ACT Luncurkan Program Sister Family Palestine - Indonesia

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 06 Februari 2021 | 19:07 WIB
ACT Luncurkan Program Sister Family Palestine - Indonesia
Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadirkan program Sister Family Palestine-Indonesia guna membantu meringankan beban warga Palestina. (Ist)

Suara.com - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadirkan program Sister Family Palestine-Indonesia guna membantu meringankan beban warga Palestina. Dengan program tersebut, ACT menjadi mediator yang mempersaudarakan keluarga Indonesia dan keluarga Palestina yang terpapar perang, korban bencana kemanusiaan, dan kemiskinan.

Rini Maryani selaku Senior Vice President ACT menyatakan, Sister Family Palestine-Indonesia menjadi upaya lanjutan ACT dalam membangkitkan harkat dan martabat masyarakat Palestina yang masih terjajah serta meningkatkan tali persaudaraan antarbangsa.

Apalagi diketahui angka kemiskinan meningkat dari 40 persen di tahun 2005 menjadi 56 persen di tahun 2020 dari total populasi masyarakat Gaza, Palestina. Program ini hadir untuk menopang perjuangan ribuan keluarga Palestina di tengah gempuran penjajahan Zionis.

"Keluarga-keluarga Palestina tersebut akan menerima paket bantuan pangan, pakaian, perlengkapan masak, alas tidur, listrik, kesehatan. Serta bagi beberapa keluarga tertentu, akan mendapatkan bantuan sewa rumah atau bantuan biaya sekolah," kata Rini dalam acara peluncuran program tersebut, Sabtu (6/2/2021).

Konflik kemanusiaan berkepanjangan yang terjadi di bumi Palestina berdampak signifikan pada kehidupan masyarakat di sana, seperti jatuhnya korban jiwa, luka-luka, hilangnya tempat tinggal, makan dan minum yang tidak layak dikonsumsi, serta terpisahnya sanak keluarga akibat peperangan. Ditambah Covid-19 yang mewabah di negara tersebut.

Sementara itu, Andi Noor Faradiba selaku koordinator program Sister Family Indonesia-Palestina menjelaskan, kondisi Palestina sebagai tolok ukur kebangkitan umat Islam dan menjadi acuan dalam mengukur value dari program ini.

"Program ini akan membantu menjamin kehidupan dan fokus-fokus masalah yang ada di keluarga tersebut, misalnya kita membantu kebutuhan pangannya, sehingga mereka bisa fokus menyelesaikan masalah yang lainnya. Program ini akan memberikan bantuan sebanyak lima juta rupiah setiap keluarga, bagi teman-teman yang ingin berkontribusi, bisa dengan banyak jenis tidak harus besar atau langsung lima juta, tetapi bisa sama-sama berpatungan," tuturnya.

Perlunya penyelamatan segera yang bersifat rutin atau reguler bukan sekedar bantuan sesaat, sehingga menjadi Keluarga Asuh di program Sister Family Palestina-Indonesia menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh saudara kita di Palestina.

Bagi para dermawan yang ingin menyalurkan bantuannya bisa mengunjungi laman resmi program tersebut sebagai berikut: https://indonesiadermawan.id/SisterFamilyPalestine.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangun Kembali Palestina dengan Sedekah dan Wakaf Terbaikmu

Bangun Kembali Palestina dengan Sedekah dan Wakaf Terbaikmu

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2021 | 20:12 WIB

ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

ACT Distribusikan 1.000 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Sulbar

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:39 WIB

Pasca Gempa, Gubernur Sulbar Minta Warga Tak Berebut dan Jarah Bantuan

Pasca Gempa, Gubernur Sulbar Minta Warga Tak Berebut dan Jarah Bantuan

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 15:20 WIB

Israel Kirim 2.000 Dosis Vaksin COVID-19 ke Tepi Barat Palestina

Israel Kirim 2.000 Dosis Vaksin COVID-19 ke Tepi Barat Palestina

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 13:26 WIB

Terkini

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB