NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar

Vania Rossa | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 18:23 WIB
NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar
Waketum NasDem Saan Mustopa (suara.com/Bagaskara)
  • Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mendukung wacana masa jabatan dua periode bagi Presiden Prabowo Subianto.
  • Dukungan ini didasarkan pada tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah saat ini, hampir 80 persen.
  • Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen pada Januari 2026.

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, memberikan tanggapan positif terkait munculnya wacana dukungan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat selama dua periode. 

Saan menilai wacana tersebut sangat masuk akal jika merujuk pada tingginya tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintah saat ini.

Saan mengungkapkan, bahwa angka kepuasan masyarakat yang menyentuh angka hampir 80 persen merupakan bukti nyata bahwa kebijakan dan langkah yang diambil Prabowo dalam satu tahun terakhir mendapatkan apresiasi luas dari rakyat.

"Kan nggak ada masalah sebelumnya. Kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan," ujar Saan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Menurut Saan, capaian ini sangat membahagiakan karena menunjukkan adanya sinergi yang baik antara program pemerintah dengan harapan masyarakat. 

Ia menilai apresiasi tinggi tersebut menjadi modal kuat bagi keberlanjutan kepemimpinan Prabowo.

"Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi, dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada," lanjutnya.

Atas dasar pertimbangan prestasi dan respon positif dari masyarakat tersebut, Saan berpandangan bahwa pembicaraan mengenai masa jabatan dua periode bagi Presiden Prabowo adalah hal yang logis.

"Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu, wacana dua periode itu kan ya masuk akal ya," katanya.

Kendati begitu, ketika ditanya soal sikap Partai NasDem sendiri, Saan enggan menjawabnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan kepuasan sebesar 79,9 persen atas kinerjanya memimpin pemerintahan.

Angka tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan pada 15-21 Januari 2026 yang dirilis Indikator Politik Indonesia dalalam rilis survei nasional "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga Negara", Minggu (8/2/2026).

"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026, kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen, jadi sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Secara rinci, hasil survei mengenai kinerja Prabowo adalah sangat puas 13,0 persen; cukup puas 66,9 persen; kurang puas 17,1 persen; tidak puas sama sekali 2,2 persen, dan TT/TJ 0,8 persen.

"Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall berada di, kalau dijumlahkan dengan cukup puas masih lumayan 79,9 persen tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas," tutur Burhanuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI

Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI

News | Senin, 09 Februari 2026 | 17:55 WIB

Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?

Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?

News | Senin, 09 Februari 2026 | 16:11 WIB

Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih

Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih

News | Senin, 09 Februari 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

Bukan Sekadar Melintas, Pesawat Militer AS Dikhawatirkan 'Scanning' Data Rahasia Indonesia

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

Usai Diperiksa KPK, Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

Heboh Kasus Pelecehan FH UI, Sosiolog Bongkar Bahaya Maskulinitas Toksik di Kampus

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:21 WIB

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:11 WIB

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik

News | Selasa, 14 April 2026 | 16:01 WIB

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:46 WIB

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:43 WIB

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:41 WIB

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:38 WIB

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:29 WIB