alexametrics

Keluarga Anggota Dewan Dapat Jatah Vaksin, Sekjen DPR: Wajib Dilindungi

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah
Keluarga Anggota Dewan Dapat Jatah Vaksin, Sekjen DPR: Wajib Dilindungi
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Prinsipnya semua warga negara akan dilakukan vaksin.

Suara.com - Vaksinasi di lingkungan DPR RI tidak hanya menyasar para anggota dewan saja, melainkan juga para anggota kelurganya.

Terkait itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR, Indra Iskandar menjelaskan alasan keluarga para anggota dewan ikut divaksin lantaran disebut juga perlu dilindungi.

Vaksinasi yang dilakukan di lingkungan DPR merupakan program Kemenkes yang menyasar unsur Tenaga Ahli, Pengamanan Dalam (Pamdal), Cleaning Service, Sopir, ASN hingga keluarga.

"Jadi tentu anggota DPR yang sangat berisiko karena pada saat di dapil dan sebagainya dalam periode sidang kemarin kemudian banyak yang positif sehingga keluarga pun wajib dilindungi," kata Indra di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Kemenkes: Vaksinasi Covid-19 Nakes Sudah Capai Lebih dari 100 Persen

Ia mengatakan bahkan para keluarga anggota DPR dan ASN yang ikut divaksin justru untuk mendukung program pemerintah dalam hal ini Kemenkes. Menurutnya, pada akhirnya semua masyarakat juga akan divaksin.

"Semua nanti prinsipnya semua warga negara akan dilakukan vaksin. Itu adalah kewajiban yang disampaikan pemerintah. Jadi jangan melihat bahwa ini keluarga ikut atau tidak ikut, tapi semua nanti pada dasarnya wajib untuk divaksin," tuturnya.

Lebih lanjut, Indra menegaskan, tidak ada yang istimewa soal jatah para keluarga anggota dewan dan ASN mendapatkan vaksin. Ia mengatakan, semua untuk pemerataan.

"Saya kira tidak ada yang istimewa, dalam satu rumah itu hanya sebagian yang divaksin yang lain tidak, tentu itu pertimbangannya ada pada pemerintah dan kami hanya mengikuti apa yang sudah digariskan oleh Kemenkes," tuturnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 di DPR menyeluruh, untuk anggota DPR beserta keluarga yang terdaftar. Nantinya anggota yang tidak divaksin, hanya mereka yang baru sembuh dari positif Covid-19.

Baca Juga: Aksi Pria Takut Disuntik, Baca Doa Qunut dan Ayat Kursi

Menurut Dasco, jatah vaksin untuk kalangan anggota DPR dan keluarga sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan. Adapun program vaksinasi itu diberitahukan saat DPR sedang melakulan reses. Kekinian vaksinasi juga dilakukan langsung di Gedung Nusantara.

"Kami mendapatkan jatah dari Kementerian Kesehatan. Anggota DPR dan anggota keluarga yang terdaftar di Kesekjenan DPR itu yang mendapat. Jadi alokasi itu dari Kementerian Kesehatan," kata Dasco di Kompleks Parlemen DPR, Jumat (26/2/2021).

Menurut Dasco tidak ada yang salah atau pilih kasih dari program vaksinasi yang menyasar anggota DPR beserta keluarga. Ia berujar program vaksinasi yang digalakan pemerintah memang menargetkan semua kalangan.

"Jadi gak ada yang pilih kasih, gak ada kemudian yang tertutup. Semakin cepat banyak yang divaksinasi semakin cepat juga penekanan pelonjakan Covid 19 di Indonesia," uhar Dasco.

Selain anggota DPR dan keluarga, kata Dasco vaksin juga menyasar untuk tenaga kerja hingga staf di Parlemen. Adapun DPR menjadi salah satu target sasaran vaksin mengingat statusnya yang menjadi area merah Covid-19.

Komentar