Isu Korupsi DKI, Ferdinand: Transparansi dan Integritas Mati Dibunuh Anies!

Reza Gunadha, Dwi Atika Nurjanah

Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:18 WIB
Isu Korupsi DKI, Ferdinand: Transparansi dan Integritas Mati Dibunuh Anies!
Ferdinand Hutahaean dan Anies Baswedan

Suara.com - Politikus vokal, Ferdinand Hutahaean kembali menyinggung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, soal isu penyelewengan sejumlah dana di tubuh Pemprov DKI.

Membagikan sebuah artikel berjudul "InaCo Temukan Dugaan Korupsi Puluhan Miliar di Pemprov DKI", Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapannya. Ia menuding itu terjadi akibat buruknya sistem pemerintahan di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.

Melalui akun Twitter pribadinya Ferdinand Hutahaean melontarkan pernyataan bahwa salah satu imbas buruknya pemerintahan DKI Jakarta adalah matinya transparansi dan intergritas karena dibunuh oleh pemimpinnya.

"Salah satu buruknya Pemerintahan @aniesbaswedan @DKIJakarta adalah hilangnya transparansi dan integritas yang mati dibunuh oleh pemimpinnya," kata @FerdinandHaean3 pada Sabtu (27/2/2021).

Hal itu lantas membuat masyarakat menadi sulit mencari kebenaran di DKI Jakarta.

"Makanya kita sangat sulit mencari kebenaran di DKI," terang Ferdinand.

Isu Korupsi DKI, Ferdinand: Transparansi dan Integritas Mati Dibunuh Anies! (twitter.com/FerdinandHaean3)
Isu Korupsi DKI, Ferdinand: Transparansi dan Integritas Mati Dibunuh Anies! (twitter.com/FerdinandHaean3)

Berdasarkan artikel yang dibagikan Ferdinand Hutahaean dalam cuitannya itu, berisi pemberitaan tentang dugaan korupsi puluhan miliar rupiah yang terjadi di Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Mengutip dari law-justice.co, Lembaga Antikorupsi, Indonesian Corruption Observer (InaCO) menduga adanya kerugian negara yang begitu besar di Disdik DKI Jakarta.

Pengelolaan anggaran di Disdik DKI ditengarai banyak terjadi korupsi, namun aparat penegak hukum terkesan mengabaikan kasus-kasus korupsi di unit tersebut.

baca juga

"Dari hasil penelitian InaCO, pengelolaan anggaran di Disdik DKI sarat dengan korupsi. Tidak hanya pembangunan fisik sekolah, pengadaan barang pun demikian," kata Aktivis Antikorupsi InaCo, Order Gultom.

Diketahui, setidaknya ada Rp 27 miliar anggaran DKI Jakarta di tahun 2019 yang digelontorkan untuk menyewa gudang selama rehab 146 sekolah. Menurut Order, pengadaan sewa gudang tersebut sarat akan dugaan korupsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nurdin Abdullah Diamankan KPK, Cuitan 'Tokoh Anti Korupsi' Diungkit

Nurdin Abdullah Diamankan KPK, Cuitan 'Tokoh Anti Korupsi' Diungkit

Bali | Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:58 WIB

BREAKING NEWS : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diciduk KPK

BREAKING NEWS : Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diciduk KPK

News | Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:11 WIB

PSI Berencana Interpelasi Anies, Taufik Gerindra: Itu Mah Cari Panggung Lah

PSI Berencana Interpelasi Anies, Taufik Gerindra: Itu Mah Cari Panggung Lah

Jakarta | Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:05 WIB

Wakil Ketua DPRD DKI Yakin Interpelasi Anies dari PSI Tak Dapat Dukungan

Wakil Ketua DPRD DKI Yakin Interpelasi Anies dari PSI Tak Dapat Dukungan

Jakarta | Jum'at, 26 Februari 2021 | 21:28 WIB

PSI Mau Interpelasi Anies, Riza: Silakan, Asal Jangan Ada Kepentingan Lain

PSI Mau Interpelasi Anies, Riza: Silakan, Asal Jangan Ada Kepentingan Lain

Jakarta | Jum'at, 26 Februari 2021 | 19:52 WIB

Sindir Buzzer, Ferdinand Hutahaean: Soal Kemunafikan Kita Memang TOP 1!

Sindir Buzzer, Ferdinand Hutahaean: Soal Kemunafikan Kita Memang TOP 1!

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 16:07 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×