Mengenang Profil Ki Anom Subekti, Dalang Dibunuh Sekeluarga

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 06 Februari 2021 | 08:03 WIB
Mengenang Profil Ki Anom Subekti, Dalang Dibunuh Sekeluarga
Profil Ki Anom Subekti, dalang asal Rembang yang dibunuh beserta istri, anak dan cucunya. (Facebook)

Suara.com - Inilah profil Ki Anom Subekti yang ditemukan tak bernyawa pada Kamis pagi, 4 Februari 2021. Beliau adalah dalang wayang yang dikenal di Jawa Tengah.

Almarhum adalah salah satu dalang panutan yang namanya tersohor di Rembang. Beliau memang menguasai berbagai macam kesenian tradisional yaitu, wayang kulit, wayang gong dan ketoprak.

Jasad Ki Anom ditemukan di lingkungan tempat tinggal pribadinya, Padepokan Seni Ongkojoyo, Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang. Pada saat ditemukannya jasad Ki Anom berada di atas tempat tidur kamarnya.

Ditemukan tiga jasad lain diranjang yang berbeda. Tri Purwati (50), Alfitri Saidatina (13) dan Galuh Lintang Laras (12), juga ditemukan sudah tidak bernyawa. Mereka adalah istri, anak dan cucu Ki Anom Subekti.

Menurut salah satu narasumber yang bisa diwawancarai, sempat terdengar suara sepeda motor dengan knalpot yang bising terdengar sempat berputar di daerah rumah beliau.

Jasad korban ditemukan oleh Suti, asisten rumah tangga beliau. Suti melihat pagar rumah sudah terbuka lantas ia langsung memasuki rumah dan menemukan jasad majikannya tergeletak tak bernyawa. 

Fakta-fakta mengenai Ki Anom Subekti

Berikut adalah fakta-fakta mengenai Ki Anom Subekti:

  1. Dikenal Sebagai Sosok yang Ramah
    Ki Anom dikenal memiliki pribadi yang sangat ramah kepada siapapun, bahkan tidak sedikit dalang-dalang muda yang terinspirasi dengan sosok Ki Anom.
  2. Seorang Seniman Multitalenta
    Beliau dikenal sebagai seorang seniman serba bisa, banyak seniman muda yang mengidolakan Ki Anom Subekti sebagai sebagai panutan. Hal tersebut bukanlah tanpa alasan, tetapi karena belia mahir di berbagai jenis kesenian tradisional yang ada contohnya sebagai dalang wayang kulit, dalang wayang wong dan ketoprak jawa.
  3. Dermawan
    Ki Anom Subekti dikenal dikenal sebagai sosok yang dekat dan dermawan kepada semua orang, menurut Ketua Yayasan Lasem Kota Cagar budaya yang pernah menjadi murid dari Ki Anom. Ki Anom bahkan pernah tampil tanpa di bayar. Ada pula seniman lain yang pernah membeli gamelan dari almarhum tetapi almarhum tidak mempermasalahkan kekurangan.
  4. Ki Anom Subekti Dibunuh Saat Tidur
    Menurut hasil otopsi Tim Forensik Polda Jateng keempat korban ditemukan dengan luka memar bekas dihantam benda tumpul di bagian kepala, karena di kepala masing-masing korban ditemukan ada pendarahan di kepala dan kejadian terjadi tengah malam saat korban sedang tidur.
  5. Motif Dendam
    Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh AKBP Kurniawan Tandi Rongre, motif pembunuhan Ki Anom Subekti diduga karena dendam. Sebab tidak ada barang-barang yang hilang di TKP.

Demikian profil Ki Anom Subekti, dalang asal Rembang yang dibunuh beserta istri, anak dan cucunya.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Seniman Anom Subekti Tewas, Diduga Ada Motif Dendam

Satu Keluarga Seniman Anom Subekti Tewas, Diduga Ada Motif Dendam

Jawa Tengah | Jum'at, 05 Februari 2021 | 08:20 WIB

Satu Keluarga di Rembang Dibunuh, Ini Sosok Seniman Anom Subekti

Satu Keluarga di Rembang Dibunuh, Ini Sosok Seniman Anom Subekti

Jawa Tengah | Kamis, 04 Februari 2021 | 13:16 WIB

Geger! Satu Keluarga Seniman Anom Subekti di Rembang Dibunuh

Geger! Satu Keluarga Seniman Anom Subekti di Rembang Dibunuh

Jawa Tengah | Kamis, 04 Februari 2021 | 11:08 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB