Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB
Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat
Ilustrasi banjir di kawasan Kebon Pala. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Banjir luapan Kali Ciliwung merendam 96 kepala keluarga di Kebon Pala, Jakarta Timur, sejak Senin malam, 4 Mei 2026.
  • Pemicu banjir adalah curah hujan tinggi dan kiriman air dari Bogor dengan ketinggian mencapai 160 sentimeter di lokasi.
  • Normalisasi di Kampung Pulo terbukti efektif, sehingga warga Kebon Pala mendesak pemerintah segera mempercepat proyek serupa di wilayahnya.

Suara.com - Banjir akibat luapan Kali Ciliwung kembali merendam permukiman padat penduduk di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur sejak Senin (4/5/2026) malam.

Sanusi, salah satu Ketua RT yang wilayahnya terdampak, mengungkapkan bahwa intensitas banjir di sana masih memprihatinkan.

"Ini sudah yang keempat kali," keluhnya di lokasi, Selasa (5/5/2026) pagi.

Puncak ketinggian air dalam bencana kali ini bahkan sempat mencapai level yang membahayakan keselamatan warga.

"Terakhir, ketinggian 160 sentimeter," tutur Sanusi.

Kiriman air dari hulu di Bogor serta tingginya curah hujan lokal menjadi pemicu utama meluapnya aliran Kali Ciliwung ke rumah-rumah warga.

Tercatat, sebanyak 96 kepala keluarga atau setara dengan 246 jiwa, harus merasakan getirnya dampak luapan air sejak malam tadi.

Namun, cerita berbeda tersaji dari wilayah sekitar Kebon Pala yang sudah tersentuh proyek normalisasi Ciliwung.

Dua RW di kawasan Kampung Pulo, kata Sanusi, sudah mulai terbebas dari genangan banjir saat curah hujan tinggi melanda.

baca juga

"RW yang sebelah kan sudah dinormalisasi itu, ya sudah agak aman sih, yang di Kampung Pulo," paparnya.

Keberhasilan proyek normalisasi di kawasan Kampung Pulo menumbuhkan asa bagi warga Kebon Pala, agar program serupa segera dieksekusi di wilayah mereka.

Namun hingga saat ini, proses normalisasi di wilayah Kebon Pala masih dalam tahap inventarisasi dan pendataan lahan.

"Belum ada informasi kapannya," kata Sanusi.

Warga pun menaruh harapan besar agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan langkah konkret untuk mengakhiri siklus banjir.

"Ya cepat dinormalisasi saja. Mungkin dari situ bisa mengurangi dampak banjir," ucap Sanusi.

Debit air di kawasan Kebon Pala sendiri sudah mulai melandai sejak pagi tadi.

Hanya saja, sisa genangan yang masih di kisaran 75 sentimeter tetap menghambat mobilitas warga untuk beraktivitas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:17 WIB

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari

News | Senin, 04 Mei 2026 | 19:58 WIB

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:42 WIB

Terkini

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

×