Bicara Soal Mendiang Ustadz Maaher, Munarman Eks FPI: Harusnya Diobati Dulu

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 10 Februari 2021 | 12:47 WIB
Bicara Soal Mendiang Ustadz Maaher, Munarman Eks FPI: Harusnya Diobati Dulu
Ustadz Maaher At-Thuwailibi. [Twitter/@ustadzmaaher_]

Suara.com - Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman ikut bicara soal meninggalnya Ustadz Maaher At-Thuwailibi di ruang tahanan (rutan) Bareskrim Polri yang disebut polisi karena sakit. Menurut dia, seluruh proses hukum tahanan itu sebaiknya dihentikan apabila tengah dalam kondisi sakit.

Munarman mengatakan, apabila dilihat secara hukum, tahanan yang sakit harus mendapatkan penanganan terlebih dahulu hingga sembuh. Di samping itu, penahanannya pun harus ditangguhkan.

"Diobati dulu sampai sembuh, ditangguhkan penahanannya, diberi kesempatan berobat. Setelah sehat dan fit baru proses hukum dijalankan," kata Munarman saat dihubungi Suara.com, Rabu (10/2/2021).

"Tidak boleh orang yang sedang menderita secara psikis ataupun fisik menjalani proses hukum," tambahnya.

Karena itu lah, Munarman mengungkapkan dalam setiap proses pemeriksaan berita acara pemeriksaan (BAP) maupun persidangan, selalu ada pertanyaan yang merujuk kepada kondisi kesehatan tersangka.

"Kalau dijawab tidak sehat, maka semua proses hukum harus dihentikan, diobati dan disembuhkan dulu, bukan malah dipenjara," tuturnya.

"Begitu harusnya penerapan hukum berdasar kemanusiaan yang adil dan beradab," imbuhnya.

Ustadz Maaher ditahan di rumah tahanan Bareskrim Polri sejak 4 Desember 2020 setelah ditetapkan menjadi tersangka kasus unggahan penghinaan terhadap Habib Luthfi melalui akun media sosial Twitter @ustadzmaaher_

Di tahanan, Ustadz Maaher pernah mengeluh sakit, kemudian petugas rutan termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Said Soekanto Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan medis.

baca juga

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh, yang bersangkutan dibawa lagi ke rutan Bareskrim," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Raden Prabowo Argo Yuwono.

Dalam laporan Suara.com kemarin disebutkan, Argo tidak menjelaskan penyakit Ustadz Maaher dengan alasan etis.

"Saya tidak bisa menyampaikan sakitnya apa karena ini adalah sakit yang sensitif ya. Ini bisa berkaitan dengan nama baik keluarga almarhum. Jadi kita tidak bisa menyampaikan secara jelas dan gamblang sakitnya apa. Karena penyakitnya sensitif," kata Argo.

Tetapi Argo menunjukkan bukti surat berisi rekam medis Ustadz Maaher dalam konferensi pers itu dengan tidak menjelaskan detailnya.

"Yang terpenting bahwa dari keterangan dokter dan dari perawatan-perawatan yang ada bahwa saudara Soni Eranata ini sakit. Sakitnya sensitif yang bisa membuat nama baik keluarga juga bisa tercoreng kalau kami sebutkan di sini," kata dia.

Sementara menurut penjelasan kuasa hukum Ustadz Maaher, Novel Bamukmin, sebelum meninggal dunia, kliennya menderita radang usus akut dan penyakit kulit.

"Sakit radang usus akut dan penyakit kulit karena alergi cuaca dan penanganan medis yang buruk. Bahkan ketika kami ajukan penangguhan ditolak terus dengan begitu saya selaku kuasa hukum menyesalkan kejadian itu," kata Novel.

Kasus Dihentikan

Setelah Ustadz Maaher meninggal dunia, perkaranya dihentikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor telah menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan atas kasus dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik.

"Kejaksaan Negeri Kota Bogor menerbitkan SKPP Nomor: TAP-11/ M.2.12/Eku.2/02/2021 tanggal 9 Februari 2021 yang menetapkan menghentikan penuntutan perkara dugaan tindak pidana ITE atas nama tersangka/terdakwa Soni Eranata," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam laporan Antara, Selasa (9/2/2021).

Pada Kamis (4/2/2021), Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kota Bogor telah menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti dari Bareskrim Polri atau penyerahan tahap II.

Dalam penyerahan tahap II yang dilakukan secara virtual itu, Ustadz Maaher menyatakan dalam keadaan sehat walafiat.

"Pada saat dilakukan penerimaan dan penelitian tersangka secara virtual, tersangka Soni Eranata menyatakan dirinya dalam keadaan sehat," kata Leonard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ustadz Maaher Meninggal di Tahanan, Refly Harun: Jokowi, Jangan Sepelekan

Ustadz Maaher Meninggal di Tahanan, Refly Harun: Jokowi, Jangan Sepelekan

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:38 WIB

Penyebar Hoaks Kematian Ustadz Maaher Terancam Pidana

Penyebar Hoaks Kematian Ustadz Maaher Terancam Pidana

Sumbar | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:18 WIB

Galang Dana untuk Keluarga Ustaz Maaher, Yusuf Mansur Sempat Dinyinyiri

Galang Dana untuk Keluarga Ustaz Maaher, Yusuf Mansur Sempat Dinyinyiri

Jogja | Rabu, 10 Februari 2021 | 12:23 WIB

Penyebab Kematian Maaher, Polisi: Jangan Sebarkan Hoaks karena Pidana

Penyebab Kematian Maaher, Polisi: Jangan Sebarkan Hoaks karena Pidana

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 11:37 WIB

Hati-hati! Sebar Hoaks Kematian Soni aka Ustadz Maaher Bisa Dipidana

Hati-hati! Sebar Hoaks Kematian Soni aka Ustadz Maaher Bisa Dipidana

Jakarta | Rabu, 10 Februari 2021 | 11:36 WIB

Polri Minta Masyarakat Jangan Sebarkan Hoaks Soal Kematian Ustadz Maaher

Polri Minta Masyarakat Jangan Sebarkan Hoaks Soal Kematian Ustadz Maaher

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 11:21 WIB

Berikan Uang ke Pengamen, Ustadz Maaher: Mati Husnul Khotimah, Doain Ya!

Berikan Uang ke Pengamen, Ustadz Maaher: Mati Husnul Khotimah, Doain Ya!

Jawa Tengah | Rabu, 10 Februari 2021 | 11:10 WIB

Terkini

The Great King Munmu Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

The Great King Munmu Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:15 WIB

Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara

Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:13 WIB

BGN Tutup Permanen Empat Dapur MBG, Salah Satunya di Karo

BGN Tutup Permanen Empat Dapur MBG, Salah Satunya di Karo

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 13:11 WIB

5 Polisi Rohul Diduga Tilap Barang Bukti Narkoba, Propam Polda Turun Tangan

5 Polisi Rohul Diduga Tilap Barang Bukti Narkoba, Propam Polda Turun Tangan

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 13:10 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Stop Sekarang! 3 Kesalahan Pakai Moisturizer yang Bikin Wajah Makin Minyakan dan Berjerawat

Stop Sekarang! 3 Kesalahan Pakai Moisturizer yang Bikin Wajah Makin Minyakan dan Berjerawat

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:03 WIB

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:58 WIB

BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce

BTS Cetak Rekor Baru, Pendapatan Tur Arirang Lampaui Beyonce

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 12:54 WIB

×