- Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mendukung wacana masa jabatan dua periode bagi Presiden Prabowo Subianto.
- Dukungan ini didasarkan pada tingginya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah saat ini, hampir 80 persen.
- Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen pada Januari 2026.
Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, memberikan tanggapan positif terkait munculnya wacana dukungan agar Presiden Prabowo Subianto menjabat selama dua periode.
Saan menilai wacana tersebut sangat masuk akal jika merujuk pada tingginya tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintah saat ini.
Saan mengungkapkan, bahwa angka kepuasan masyarakat yang menyentuh angka hampir 80 persen merupakan bukti nyata bahwa kebijakan dan langkah yang diambil Prabowo dalam satu tahun terakhir mendapatkan apresiasi luas dari rakyat.
"Kan nggak ada masalah sebelumnya. Kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan," ujar Saan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026).
Menurut Saan, capaian ini sangat membahagiakan karena menunjukkan adanya sinergi yang baik antara program pemerintah dengan harapan masyarakat.
Ia menilai apresiasi tinggi tersebut menjadi modal kuat bagi keberlanjutan kepemimpinan Prabowo.
"Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi, dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada," lanjutnya.
Atas dasar pertimbangan prestasi dan respon positif dari masyarakat tersebut, Saan berpandangan bahwa pembicaraan mengenai masa jabatan dua periode bagi Presiden Prabowo adalah hal yang logis.
"Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu, wacana dua periode itu kan ya masuk akal ya," katanya.
Baca Juga: Prabowo: Koruptor Sengaja Picu Kerusuhan Demi Lawan Pemerintah Bersih
Kendati begitu, ketika ditanya soal sikap Partai NasDem sendiri, Saan enggan menjawabnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendapatkan kepuasan sebesar 79,9 persen atas kinerjanya memimpin pemerintahan.
Angka tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan pada 15-21 Januari 2026 yang dirilis Indikator Politik Indonesia dalalam rilis survei nasional "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga Negara", Minggu (8/2/2026).
"Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026, kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen, jadi sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.
Secara rinci, hasil survei mengenai kinerja Prabowo adalah sangat puas 13,0 persen; cukup puas 66,9 persen; kurang puas 17,1 persen; tidak puas sama sekali 2,2 persen, dan TT/TJ 0,8 persen.
"Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai. Overall berada di, kalau dijumlahkan dengan cukup puas masih lumayan 79,9 persen tapi masih belum cukup kuat terutama dari basis pemilih yang mengatakan sangat puas," tutur Burhanuddin.