Pemimpin Suku Maori Diusir dari Ruang Sidang karena Tak Pakai Dasi

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Kamis, 11 Februari 2021 | 10:14 WIB
Pemimpin Suku Maori Diusir dari Ruang Sidang karena Tak Pakai Dasi
Rawiri Waititi. (TVNZ/AFP)

Suara.com - Rawiri Waititi, pemimpin suku Maori di Selandia Baru diusir dari ruang sidang karena menolak memakai dasi yang ia anggap sebagai upaya untuk menekan budaya asli.

Menyadur CNN Kamis (11/02), Waititi mengungkap, ia tak akan melanggar haknya sendiri karena memakai dasi adalah budaya berpakaian negara Barat.

Semua ini bermula ketika Waititi tak diberi hak untuk mengajukan pertanyaan dalam debat parlemen. Ketua DPR Trevor Mallard menolaknya dua kali dengan alasan, pertanyaan hanya bisa diajukan bagi peserta yang memakai dasi.

Kala itu Waititi yang berusia 40 tahun hadir mengenakan taonga, sebuah batu hijau berbentuk liontin dari Maori sebagai pengganti dasi. Ketika ia melanjutkan pertanyaan, Mallard memerintahkannya untuk pergi.

"Ini bukan tentang dasi, tapi ini tentang identitas budaya, sobat!" kata Waititi sambil keluar dari ruangan.

Ilustrasi suku Maori, penduduk asli Selandia Baru. (Pixabay/Barni1)
Ilustrasi suku Maori, penduduk asli Selandia Baru. (Pixabay/Barni1)

Insiden ini langsung memicu perdebatan tentang kolonialisme di Selandia Baru dan menyulut amarah dari seluruh dunia dengan #no2tie yang segera menjadi trending di Twitter.

Berbicara kepada Reuters pada hari Rabu, Waititi mengatakan dia tidak terkejut dengan perlakuan seperti itu karena orang Mori telah menghadapi perlakuan semacam ini selama ratusan tahun.

"Mori belum diperlakukan setara di negaranya sendiri dan penduduk asli di seluruh dunia telah menjadi sasaran diskriminasi karena sistem rasis yang membuat masyarakat kami berada di posisi kedua," katanya.

"Bagi kami untuk melawan penaklukan, untuk menolak asimilasi, untuk melawan mereka yang mencoba dan membuat kami terlihat, merasa, membuat kami berpikir seperti yang mereka inginkan. Kami menentang itu."

baca juga

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan bahwa itu bukanlah sesuatu yang dia komentari dan dia tidak keberatan seseorang yang memakai dasi di parlemen atau tidak.

"Ada masalah yang jauh lebih penting bagi kita semua," kata Ardern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Kapan Selandia Baru Mulai Vaksinasi?

Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Kapan Selandia Baru Mulai Vaksinasi?

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:17 WIB

Selandia Baru Janji Tidak Akan Berikan Bantuan kepada Milter Myanmar

Selandia Baru Janji Tidak Akan Berikan Bantuan kepada Milter Myanmar

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 14:15 WIB

Ini yang Membuat Produk Susu Selandia Baru Punya Kualitas Terbaik di Dunia

Ini yang Membuat Produk Susu Selandia Baru Punya Kualitas Terbaik di Dunia

Lifestyle | Sabtu, 30 Januari 2021 | 14:11 WIB

Terkini

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×