Istana Buckingham Selidiki Dugaan Meghan Markle Pernah Merundung Stafnya

Siswanto, BBC

Kamis, 04 Maret 2021 | 15:32 WIB
Istana Buckingham Selidiki Dugaan Meghan Markle Pernah Merundung Stafnya
BBC

Suara.com - Istana Buckingham Inggris menyatakan akan menginvestigasi dugaan bahwa istri Pangeran Harry, Meghan Markle, pernah merundung staf istana. Pihak Istana mengaku "sangat prihatin" atas adanya tuduhan itu.

Pernyataan ini muncul setelah kabar dari harian The Times bahwa Meghan menghadapi keluhan soal perundungan itu ketika dia masih berstatus anggota kerajaan. Juru bicaranya mengatakan bahwa perempuan bergelar Duchess of Sussex itu sangat sedih atas "serangan terkini atas pribadinya."

Sedangkan pihak istana menyatakan bahwa mereka "tidak akan mentolerir bullying [perundungan] dan bentuk gangguan apapun." Pihak istana juga akan bicara kepada para staf yang terlibat "untuk melihat apakah ada pelajaran yang dapat diambil," demikian pernyataan itu.

Menurut laporan The Times, komplain tersebut dilayangkan pada Oktober 2018, saat pasangan Harry dan Meghan tinggal di Istana Kensington.

Bocoran sebuah email dari seorang anggota staf, yang dipublikasikan surat kabar tersebut, menduga bahwa Meghan menyebabkan dua asisten pribadinya keluar dari istana. Laporan itu pun menyebut dia juga meruntuhkan martabat dari seorang anggota staf yang ketiga.

Dalam pernyataannya, pihak Istana Buckingham - yang bertanggung jawab dalam merekrut anggota staf rumah tangga istana - mengatakan: "Kami jelas sangat prihatin mengenai dugaan-dugaan yang dilaporkan The Times menyusul klaim dari mantan staf Duke dan Duchess of Sussex.

"Oleh karena itu, tim sumber daya manusia kami akan memeriksa hal-hal yang dimuat dalam artikel itu. Para anggota staf yang terlibat saat itu, termasuk mereka yang sudah tidak lagi bekerja di rumah tangga istana, akan diundang untuk berbicara dalam memastikan apakah ada pelajaran yang dapat dipetik.

"Pihak rumah tangga istana menerapkan kebijakan Martabat di Tempat Kerja selama beberapa tahun serta tidak dan tidak akan pernah mentolerir perundungan atau gangguan di tempat kerja."

Sebelumnya juru bicara Meghan mengatakan bahwa istri Pangeran Harry itu sedih dengan serangan terkini atas pribadinya, terutama sebagai seseorang yang menjadi sasaran perundungan seperti dirinya dan sangat berkomitmen untuk mendukung mereka yang telah mengalami luka dan trauma.

baca juga

"Dia bertekad untuk melanjutkan pekerjaannya membangun welas asih di seluruh dunia dan akan terus berusaha memberikan teladan dalam melakukan apa yang benar dan melakukan apa yang baik."


Dalam satu hal, semua orang setuju bahwa wawancara yang diberikan Meghan kepada Oprah Winfrey - yang akan disiarkan di Amerika Serikat pada hari Minggu - telah menimbulkan perhatian.

Staf istana sudah lama merasa gerah ingin mengeluarkan cerita dari sisi mereka; beberapa merasa bahwa mereka berusaha keras untuk membantu Meghan setelah pernikahannya hanya diperlakukan dengan kasar atau kemudian dianggap tidak dipedulikan atau lebih buruk lagi.

Tim Sussex bersiap untuk cerita itu. "Ini adalah daftar yang cukup luas dari hal-hal yang telah disatukan," kata salah satu sumber kepada BBC. "Waktunya tidak kebetulan."

Pihak Meghan tidak membantah keberadaan atau konten email tersebut; dan itu adalah barang yang cukup kuat. Itu membuat rumor dan tuduhan berputar-putar di sekitar bangsawan tersebut ketika sejumlah staf keluar beberapa bulan setelah pernikahannya tahun 2018.

Orang-orangnya Duchess (Meghan) telah mendorong mundur. Orang-orang yang disebutkan dalam email yang bocor itu tidak tahu apa-apa tentang keluhan tersebut, kata mereka, dan itu tidak pernah berubah menjadi masalah formal.

Tapi sekarang sudah terjadi; penyelidikan yang diumumkan malam ini merupakan indikasi yang jelas bahwa Istana Buckingham menangani masalah ini dengan serius.

Apa pun kebenarannya, itu meningkatkan ketegangan - dan publisitas - seputar wawancara yang akan datang tayang dalam waktu beberapa hari lagi.


Harry dan Meghan sudah mundur dari tugas sebagai anggota kerajaaan senior pada Maret 2020 dan kini tinggal di California, AS.

Harry sebelumnya mengatakan keputusan mundur itu demi melindungi dia dan keluarga dari media.

Bulan lalu, pihak Istana mengumumkan bahwa pasangan itu tidak akan kembali sebagai anggota yang bertugas dalam keluarga kerajaan.

Itu terjadi menjelang wawancara Meghan dan Pangeran Harry dengan Oprah Winfrey di televisi, yang akan ditayangkan di stasiun CBS di AS pada Minggu malam 7 Maret 2021.

Di Inggris, wawancara itu akan tayang di stasiun ITV pada hari Senin 8 Maret pukul 21:00 GMT.

CBS menyatakan bahwa Meghan diwawancara mengenai "masa ketika memasuki kehidupan sebagai bangsawan, di masa pernikahan, dan sebagai ibu." Dia juga ditanya "bagaimana menangani diri dari tekanan publik."

Dia lalu akan didampingi Pangeran Harry dan pasangan itu selanjutnya berbicara mengenai keputusan mereka pindah ke AS tahun lalu dan rencana masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Bukan Anggota Kerajaan Inggris Lagi, Pangeran Harry Kehilangan Apa Saja?

Bukan Anggota Kerajaan Inggris Lagi, Pangeran Harry Kehilangan Apa Saja?

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 11:04 WIB

Pangeran Harry Resmi Jadi Rakyat Biasa Pulang ke Inggris

Pangeran Harry Resmi Jadi Rakyat Biasa Pulang ke Inggris

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 10:34 WIB

Raja Charles III Tegaskan Harry dan Meghan Tetap Lepas Gelar Kerajaan Inggris

Raja Charles III Tegaskan Harry dan Meghan Tetap Lepas Gelar Kerajaan Inggris

Entertainment | Selasa, 08 September 2026 | 12:39 WIB

Pangeran Harry Kembali ke Inggris Menuntut Permintaan Maaf Keluarga Kerajaan

Pangeran Harry Kembali ke Inggris Menuntut Permintaan Maaf Keluarga Kerajaan

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Cap Sombong Menyebar, Meghan Markle Kena 'Boikot' Calon ART di Kawasan Elite Montecito!

Cap Sombong Menyebar, Meghan Markle Kena 'Boikot' Calon ART di Kawasan Elite Montecito!

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Meghan Markle Comeback! Lagi Negosiasi Main di Serial The Gentlemen

Meghan Markle Comeback! Lagi Negosiasi Main di Serial The Gentlemen

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Pangeran Harry Boyong Keluarga Kembali Tinggal Permanen di Inggris

Pangeran Harry Boyong Keluarga Kembali Tinggal Permanen di Inggris

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Meghan Markle Bikin Geram Pangeran William: Video di Terowongan Diana Jadi Sorotan!

Meghan Markle Bikin Geram Pangeran William: Video di Terowongan Diana Jadi Sorotan!

Your Say | Kamis, 09 Oktober 2025 | 14:54 WIB

Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut

Segini Kekayaan Pangeran Harry yang Gelar Kerajaannya Bakal Dicabut

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2025 | 09:17 WIB

Terkini

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

×