 05 Februari 2021 | 13:07 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB