Bertahan Hidup di Laut Berkat Sampah Bola Apung Usai Jatuh dari Kapal

Siswanto, BBC

Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:07 WIB
Bertahan Hidup di Laut Berkat Sampah Bola Apung Usai Jatuh dari Kapal
BBC

Suara.com - Seorang pelaut yang jatuh dari kapal berhasil bertahan hidup setelah tetap mengapung dengan bantuan "sampah di laut", demikian ungkap putranya.

Vidam Perevertilov, demikian nama pelaut itu, sempat terombang-ambing di laut selama 14 jam setelah dia terjatuh dari kapal barang tempatnya bekerja di Samudera Pasifik pada dini hari.

Saat jatuh ke laut, pria 52 tahun itu tidak memakai jaket pelampung. Dia lalu berinisiatif berenang menghampiri suatu "titik hitam" sejauh beberapa kilometer agar tidak mati tenggelam.

Benda yang dia hampiri itu ternyata sebuah bola pelampung bekas. Dia terus mengapungkan diri dengan "sampah laut" itu hingga datang tim penyelamat.

"Ia terlihat 20 tahun lebih tua dan sangat lelah, tapi yang penting ia masih hidup," kata putranya, Marat, kepada media Selandia Baru, Stuff.

Perevertilov merupakan kepala teknisi kapal barang Silver Supporter asal Lithuania, yang menempuh pelayaran mengantar barang dari pelabuhan Tauranga di Selandia Baru ke pulau terpencil Pitcairn milik Inggris.

Anaknya mengungkapkan, saat tugas piket di ruang mesin kapal, ayahnya merasa kepanasan dan pening. Dia lalu keluar menuju dek untuk memulihkan diri pada 16 Februari lalu sekitar pukul 4 pagi. Tak disangka, ia lalu jatuh ke laut.

Marat, yang mendapat rincian bagaimana ayahnya bertahan hidup dari layanan percakapan online, yakin ayahnya kemungkinan saat itu jatuh pingsan karena dia tidak ingat persis soal penyebab jatuhnya dari kapal.

Tidak sadar ada krunya yang jatuh ke laut, kapal itu tetap meluncur.

baca juga

Setelah berjuang untuk tetap mengapung hingga matahari terbit, Perevertilov melihat bintik hitam di kejauhan dan langsung berenang menghampiri.

"Bukan kapal atau apapun, melainkan hanya potongan sampah laut," kata Marat mengenai bola pelampung yang sudah tidak terpakai itu.

Enam jam kemudian, rekan-rekan kerja Perevertilov baru sadar bahwa dia hilang. Saat itu kapten kapal memutuskan untuk putar balik mencarinya.

Menurut sejumlah laporan, para kru berupaya mencari dia dengan melihat catatan kerja Perevertilov. Dari situ tercatat bahwa dia terakhir di kapal sekitar pukul 4 pagi.

Koordinat kapal saat itu berada sekitar 400 mil laut di sebelah selatan Kepulauan Austral di Polinesia Prancis.

Panggilan darurat langsung dipancarkan kapal itu ke wilayah tersebut. Pesawat Angkatan Laut Prancis diterbangkan dari Tahiti untuk ikut mencari. Begitu pula tim dari dinas meteorologi Prancis mempelajari arah angin untuk mencari perkiraan koordinat keberadaan Perevertilov.

Pada akhirnya, pria itu justru berhasil ditemukan oleh kapal tempat ia bekerja.

Saat melihat kapal tersebut, Perevertilov langsung lambaikan tangan sambil berteriak. Yang luar biasa, salah satu penumpang kapal itu mendengar "ada teriakan lemah"

Lalu terlihat Perevertilov melambaikan tangan dan akhirnya dia berhasil diselamatkan.

"Keinginannya tetap bertahan hidup begitu kuat. Kalau saya kemungkinan bakal langsung tenggelam, namun ia selalu tetap menjaga kebugaran dan kesehatannya. Menurut saya, itu yang membuat ayah saya selamat," kata Marat.


Anda mungkin juga tertarik dengan tayangan di bawah ini...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

Pelaut Indonesia Jadi Korban Serangan Misil di Selat Hormuz, Begini Kondisi Terkini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 11:45 WIB

Distribusi BBM hingga LPG ke Seluruh Indonesia Ternyata Bergantung pada Pelaut

Distribusi BBM hingga LPG ke Seluruh Indonesia Ternyata Bergantung pada Pelaut

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:39 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Bersih-bersih Pulau Sampah yang Muncul di Laut Jakarta

Bersih-bersih Pulau Sampah yang Muncul di Laut Jakarta

Foto | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:07 WIB

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:37 WIB

Ribuan Pelaut Terjebak Akibat Selat Hormuz Ditutup Lagi, Mulai Stres dan Frustrasi

Ribuan Pelaut Terjebak Akibat Selat Hormuz Ditutup Lagi, Mulai Stres dan Frustrasi

News | Senin, 20 April 2026 | 13:29 WIB

Dorong Kualitas Pelaut RI, MITG Siapkan Teknologi Simulator Canggih Industri Maritim

Dorong Kualitas Pelaut RI, MITG Siapkan Teknologi Simulator Canggih Industri Maritim

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 07:20 WIB

Pilu! Dengar Kabar Anaknya Meninggal, Pelaut Nangis di Bandara Abu Dhabi

Pilu! Dengar Kabar Anaknya Meninggal, Pelaut Nangis di Bandara Abu Dhabi

Video | Selasa, 26 Agustus 2025 | 09:00 WIB

Terkini

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

×