WHO Sebut Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Satgas: Ini Mengecewakan

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Selasa, 02 Maret 2021 | 17:45 WIB
WHO Sebut Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Satgas: Ini Mengecewakan
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. (istimewa).

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merasa kecewa dengan Badan Kesehatan Dunia/WHO yang mengumumkan bahwa jumlah kasus positif Covid-19 kembali meningkat secara global.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan kabar ini sangat mengecewakan karena baru pekan lalu WHO mengumumkan grafik pandemi menurun.

"Hal ini tentunya mengecewakan, mengingat minggu lalu WHO mengatakan infeksi baru covid-19 telah turun di seluruh dunia selama enam minggu berturut-turut atau pertama kalinya penurunan berkelanjutan seperti ini sejak pandemi dimulai," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (2/3/2021).

Dia memprediksi kenaikan kasus ini diakibatkan oleh masyarakat dunia mulai terlena dengan program vaksinasi Covid-19 yang sudah digelar di berbagai negara, sehingga mulai abai dengan protokol kesehatan.

"Besar kemungkinan kenaikan kasus global ini terjadi karena disiplin protokol kesehatan mulai mengendur di banyak negara karena terlena dengan kedatangan vaksin," ucapnya.

Oleh sebab itu, Wiku menegaskan masyarakat Indonesia agar tidak terlena dengan vaksin karena vaksin hanyalah satu dari berbagai upaya penanganan pandemi yang harus dilakukan bersamaan.

Sebelumnya, WHO menyatakan bahwa penularan Covid-19 secara global meningkat lagi. Padahal sebelumnya, selama tujuh pekan berturut-turut, jumlah infeksi dinyatakan menurun.

"Kita perlu memiliki peringatan keras untuk kita semua bahwa virus ini akan pulih jika kita membiarkannya. Dan kita tidak bisa membiarkannya," kata Maria Van Kerkhove, kepala teknis WHO untuk Covid-19, dikutip dari Channel News Asia.

Infeksi Covid-19 telah menyebar hingga ke 221 negara. Amerika Serikat, India, dan Brasil masih menjadi negara dengan jumlah kasus terbanyak, di atas 10 juta infeksi.

baca juga

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengingatkan agar negara tidak kendur dalam melakukan upaya pencegahan paparan virus. Ia menyayangkan kenaikan kasus itu tetapi juga tidak mengejutkan.

Tedros menegaskan, terlalu dini jika negara hanya mengandalkan program vaksinasi dan meninggalkan tindakan lain dalam mencegah infeksi virus.

"Jika negara hanya mengandalkan vaksin, mereka membuat kesalahan. Langkah-langkah kesehatan masyarakat dasar tetap menjadi dasar dari respon," tegasnya.

Diakui pula oleh pakar darurat utama WHO Mike Ryan yang mengatakan bahwa perang global melawan virus corona dalam keadaan lebih baik daripada 10 minggu lalu sebelum peluncuran vaksin dimulai. Tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa virus itu mulai terkendali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mutasi Corona Inggris Masuk Indonesia, Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI

Mutasi Corona Inggris Masuk Indonesia, Pemerintah Perketat Pintu Masuk RI

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 17:39 WIB

Setahun Covid-19, Angka Testing Indonesia Masih Jauh dari Standar WHO

Setahun Covid-19, Angka Testing Indonesia Masih Jauh dari Standar WHO

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:55 WIB

Update Covid-19 Global: WHO Sebut Jumlah Kasus Positif Kembali Meningkat

Update Covid-19 Global: WHO Sebut Jumlah Kasus Positif Kembali Meningkat

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 08:38 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×