Putra Mahkota Saudi Dituntut di Jerman

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 04 Maret 2021 | 19:04 WIB
Putra Mahkota Saudi Dituntut di Jerman
DW

Suara.com - Reporters Without Borders mengajukan tuntutan di peradilan Jerman atas dugaan peran Mohammed bin Salman dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. RSF juga mencatat penahanan sewenang-wenang terhadap 34 jurnalis.

RSF pada Selasa (02/03) mengatakan telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ke kantor kejaksaan umum federal Jerman.

Pengaduan tersebut berkaitan atas dugaan perannya dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan penahanan terhadap awak media lainnya.

Tuntutan diajukan pada Senin (01/03) di salah satu pengadilan tinggi Jerman di Karlsruhe.

RSF mengajukan tuntutan atas dugaan bin Salman yang melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, serta penahanan sewenang-wenang terhadap 34 jurnalis.

Sebanyak 33 jurnalis yang namanya terdaftar dalam dokumen setebal 500 halaman itu masih ditahan, termasuk blogger liberal Arab Saudi, Raif Badawi, yang membuat situs Free Saudi Liberals.

"Pembukaan resmi investigasi kriminal di Jerman atas kejahatan terhadap kemanusiaan di Arab Saudi akan menjadi yang pertama di dunia," kata Direktur RSF Jerman Christian Mihr dalam sebuah pernyataan.

"Kami meminta Jaksa Penuntut Umum untuk membuka analisis situasi, dengan maksud untuk secara resmi meluncurkan penyelidikan penuntutan dan mengeluarkan surat perintah penangkapan."

Pengajuan tuntutan menjerat beberapa nama pejabat Saudi

baca juga

"Di Arab Saudi, jurnalis, yang merupakan penduduk sipil menurut hukum internasional, menjadi korban serangan yang meluas dan sistematis atas alasan politik sebagai kelanjutan dari kebijakan negara yang bertujuan untuk menghukum atau membungkam mereka," kata RSF lewat sebuah pernyataan.

"Lima tertuduh yang diidentifikasi dalam pengaduan itu bertanggung jawab penuh."

Pengaduan tersebut mengidentifikasi empat tertuduh utama selain bin Salman, termasuk penasihat dekat putra mahkota Saud al-Qahtani dan tiga pejabat tinggi Saudi lainnya.

RSF: tuntutan diajukan untuk ‘mengirim sinyal yang jelas‘

Direktur kampanye internasional RSF Rebecca Vincent mengatakan saat ini ada "impunitas total" untuk kejahatan terhadap jurnalis, dan pengaduan tersebut bertujuan untuk membangun akuntabilitas.

"Jika berhasil, kami yakin ini bisa menjadi pengubah keadaan," kata Vincent kepada DW.

"Tuntutan ini akan mengirimkan sinyal yang jelas kepada orang-orang di Arab Saudi dan ... di bagian lain dunia yang telah melakukan kejahatan serupa terhadap jurnalis, bahwa dunia tidak akan mentolerir ini, bahkan jika mereka menghindari keadilan di negara mereka sendiri, akan ada cara lain untuk mencapai akuntabilitas,‘‘ tambahnya.

RSF mengutip Kode Kejahatan terhadap Hukum Internasional (VStGB), di mana organisasi tersebut mengatakan bahwa jurnalis adalah korban dari berbagai tindakan kejahatan terhadap kemanusiaan, "termasuk pembunuhan yang disengaja, penyiksaan, kekerasan dan pemaksaan seksual, penghilangan paksa, perampasan ilegal kebebasan fisik, dan penganiayaan. "

"35 kasus yang dirinci dalam pengaduan tersebut mengungkapkan sebuah sistem yang mengancam kehidupan dan kebebasan jurnalis mana pun di Arab Saudi - khususnya mereka yang berbicara secara terbuka menentang pemerintah Saudi," kata RSF.

Peradilan Jerman adalah pilihan yang 'ideal' Pengaduan dari RSF muncul seminggu setelah pengadilan Jerman menjatuhkan hukuman penjara terhadap mantan agen dinas rahasia Suriah.

Vonis itu menandai pertama kalinya pengadilan di luar Suriah memutuskan perkara terkait penyiksaan yang didukung negara oleh rezim Presiden Suriah Bashar Assad.

Agen dinas rahasia Suriah, Eyad A., dijatuhi hukuman empat setengah tahun penjara atas tuduhan membantu dan mendukung kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia ditangkap pada tahun 2019 di Jerman. Dalam menangani kasus ini, jaksa Jerman menggunakan prinsip yurisdiksi universal dalam hukum internasional, yang memungkinkan kejahatan perang yang dilakukan oleh orang asing dituntut di negara lain.

RSF memutuskan untuk mengajukan pengaduan ke pengadilan Jerman, karena organisasi advokasi menetapkan bahwa undang-undang Jerman memberi mereka yurisdiksi terbanyak atas kejahatan yang dilakukan di luar negeri.

"Pengadilan Jerman telah menunjukkan kesiapan dan kesediaan untuk menuntut pelaku kejahatan internasional," kata pernyataan RSF.

Selain itu, pejabat Jerman menyatakan kepedulian mereka terhadap kasus Khashoggi dan Badawi, bersama dengan kasus lain yang melibatkan kebebasan pers.

Khashoggi, jurnalis The Washington Post sekaligus kritikus ternama bin Salman, dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober 2018.

Putra Mahkota Arab Mohammed bin Salman dilaporkan oleh badan intelijen Amerika Serikat terlibat dalam pembunuhan itu. pkp/gtp

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taman Hiburan 'Dragon Ball Z' Siap Dibangun di Paris

Taman Hiburan 'Dragon Ball Z' Siap Dibangun di Paris

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:26 WIB

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:29 WIB

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Jokowi Telepon MBS, Tanya Kapan Perang Iran Selesai: Dijawab Gak Jelas

Video | Senin, 06 April 2026 | 20:00 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS

Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS

News | Senin, 30 Maret 2026 | 10:24 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

Percakapan Rahasia Pangeran MBS ke Trump: Teruskan Perang, Hancurkan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:49 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus

Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:59 WIB

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×