Sejarah Serangan Umum 1 Maret, Upaya Yogyakarta Memukul Mundur Belanda

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Minggu, 28 Februari 2021 | 15:04 WIB
Sejarah Serangan Umum 1 Maret, Upaya Yogyakarta Memukul Mundur Belanda
Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 Titik Nol Kilometer Yogyakarta - (SUARA/Eleonora PEW)

Suara.com - Tanggal 1 Maret diperingati sebagai momen bersejarah bangsa Indonesia. Sebab, pada 1 Maret 1949 terjadi serangan umum memukul mundur tentara Belanda di Yogyakarta atau yang dikenal dengan Serangan Umum 1 Maret. Tahukah Anda tentang sejarah Serangan 1 Maret?

Momen tersebut sekaligus menjadi bukti perjuangan para pahlawan Indonesia. Untuk mengenang peristiwa bersejarah sekaligus kegigihan para pahlawan Indonesia, berikut ini sejarah Serangan Umum 1 Maret

1. Agresi Militer Belanda II 

Pada 19 Desember 1948, Belanda membelot dari perjanjian Renville dan melancarkan Agresi Militer Belanda II. Dalam aksinya tersebut, Belanda berhasil menaklukan ibu kota Yogyakarta dan menangkap pimpinan pemerintah Indonesia. Atas respons dari peristiwa tersebut, bangsa Indonesia membalasnya dengan melancarkan Serangan Umum 1 Maret 1949. 

2. Lahirnya Serangan Umum 1 Maret 1949

Setelah terjadinya Agresi Militer Belanda II, Kota Yogyakarta menjadi kacau. Peristiwa tersebut menelan banyak korban jiwa dari kalangan militer dan sipil. Sri Sultan Hamengkubuwono IX pun geram atas peristiwa tersebut, ia lantas menghubungi Jenderal Sudirman untuk mendiskusikan operasi militer melawan Belanda di Yogyakarta. 

Usulan tersebut disetujui oleh Jenderal Sudirman, ia lantas meminta Hamengkubuwono IX berkoordinasi dengan perwira militer di Yogyakarta terkait rencana tersebut. Selanjutnya, Hamengkubuwono IX bersama Letkol Soeharto menyerang Belanda pada 1 Maret 1949. 

Di tanggal itulah pasukan gabungan tentara dan laskar Indonesia melakukan serangan umum ke seluruh penjuru Kota Yogyakarta. Dalam praktiknya, Soeharto memimpin serangan dari barat menuju Malioboro. Sedangkan Letkol ol Ventje Sumual memimpin serangan dari arah timur, Mayor Sardjono dari arah Selatan, dan Mayor Kusno dari arah Utara.

Benar saja, serangan ini berhasil memukul mundur pasukan Belanda dan pasukan Indonesia berhasil merebut kembali Kota Yogyakarta hanya dalam waktu 6 jam. Meskipun, ketika pasukan Belanda kembali menyerang, pasukan Indonesia terpaksa mundur agar tidak ada lagi korban jiwa sekaligus menyusun strategi lanjutan. 

3. Kontroversi Serangan Umum 1 Maret 1949 

Terdapat sejumlah kontroversi terkait peran Soeharto dalam peristiwa tersebut. Menurut sebagian catatan sejarah, Soeharto menjadi inisiator dan pimpinan pertempuran. Namun, hal itu berkebalikan dengan kesaksian Abdul Latief, anak buah Soeharto. 

Dalam buku berjudul 'Laporan tentang Dewan Jenderal kepada Jenderal Soeharto', ia menjelaskan bahwa Soeharto sedang bersantai menyantap makan soto babat bersama pengawal dan ajudannya. 

Latief kemudian bertemu Soeharto bersama sekitar 10 pasukannya usai pertempuran dalam kondisi kelelahan. Dilaporkan 2 orang anak buah Kapten Latief meninggal dan 12 lainnya terluka. 

Ketika pasukan pimpinan Latief kembali ke markas di Kuncen, barat Kota Yogyakarta, ia lantas bertemu dengan Soeharto yang sedang makan soto.

Itu tadi informasi seputar sejarah Serangan Umum 1 Maret, perjuangan rakyat Yogyakarta memukul mundur pasukan Belanda. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makna dan Sejarah Cap Go Meh

Makna dan Sejarah Cap Go Meh

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:59 WIB

Ini Sejarah Masjid Layur di Kota Semarang yang Ambles Ditelan Bumi

Ini Sejarah Masjid Layur di Kota Semarang yang Ambles Ditelan Bumi

Jawa Tengah | Senin, 22 Februari 2021 | 14:45 WIB

Sejarah Geologi Borobudur, Teratai di Tengah Danau Purba

Sejarah Geologi Borobudur, Teratai di Tengah Danau Purba

Jawa Tengah | Senin, 15 Februari 2021 | 17:23 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:00 WIB

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:21 WIB

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa

News | Rabu, 15 April 2026 | 21:06 WIB

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:53 WIB

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:43 WIB

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:30 WIB

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:25 WIB