Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua

M Nurhadi

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:17 WIB
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan inspeksi mendadak di sejumlah SPPG di Bogor, Jumat (24/7/2026).
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menegur keras Korwil Kayong Utara Adi Afrianto karena tidak fokus saat pengarahan daring.
  • Adi Afrianto dijatuhi sanksi mutasi kerja ke wilayah Papua akibat insiden ketidakdisiplinan tersebut.
  • Aktivis kemanusiaan dan mahasiswa Papua menyayangkan kebijakan pejabat yang menjadikan Papua sebagai lokasi sanksi hukuman.

Suara.com - Sikap tidak fokus saat menghadiri pengarahan daring bersama jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) se-Indonesia berbuntut panjang bagi Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto. Ia mendapat teguran keras secara langsung dari Kepala BGN, Sudaryono.

Insiden tersebut menjadi perbincangan publik setelah potongan video rekaman pengarahan beredar luas. Dalam tayangan itu, Sudaryono menyentil tindakan Adi Afrianto yang diduga sibuk menggunakan telepon seluler di tengah berlangsungnya acara.

Seketika itu juga, Sudaryono menginstruksikan bagian Kepegawaian BGN untuk mencatat identitas yang bersangkutan dan memerintahkan tindakan tegas berupa pemindahtugasan ke wilayah timur Indonesia.

"Ini ada Korwil Kabupaten Kayong Utara, Adi Afrianto. Tolong dicatat Karo SDM. Saya minta yang bersangkutan dipindah ke Papua. Segera," tegas Sudaryono dalam video tersebut.

Selain masalah kedisiplinan, melansir media lokal, kinerja Adi Afrianto selama menjabat sebagai Korwil di Kayong Utara juga mendapat kritik dari kalangan jurnalis karena  selalu terkendala saat hendak mengonfirmasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Adi Afrianto belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait teguran pimpinan serta rencana mutasi dirinya.

Sorotan Wacana Papua Sebagai 'Lokasi Buangan'

Di sisi lain, instruksi pemindahan pejabat bermasalah ke wilayah Papua kembali memantik respons kritis dari aktivis kemanusiaan dan elemen mahasiswa beberapa tahun lalu.

Aliansi PapuaItuKita bersama kelompok Mahasiswa Papua se-Indonesia Anti Rasisme menyayangkan sikap pejabat publik yang kerap menjadikan Tanah Papua sebagai lokasi penjatuhan sanksi atau "tempat pembuangan".

baca juga

Koordinator Anti Rasisme, Michael Himan, sempat menegaskan bahwa stempel Papua sebagai lokasi hukuman sangat melukai dan merendahkan martabat masyarakat setempat.

Menurut Michael, tindakan atau narasi yang terindikasi rasisme tidak boleh ditoleransi, baik oleh pejabat negara maupun warga sipil. Ia mengingatkan bahwa masyarakat Papua sudah terlalu sering menjadi korban stigma dan perlakuan rasis di negeri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:58 WIB

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:33 WIB

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:19 WIB

Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan

Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:35 WIB

Resmikan Pusat Layanan BGN, Sudaryono Ogah Terima Aduan Secara Diam-diam

Resmikan Pusat Layanan BGN, Sudaryono Ogah Terima Aduan Secara Diam-diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Transformasi BRIvolution Reignite Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan BRI

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:16 WIB

Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat

Kabel Wesel Dipotong! Vandalisme di Stasiun Tanjung Priok Bikin KRL Terlambat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026

Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?

BTS Absen di Grammy Awards 2027, Buntut Kategori Baru Musik Asia?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:15 WIB

BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan

BRIvolution Reignite Perkuat Daya Saing BRI dan Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:12 WIB

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Lebih dari 200 Penari dari Berbagai Daerah Ramaikan Lomba Tari Kreasi 2026 di Saloka Theme Park

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:07 WIB

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Remehkan Timnas Indonesia, Pemain Thailand: Kami Paling Layak Juara Piala AFF 2026!

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:06 WIB

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

GoTo Cetak Laba Beruntun Q2-2026, Fintech Resmi Jadi Mesin Uang Baru

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:04 WIB

KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby

KPK Sita Mobil Pajero Sport yang Dipakai Istri Kedua Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02 WIB

5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing

5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 08:00 WIB

×