Partai Golkar Tegaskan Tak Agendakan Konvensi Capres Seperti Nasdem

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 03 Maret 2021 | 17:54 WIB
Partai Golkar Tegaskan Tak Agendakan Konvensi Capres Seperti Nasdem
Politikus Partai Golkar, Meutya Hafid. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Partai Golkar menegaskan tidak mengagendakan konvensi calon presiden. Hal itu tanggapan dari partai berlambang pohon beringin menyusul agenda konvensi dari Partai Nasdem pada 2022.

Ketua Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Meutya Hafid mengatakan partai yang diketuai Airlangga Hartanto memahami betul mengenai proses konvensi. Namun saat ini Partai Golkar tidak ada agenda terkait hal itu.

"Partai Golkar sebagai partai yang mengawali proses Konvensi paham betul terkait proses dan mekanisme konvensi dan saat ini Golkar tidak mengagendakan konvensi," kata Meutya dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Strategi Partai Golkar dalam menghadapi Pileg dan Pilpres 2024 kata Meutya, terbuka untuk berkoalisi dengan semua partai politik yang mempunyai visi misi yang sama.

"Dengan memperhatikan Pemilu 2024 yang masih akan tetap menggunakan dasar UU Nomor 7 tahun 2017 maka Golkar akan mempertimbangkan dengan cermat strategi terbaik untuk menghadapi Pileg dan Pilres yang dilaksanakan secara bersamaan. Kami telah berkali-kali mengikuti Pemilu sehingga Kami tau apa yang terbaik untuk Partai Golkar," kata Meutya.

Sebelumnya Partai NasDem akan menggelar konvensi calon presiden 2024 pada tahun 2022 mendatang. Dalan konvensi capres ini, NasDem ingin memunculkan pemimpin potensial sebanyak-banyaknya.

Siapa saja yang bisa mengikuti konvensi capres 2024 Nasdem?
Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan mulai dari ulama hingga jurnalis bisa masuk bursa.

"Selama ini 'panggung' terbatas, hanya kepala daerah dan menteri padahal banyak ulama, intelektual, pengusaha dan jurnalis yang layak," kata Willy di Jakarta, Minggu (28/2/2021).

Dia menjelaskan, Partai Nasdem menjalankan dua langkah politik yaitu pertama konvensi capres 2024 sebagai sebuah proses bagaimana sirkulasi kekuasaan terjadi secara terbuka dan transparan.

baca juga

Kedua menurut dia, membangun koalisi yang dilakukan sejak dini untuk memenuhi syarat sah pengajuan capres-cawapres.

"Dua hal itu harus berjalan simultan. Konvensi ini karena sirkulasi elit kita sangat terbatas, apalagi syarat pengajuan capres-cawapres 20 persen sehingga panggung lebih terbuka," ujarnya.

Willy mengatakan hal lumrah kalau dalam proses konvensi tersebut, NasDem mendapatkan keuntungan elektoral dan efek ekor jas ("coattail effect").

Menurut dia, kalau ada yang bertanya apakah konvensi tersebut untuk meningkatkan suara partai, maka semua parpol bisa melakukan hal serupa, tidak hanya NasDem.

"Variabel konvensi capres ini adalah suara partai, suara anggota, dan elektabilitas calon. Kami menggunakan sistem terbuka dalam konvensi ini," katanya.

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI itu menjelaskan belum dibahas secara rinci terkait mekanisme apakah semua pendaftar otomatis bisa ikut dalam konvensi yang dilaksanakan partainya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Turut Bahas Konvensi Capres Nasdem di Rakernas, Sinyal Koalisi?

PKS Turut Bahas Konvensi Capres Nasdem di Rakernas, Sinyal Koalisi?

News | Senin, 01 Maret 2021 | 13:15 WIB

Nasdem Tegaskan Selaras dengan Jokowi soal Pilkada 2024

Nasdem Tegaskan Selaras dengan Jokowi soal Pilkada 2024

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 21:11 WIB

Benyamin-Pilar Menang, DPD Partai Golkar Tangsel Gelar Tasyakuran

Benyamin-Pilar Menang, DPD Partai Golkar Tangsel Gelar Tasyakuran

News | Minggu, 21 Februari 2021 | 17:57 WIB

Legislator: Polisi Terlibat Narkoba Harus Dihukum Lebih Berat

Legislator: Polisi Terlibat Narkoba Harus Dihukum Lebih Berat

Bekaci | Jum'at, 19 Februari 2021 | 23:11 WIB

Terkini

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 18:57 WIB

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:53 WIB

×